Ingin Kembalikan Kejayaan Duren Lokal Batang, Tabah Merintis Wisata Kebun Durian di Desa Tegalombo

Kamis, 09 Desember 2021 Jumadi Dibaca 6.267 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Ingin Kembalikan Kejayaan Duren Lokal Batang, Tabah Merintis Wisata Kebun Durian di Desa Tegalombo
Batang - Musim durian telah tiba, di Desa Tegalombo Kecamatan Tersono Kabupaten Batang yang dulunya merupakan salah satu desa penghasil durian lokal nomor satu di Kabupaten Batang. Tetapi karena banyak pohon durian yang ditebang untuk keperluan dijual karena tuntutan ekonomi akhirnya pohon durian yang berumur tua disini sudah sangat langka.

Batang - Musim durian telah tiba, di Desa Tegalombo Kecamatan Tersono Kabupaten Batang yang dulunya merupakan salah satu desa penghasil durian lokal nomor satu di Kabupaten Batang. Tetapi karena banyak pohon durian yang ditebang untuk keperluan dijual karena tuntutan ekonomi akhirnya pohon durian yang berumur tua disini sudah sangat langka.

Hal itu yang menggugah hati Tabah Harianto (38) warga Desa Tegalombo untuk kembali menanam kembali pohon durian dengan luasan lahan yang mencapai 2 hektar terbagi menjadi 3 blok lokasi. Blok yang pertama untuk pohon durian umur 8 tahun, kedua untuk pohon durian umur 4 tahun, dan ketiga untuk pohon durian umur 2 tahun.

“Saya menanam pohon durian dilahan total ada 250 pohon untuk satu pohonnya bisa menghasilkan 25 hingga 30 buah durian. Periode panen durian sendiri di Kabupaten Batang bisa tiga kali dengan perkiraan bulan pertama September dan November, kedua Januari dan Februari, terakhir Maret dan April,” katanya, saat ditemui di di Desa Tegalombo Kecamatan Tersono Kabupaten Batang, Rabu (8/12/2021).

Kalau pada musim panen, seperti tahun kemarin 1.200 buah durian dan bobot paling berat yang pernah dihasilkan mencapai 7,6 kg dengan tekstur daging tebal yang mempunyai warna orange dan mempunyai cita rasa manis sedikit pahit diujungnya.

“Bobot buah durian rata-rata 3 kg dengan macam varietas, durian dikembangkan seperti durian bawor, durian musangking dan durian duri hitam, tetapi sementara ini yang masih produksi hanya durian bawor,” jelasnya.

Harga buah durian dijual mulai dari Rp100.000,00 per kilo hingga Rp120.000,00 per kilo. Peminatnya biasanya dari luar daerah yang datang kemari ingin wisata kebun atau ingin memakan buah durian di kebun secara langsung.

Buah durian sendiri, lanjut dia, sudah bisa dipanen mulai umur 4 tahun dan ketinggian pohon satu meter. Saya menanam pohon durian sudah 3 tahun ini dengan merintis dari nol.

“Mulai persiapan lahan hingga berbuah, agar tidak ada kubangan pada tanah yang ditanam pohon durian yang menghasilkan buah kurang enak dimakan dan mempersiapkan menanamnya hingga memberi pupuk,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni
Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni
Batang - Kegiatan Wonotunggal Expo yang merupakan rintisan dari Pagelaran Seni Sanggar Merti Desa digelar dalam rangka gelar budaya yang secara rutin setiap tahunnya. Gelaran ini merupakan upaya untuk meningkatkan geliat UMKM Di Kabupaten Batang pada umumnya dan khususnya Kecamatan Wonotunggal.
26 Ags 2026 Jumadi 50
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Batang - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Batang menggelar upacara peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026). Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil, Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan."
26 Ags 2026 Jumadi 108
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono meminta anggota Pramuka untuk menjadi generasi yang cerdas, tangguh, dan kreatif agar mampu menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Pesan tersebut disampaikan Suyono saat menjadi pembina upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026).
26 Ags 2026 Jumadi 117
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Batang - Kardus bekas bertuliskan penggalangan donasi memutar pelan di tengah lingkaran ratusan anak. Jemari-jemari kecil bergantian memasukkan lembaran rupiah, bahkan ada yang merelakan celengan yang mereka rawat bertahun-tahun demi meringankan beban korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).
26 Ags 2026 Jumadi 60
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Batang - Musim kemarau di Kabupaten Batang tak hanya membawa hawa kering, tetapi juga ancaman nyata bagi para petani: pergerakan hama tikus yang mulai bergerilya di sejumlah sentra pertanian. Kendati demikian, Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan (Dispaperta) Kabupaten Batang memastikan bahwa hingga pertengahan Agustus 2026, kondisi di lapangan masih aman dan belum ada tanaman yang sampai mengalami puso atau gagal panen.
26 Ags 2026 Jumadi 185
Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS
Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS
Batang - Pemandangan barisan truk besar yang parkir berderet di sekitar Exit Tol Kandeman masih jadi pemandangan sehari-hari. Berhentinya armada bongkar muat ini tak sekadar membikin estetika gerbang masuk Kabupaten Batang tampak semrawut, tetapi juga mengancam ketertiban jalan. Rencana Pemkab Batang menyulap kawasan tersebut menjadi kantong parkir resmi pun harus jalan di tempat lantaran terganjal lahan.
26 Ags 2026 Jumadi 65