APKAI Batang dan Bio Konversi Bekerja Sama Untuk Meningkatkan Produksi Kakao

Selasa, 21 September 2021 Jumadi Dibaca 932 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
APKAI Batang dan Bio Konversi Bekerja Sama Untuk Meningkatkan Produksi Kakao
Batang - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang memfasilitasi Asosiasi Petani Kakao Indonesia (APKAI) Kabupaten Batang yang bekerja sama dengan PT. Bio Konversi Indonesia untuk peningkatan produksi hasil kakao yang kebetulan sasarannya di Jawa.

Batang - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang memfasilitasi Asosiasi Petani Kakao Indonesia (APKAI) Kabupaten Batang yang bekerja sama dengan PT. Bio Konversi Indonesia untuk peningkatan produksi hasil kakao yang kebetulan sasarannya di Jawa.

“Kegiatan ini dari APKAI ingin membantu petani kakao untuk peningkatan produksi tanaman kakao yang ada di Kabupaten Batang. Karena selama ini produktifitas para petani sangat-sangat merosot, makanya kita coba membuat Demplot dalam jangka waktu 6 bulan,” kata Ketua APKAI Kabupaten Batang Zaenal Acheroh saat ditemui di Ruang Rapat Pabrik Cokelat PT. Pagilaran, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Selasa (21/9/2021).

Kegiatan demplot ini sudah kita tentukan di empat desa, diantaranya lahan di Desa Kenconorejo, Desa Kedungsegok, Desa Siwatu dan Desa Brokoh. Untuk luasan lahan sendiri 2 hektar, sementara jika kedepan berhasil kemungkinan akan ditingkatkan ratusan hektar lahan tanaman kakao.

Kendala utama sekarang dalam pemeliharaan tanaman kakao yang kurang intensif, karena petani biasanya harus ada contoh kebun yang baiknya seperti dahulu baru mereka akan mengikuti.

“Target kita dalam demplot ini paling tidak nanti para petani kakao memproduksi satu hektar bisa memanen satu ton kakao dan juga bisa memenuhi permintaan pabrik cokelat yang ada di Kabupaten Batang. Sementara ini produksi petani masih berkisar kwintalan saja jadi kurang maksimal,” jelasnya.

Dengan harapan, lanjut dia, nanti produktifitas tinggi para petani penghasilan tambah jadi perekonomian juga akan ikut naik. Sementara lahan tanaman kakao di Kabupaten Batang hampir 1.000 hektar, karena pengalaman kami sejak tahun 1986 adanya program plasma pir kakao oleh Dirjen Perkebunan waktu itu.

Sementara itu, Direktur PT. Bio Konversi Indonesia Muhammad Haris mengatakan, bahwa di Kabupaten Batang dengan adanya pabrik cokelat terbesar di Indonesia ini, produksi kakao dari petani belum maksimal. Untuk itu kami dari bio konversi ingin membantu petani kakao dengan pupuk cair agar menunjang pemeliharaan dan produksi tanaman kakao.

“Dari informasi yang saya dapatkan petani kakao di Kabupaten Batang belum mendapatkan pupuk yang berkualitas, makanya bio konversi mencoba bekerja sama dalam uji coba atau demplot selama 6 bulan kedepan,” terangnya.

Keunggulan pupuk kami menggunakan bahan organik yang ramah lingkungan dan bebas dari kimia dan kandungan di dalamnya sangat bermanfaat bagi tanah.

“Perkembangan tanaman kakao di Kabupaten Batang sebetulnya sudah sangat baik karena stakeholder sudah ada semua dari lahan ada, petaninya juga ada, tenaga ahlinya pun ada yang bisa membimbing, akademisi juga ada dari UGM, dan yang terakhir pabriknya juga sudah ada. Makanya kami optimis akan berhasil demplot ini,” imbuhnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni
Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni
Batang - Kegiatan Wonotunggal Expo yang merupakan rintisan dari Pagelaran Seni Sanggar Merti Desa digelar dalam rangka gelar budaya yang secara rutin setiap tahunnya. Gelaran ini merupakan upaya untuk meningkatkan geliat UMKM Di Kabupaten Batang pada umumnya dan khususnya Kecamatan Wonotunggal.
26 Ags 2026 Jumadi 53
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Batang - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Batang menggelar upacara peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026). Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil, Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan."
26 Ags 2026 Jumadi 126
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono meminta anggota Pramuka untuk menjadi generasi yang cerdas, tangguh, dan kreatif agar mampu menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Pesan tersebut disampaikan Suyono saat menjadi pembina upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026).
26 Ags 2026 Jumadi 123
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Batang - Kardus bekas bertuliskan penggalangan donasi memutar pelan di tengah lingkaran ratusan anak. Jemari-jemari kecil bergantian memasukkan lembaran rupiah, bahkan ada yang merelakan celengan yang mereka rawat bertahun-tahun demi meringankan beban korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).
26 Ags 2026 Jumadi 61
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Batang - Musim kemarau di Kabupaten Batang tak hanya membawa hawa kering, tetapi juga ancaman nyata bagi para petani: pergerakan hama tikus yang mulai bergerilya di sejumlah sentra pertanian. Kendati demikian, Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan (Dispaperta) Kabupaten Batang memastikan bahwa hingga pertengahan Agustus 2026, kondisi di lapangan masih aman dan belum ada tanaman yang sampai mengalami puso atau gagal panen.
26 Ags 2026 Jumadi 195
Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS
Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS
Batang - Pemandangan barisan truk besar yang parkir berderet di sekitar Exit Tol Kandeman masih jadi pemandangan sehari-hari. Berhentinya armada bongkar muat ini tak sekadar membikin estetika gerbang masuk Kabupaten Batang tampak semrawut, tetapi juga mengancam ketertiban jalan. Rencana Pemkab Batang menyulap kawasan tersebut menjadi kantong parkir resmi pun harus jalan di tempat lantaran terganjal lahan.
26 Ags 2026 Jumadi 69