Babinsa dan Bhabinkamtibmas Terjun Bagikan Beras untuk Terdampak PPKM

Minggu, 25 Juli 2021 Jumadi Dibaca 1.099 kali Sosial
Babinsa dan Bhabinkamtibmas Terjun Bagikan Beras untuk Terdampak PPKM
Batang - Puluhan Babinsa dan Bhabinkamtibmas terjun langsung ke tengah-tengah warga kurang mampu untuk membagikan beras, terutama yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Batang - Puluhan Babinsa dan Bhabinkamtibmas terjun langsung ke tengah-tengah warga kurang mampu untuk membagikan beras, terutama yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Sebelum para Babinsa dan Bhabinkamtibmas diberangkatkan, Bupati Batang Wihaji bersama Dandim 0736/Batang Letkol Arh Yan Eka Putra, Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka dan Kepala Kejaksaan Negeri Batang Ali Nurudin memberikan bantuan tersebut secara simbolis kepada perwakilan warga kurang mampu, di Halaman Makodim Batang, Kabupaten Batang, Minggu (25/7/2021).

Dandim 0736/Batang Letkol Arh Yan Eka Putra mengatakan, selanjutnya Forkopimda memberangkatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk membagikan bantuan hingga ke pelosok-pelosok desa.

“Para Babinsa dan Bhabinkamtibmas akan turun bersama-sama ke tengah masyarakat dengan tempat yang sudah diatur pembagiannya secara merata. Sehingga tidak ada penumpukan di satu titik atau dalam satu keluarga,” jelasnya.

Dijelaskannya, pembagian bantuan ini merupakan program dari pemerintah. Maka TNI/Polri mendukung program tersebut dengan melaksanakannya dengan harapan bantuan yang tepat sasaran.

“Total bantuan yang diberikan di wilayah Kodim Batang ini sejumlah 25 ton beras, semoga tersalurkan pada warga yang membutuhkan,” terangnya.

Bantuan menyasar pada warga kurang mampu yang selama PPKM Level 4 ini merasakan langsung dampaknya, yakni para pedagang atau pelaku usaha yang mungkin pendapatannya berkurang, sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Ini sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, nantinya tidak ada masyarakat yang kelaparan,” tegasnya.

Bupati Wihaji menambahkan, dalam menangani dampak PPKM Level 4 memang harus dilakukan dengan bergotong-royong, sehingga mempercepat proses pendistribusian bantuan kepada warga yang membutuhkan.

“Alhamdulillah TNI/Polri bekerja sama untuk memberikan bantuan-bantuan, baik sembako maupun uang tunai, Sasarannya juga berbeda, biar tidak dobel,” ungkapnya.

Bantuan dari TNI/Polri diberikan kepada mereka yang terdampak. Sebab para Babinsa dan Bhabinkambtibmas sudah mengetahui dan memahami kondisi masyarakat di lingkungan tugasnya.

“Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang tahu suasana di pedesaan, warga mana yang terdampak dan perlu dibantu. Intinya tidak boleh ada warga yang kelaparan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Wabup Batang Evaluasi Pelaksanaan SPPG, Soroti Penghentian Operasional Sejumlah Satuan Wabup Batang Evaluasi Pelaksanaan SPPG, Soroti Penghentian Operasional Sejumlah Satuan
Wabup Batang Evaluasi Pelaksanaan SPPG, Soroti Penghentian Operasional Sejumlah Satuan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program SPPG selama masa libur sekolah menyusul adanya berbagai masukan dari masyarakat terkait distribusi layanan yang terhenti selama peserta didik tidak menjalani kegiatan belajar mengajar. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Batang Suyono saat ditemui usai kegiatan rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2262026).
22 Jun 2026 Jumadi 30
Dishub Genjot PAD dari Sektor Parkir di Kabupaten Batang Dishub Genjot PAD dari Sektor Parkir di Kabupaten Batang
Dishub Genjot PAD dari Sektor Parkir di Kabupaten Batang
Batang - Upaya Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Batang untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir harus membentur tembok tebal. Bagaimana tidak, hingga pertengahan tahun 2026, setoran retribusi parkir tepi jalan umum baru menyentuh angka 26 persen. Salah satu pemicu utamanya, masih ada empat kecamatan yang sama sekali belum tersentuh potensi parkir.
22 Jun 2026 Jumadi 56
Harga Daging Merangkak, Pengusaha Bakso Terpaksa Kurangi Takaran Harga Daging Merangkak, Pengusaha Bakso Terpaksa Kurangi Takaran
Harga Daging Merangkak, Pengusaha Bakso Terpaksa Kurangi Takaran
Batang - Harga daging sapi di pasar tradisional Kabupaten Batang mengalami kenaikan sebesar Rp3 ribu, sejak 15 Juni 2026. Hal tersebut dikarenakan harga sapi hidup yang terus merangkak naik, sehingga mengakibatkan konsumen terutama pengusaha olahan daging, terdampak langsung dari kenaikan tersebut.
22 Jun 2026 Jumadi 43
Disnaker Batang Bekali Peserta Pelatihan Kelistrikan, Siapkan SDM Siap Kerja dan Berwirausaha Disnaker Batang Bekali Peserta Pelatihan Kelistrikan, Siapkan SDM Siap Kerja dan Berwirausaha
Disnaker Batang Bekali Peserta Pelatihan Kelistrikan, Siapkan SDM Siap Kerja dan Berwirausaha
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan berbasis kompetensi. Salah satunya dengan menggelar Pelatihan Keterampilan Berdasarkan Unit Kompetensi bidang Teknik Kelistrikan yang didanai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026.
22 Jun 2026 Jumadi 110
Wabup Batang Jelaskan SILPA Rp196,33 Miliar dan Dampak Positif Investasi di Kabupaten Batang Wabup Batang Jelaskan SILPA Rp196,33 Miliar dan Dampak Positif Investasi di Kabupaten Batang
Wabup Batang Jelaskan SILPA Rp196,33 Miliar dan Dampak Positif Investasi di Kabupaten Batang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan penjelasan terkait sejumlah catatan dan pertanyaan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD dalam rapat paripurna penyampaian jawaban Bupati atas pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
22 Jun 2026 Jumadi 26
Dishub Batang Ambil Alih Pengelolaan Parkir Alun-Alun Bandar Dishub Batang Ambil Alih Pengelolaan Parkir Alun-Alun Bandar
Dishub Batang Ambil Alih Pengelolaan Parkir Alun-Alun Bandar
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) resmi mengambil alih pengelolaan parkir di kawasan Alun-Alun Bandar. Langkah ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi ruang publik agar lebih tertata, nyaman, dan bebas dari praktik jual beli lapak parkir yang tidak sesuai ketentuan.
22 Jun 2026 Jumadi 27