Dishub Genjot PAD dari Sektor Parkir di Kabupaten Batang

Senin, 22 Juni 2026 Jumadi Dibaca 283 kali Ekonomi
Dishub Genjot PAD dari Sektor Parkir di Kabupaten Batang
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Batang Landriyono menyampaikan, bahwa Dishub akan Genjot PAD dari Sektor Parkir di Kabupaten Batang.
Batang - Upaya Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Batang untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir harus membentur tembok tebal. Bagaimana tidak, hingga pertengahan tahun 2026, setoran retribusi parkir tepi jalan umum baru menyentuh angka 26 persen. Salah satu pemicu utamanya, masih ada empat kecamatan yang sama sekali belum tersentuh potensi parkir.

Batang - Upaya Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Batang untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir harus membentur tembok tebal. Bagaimana tidak, hingga pertengahan tahun 2026, setoran retribusi parkir tepi jalan umum baru menyentuh angka 26 persen. Salah satu pemicu utamanya, masih ada empat kecamatan yang sama sekali belum tersentuh potensi parkir.

Kondisi ini menjadi rapor merah sekaligus tantangan berat bagi Dishub. Pasalnya, mereka dituntut untuk mengejar target pendapatan retribusi parkir yang tidak sedikit tahun ini, yakni sebesar Rp967 juta.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Batang Landriyono mengatakan bahwa, dari total 15 kecamatan yang ada di Kabupaten Batang, baru 11 wilayah yang berhasil dikelola. Sementara empat kecamatan sisanya yakni Reban, Wonotunggal, Pecalungan, dan Kandeman masih nihil kontribusi karena belum memiliki titik parkir tepi jalan yang representatif.

“Yang belum bisa diambil potensinya ada empat kecamatan, yaitu Reban, Wonotunggal, Pecalungan, dan Kandeman. Di wilayah tersebut belum ada titik-titik parkir tepi jalan umum yang bisa dikelola,” katanya, saat ditemui di Kantornya Senin (22/6/2026).

Sepinya aktivitas jalan raya yang memenuhi syarat legalitas menjadi alasan mengapa kantong-kantong parkir di empat kecamatan tersebut belum bisa dibuka. Landriyono mencontohkan kondisi di Kecamatan Pecalungan. Di sana, geliat kendaraan sebenarnya ada, namun titik keramaiannya berpusat di pasar tradisional, bukan di bahu jalan umum. Walhasil, kewenangan penarikannya pun berada di tangan instansi lain

“Kalau Pecalungan itu belum ada parkir tepi jalan umum. Yang ada hanya di pasar tradisional, sedangkan pengelolaannya berada di Disperindagkop. Sejauh ini, Dishub Batang mencatat baru ada 213 titik potensi parkir resmi yang telah mengantongi Surat Perjanjian Kerja (SPK),” jelasnya.

Namun, Landriyono menyebutkan bahwa jumlah titik ini tidak bisa menjadi acuan jumlah personel di lapangan. Potensinya ada 213 SPK. Kalau jumlah jukir bisa berbeda, karena satu titik bisa dijaga satu orang atau lebih dari satu orang jukir.

“Lambatnya pemetaan potensi baru ini berdampak langsung pada kas daerah. Memasuki akhir triwulan kedua, realisasi pendapatan parkir di Batang terbilang masih kedodoran dan jauh dari harapan,” terangnya.

Ia juga menyebutkan, target kami setahun Rp967 juta. Untuk triwulan kedua seharusnya sudah mencapai 40 persen, tetapi sampai hari ini baru 26,05 persen.

“Mengejar defisit anggaran yang cukup menganga di sisa tahun ini, Dishub Batang mengaku tidak mau tinggal diam. Evaluasi total tengah dilakukan untuk mengoptimalkan 213 titik parkir yang sudah ada, sembari mematangkan formulasi baru agar kebocoran retribusi bisa ditekan,” pungkasnya.

Ke depan, Landriyono berharap strategi optimalisasi ini tidak hanya menjadi mesin pendorong pencapaian target di akhir tahun, tetapi juga dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan parkir yang lebih prima bagi masyarakat Batang. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi
Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak para bupati dan wali kota menjadi mitra promosi investasi untuk menarik investor ke kawasan industri di Jawa Tengah dengan menjamin keamanan, kepastian hukum, kemudahan perizinan, serta infrastruktur yang memadai. Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mendorong agar 70 persen tenaga kerja di KEK Industropolis berasal dari warga Batang, disertai transfer teknologi dan keterlibatan UMKM lokal. Pangdam IVDiponegoro juga memastikan keamanan wilayah demi menciptakan iklim investasi yang kondusif.
23 Okt 2026 Jumadi 116
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Batang Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang mengembangkan gerakan penghijauan melalui penanaman pohon aren di kawasan Reservoir Timur Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 133
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih penghargaan Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan. Penghargaan tersebut diserahkan di Ballroom Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 115
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Batang - Ancaman abrasi dan terjangan banjir rob bukan lagi cerita baru bagi masyarakat di kawasan pesisir Jawa Tengah. Di Kabupaten Batang saja, tamparan gelombang air laut kini telah merambah dan merendam lebih dari 400 hektare lahan pesisir. Menghadapi tantangan alam yang kian mengkhawatirkan ini, penanganan tidak lagi bisa mengandalkan satu pihak semata.
23 Okt 2026 Jumadi 114
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Batang - Memperingati Hari Santri Nasional, Pemerintah Kabupaten Batang menggelar kegiatan Ngaji Bandongan yang menghadirkan ratusan pelajar dari jenjang SMP dan SMASMK sederajat, di Serambi Masjid Agung Darul Muttaqin, Kabupaten Batang, Jumat (23102026). Kegiatan tersebut menjadi upaya Pemda untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta keilmuan melalui kajian kitab Adabul Alimul Wal Muta'alim karangan KH Hasyim Asy'ari.
23 Okt 2026 Jumadi 81
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan dari detikjateng-jogja. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pemkab Batang mendorong realisasi investasi hingga Rp8,5 triliun, melampaui target RPJMD, melalui kemudahan perizinan dan pemberian insentif bagi investor. Pemkab Batang juga berupaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal melalui program Dapat Kerja (Daker), yang turut mendukung penurunan pengangguran dan pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 8,29 pada kuartal II 2026.
23 Okt 2026 Jumadi 96