Bupati Batang Wihaji menadatangani kesepakatan bersama
Dengan teknologi harapan kita bisa melayani masyarakat sebaik-baiknya, dan harapannya ini merupakan komitmen kepala daerah dan komitmen semua OPD, untuk menjadikan teknologi sebagai layanan bagi masyarakat hal tersebut disampaikan Bupati Batang Wihaji pada Launching Smart City dan Smart Village Kabupaten Batang dan Penandatanganan Kerjasama dan Frum Group Discution yang dilaksanakan di aula kantor Pemerintah Kabupaten Batang kamis (9/11).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Rektor Udinus yang diwakili Kepala Biro Kerjasama urusan internasional usman sudibyo, Executive Vice President PT. Telkom Regional 4 Jateng dan DIY Joko Raharjo , General Manajer PT Telkom wilayah Pekalongan, Kepala Diskominfo Kabupaten Pekalongan, Wonosobo, Magelang dan Brebes, Sekda Batang Nasikhin, para staf ahli Bupati Batang, kepala OPD dilingukungan Pemkab Batang dan para camat se Kabupaten Batang para perwakilan Kades.
Bupati menambahkan bahwa dengan teknologi kita melayani masyarakat sebaik baiknya, oleh karena itu kita harus ada komitmen kepala daerah dan kepala opd untuk melakukan kerjasama dimana setiap OPD kami harapkan untuk kratif dan inovatif serta menciptakan layanan berbasis teknologi.
Kami berharap kedepan Kabupaten Batang dengan berbagai pelayanannya semakin transparan semakin akuntabel tentu dengan teknologi dan nanti pasti perkembangannya sangat luar biasa tandas Wihaji Bupati Batang.
Beliau juga mengatakan setiap layanan yang kita lanching tidak hanya lanchingnya saja akan tetapi yang lebih penting yakni implementasi dari setiap layanan tersebut harus dilaksanakan dengan baik tandas Bupati.
Kami selaku kepala daerah akan berkomitmen tinggi untuk menjadikan teknologi sebagai salah satu layanan penting bagi masyarakat apapun bentuknya, dan kami berharap inovasi dari masing-masing OPD maupun camat barangkali ada inovasi baru dan layanan baru yang dapat mempermudah pelayanan masyarakat ujar Bupati.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama antara pemerintah kabupaten Batang dengan Universitas Dian Nuswantoro Semarang tentang pembangunan dan pengembangan sistem informasi manajemen smart city di Kabupaten Batang. Serta penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemkab Batang dengan PT. Telekomunikasi Indonesia tentang pengembangan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi untuk menunjang pembangunan smart city di Kabupaten Batang.
Kepala Diskominfo Kabupaten Batang Jamal Abdul Naser dalam laporannya mengatakan maksud lanuching tersebut yakni meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan tata kelola pemerintahan berbasis smart city yang didukung pengembangan kerjasama.
Sedangkan tujuannya untuk mewujudkan persamaan persepsi tentang pembangunan smart city dan smart village di Kabupaten Batang, serta menciptakan integrasi, sinkronisasi dan sinergi pengembangan smart city dan smart village. Dan menyediakan landasan materi dan implementasi praktis pengembangan daerah berdasarkan smart city dan smart village.
Jamal menambahkan selain itu juga dapat mendorong pemerintah daerah dan masyarakat untuk berinovasi, berkreasi dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Selain launching smart city dan smart village juga akan dilaksanakan Forum Group Discution dengan narasumber Kasubdit Teknologi Infrastruktur eGoverment Kementerian Kominfo Republik Indonesia Bambang Dwi Anggono, Kepala Diskominfo Kota Semarang Nana Storada dan Direktur Badan Prakarsa Pemberdayaan Desa dan Kawasan (BP2DK) Irman Meilandi dengan moderator Asisten I Sekda Kabupaten Batang Retno Dwi Irianto. (Iwan/Humas/McBatang)
Pecalungan Run 2026 diikuti 410 peserta, meningkat dari tahun sebelumnya, sekaligus menjadi sarana promosi wisata Curug Gombong dan pengembangan sport tourism Kabupaten Batang.
Rehabilitasi RTLH milik Ismail melalui program TMMD Kodim 0736Batang segera rampung sesuai target dengan tetap mengutamakan kualitas bangunan dan kenyamanan penerima manfaat.
MGMP Pendidikan Pancasila Kabupaten Batang menggelar LCC 4 Pilar Kebangsaan dan Orasi Kebangsaan dengan melibatkan 64 sekolah SMP. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman empat konsensus kebangsaan, menumbuhkan patriotisme, membentuk karakter pelajar, serta melatih keberanian dan kemampuan berorasi. Panitia juga menargetkan kegiatan tersebut dapat berkembang hingga tingkat Provinsi Jawa Tengah pada 2027.
MGMP Pendidikan Pancasila jenjang SMP Kabupaten Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan dan Lomba Orasi sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, kritis, percaya diri, toleran, dan cinta tanah air.
Batik Rifaiyah Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium nasional dengan hadir di Mal Sarinah Jakarta setelah melewati proses kurasi dan seleksi ketat. Kehadiran ini menjadi peluang memperluas pemasaran produk kerajinan Batang sekaligus mendorong UMKM lokal meningkatkan mutu dan kualitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Batik Rifaiyah asal Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium dengan dipasarkan di Mal Sarinah, Jakarta. Keunikan batik yang proses pembuatannya diiringi lantunan syair-syair Islami warisan pengikut KH Ahmad Rifa'i menjadi daya tarik tersendiri untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan spiritual Batang kepada konsumen kelas menengah atas serta wisatawan mancanegara.