Obyek Wisata Diminta Tutup Selama PPKM Darurat

Minggu, 04 Juli 2021 Jumadi Dibaca 725 kali Sosial
Obyek Wisata Diminta Tutup Selama PPKM Darurat
Batang - Sejumlah obyek Wisata diminta untuk menutup operasionalnya selama diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejak 3-20 Juli.

Batang - Sejumlah obyek Wisata diminta untuk menutup operasionalnya selama diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejak 3-20 Juli.

Untuk mengoptimalkan penerapan PPKM Darurat di Kabupaten Batang petugas gabungan yang terdiri dari Polres Batang, Kodim 0736/Batang, Satpol PP bersama Disparpora menggelar penertiban sarana umum yang menimbulkan keramaian.

Sekretaris Disparpora Kabupaten Batang Suprayitno menyampaikan, obyek wisata yang ada di Batang semuanya tutup untuk sementara.

“Kalau tetap nekat buka, kami akan menutup izinnya,” katanya, saat menampingi tim gabungan, saat menertibkan sejumlah warung di tepi Pantai Sigandu, Kabupaten Batang, Minggu (4/7/2021).

Beberapa obyek wisata yang berada di bawah naungan Disparpora, sudah menutup sesuai arahan Bupati Batang.

“Ada Pantai Sigandu, Ujungnegoro, Taman Hiburan Rakyat (THR) Kramat dan obyek wisata Bandar. Sedangkan kafe-kafe yang ada di tepi pantai, bukan wewenang kami, hanya saja tetap diberi pembinaan, karena itu merupakan binaan Disperindagkop,” ungkapnya.

Ia menegaskan, apabila mereka tetap membandel tim yang terdiri dari TNI/Polri, Dislutkannak, Disperindagkop, Disparpora bersama jajaran aparat setempat menindak tegas.

“Alternatifnya supaya tetap dapat penghasilan, kafe-kafe bisa tetap menerima pesanan, tapi dengan fasilitas antar, pembeli tidak boleh makan di tempat,” jelasnya.

Sementara itu tim gabungan mulai menertibkan sejumlah pedagang dan warga yang tetap nekat beraktivitas di sarana umum, mulai dari Kawasan Car Free Day, Bendungan Kramat, Pasar Sedondong.

Penertiban disertai imbauan agar pedagang menutup lapak dagangannya dan warga diminta kembali ke rumah.

Namun petugas masih memberikan toleransi bagi warga yang membeli makanan untuk dibawa pulang, sehingga tidak menimbulkan kerumunan.

Salah satu pengunjung, Budi dari Kota Pekalongan mengutarakan, ia bersama keluarga tetap nekat berwisata ke kafe karena mencari suasana yang nyaman di tepi pantai.

“Kami ke sini niatnya kan cuma nyari sarapan di pinggir pantai sambil berjemur biar sehat. Kalau di Pekalongan kan warungnya biasa, nggak kayak di sini pinggir pantai lebih enak,” ungkapnya.

Menurutnya, sebaiknya kafe di pinggir pantai tetap dibuka saja, asalkan tetap menjaga jarak aman dan tidak berkerumun. Tapi kaena diminta bubar, akhirnya bersedia pulang ke rumah.

Sementara penjual makanan kecil, Fatimah mengatakan, sebenarnya para pedagang sudah mengetahui kalau pemerintah menerapkan PPKM Darurat, namun karena tuntutan untuk memenuhi kebutuhan, akhirnya nekat buka lapak.

“Kalau dulu waktu normal di hari Minggu bisa dapat Rp100 ribu, tapi karena ditertibkan ya dagangan saya baru laku Rp30 ribu. Gimana lagi mas, nunggu nasib saja,” ujar dia.

Penertiban juga dilakukan hingga ke tingkat Polsek dan Koramil di seluruh Kabupaten Batang, agar penerapan PPKM Darurat berjalan dengan lancar hingga 20 Juli mendatang.

Kegiatan pemantauan dan penertiban juga dilakukan tim gabungan tiap pagi dan malam hari, dengan mengedepankan sosialisasi kepada pedagang dan warga. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Lurah Proyo Selatan Jalan Kaki di Karnaval, Ingin Merasakan yang Dirasakan Warga Lurah Proyo Selatan Jalan Kaki di Karnaval, Ingin Merasakan yang Dirasakan Warga
Lurah Proyo Selatan Jalan Kaki di Karnaval, Ingin Merasakan yang Dirasakan Warga
Batang - Ada pemandangan berbeda dalam karnaval kemerdekaan yang digelar Kelurahan Proyonanggan Selatan, Kabupaten Batang, Minggu (3082026). Di tengah kemeriahan Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lurah Proyonanggan Selatan Fariz Mukti memilih turun langsung dan berjalan kaki bersama warga mengikuti rombongan karnaval.
30 Ags 2026 Jumadi 70
Karnaval Kemerdekaan Proyo Selatan Batang Dimeriahkan Maskot hingga Pertunjukan Karnaval Kemerdekaan Proyo Selatan Batang Dimeriahkan Maskot hingga Pertunjukan
Karnaval Kemerdekaan Proyo Selatan Batang Dimeriahkan Maskot hingga Pertunjukan
Batang - Ribuan warga Kelurahan Proyonanggan Selatan, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, memeriahkan karnaval kemerdekaan dalam rangka Memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan yang berlangsung di depan Kantor Kelurahan Proyonanggan Selatan tersebut diikuti seluruh RT yang berada di wilayah kelurahan.
30 Ags 2026 Jumadi 44
Jalan Sehat Warga di Batang Dimeriahkan Kostum Unik, Dari Pakaian Adat hingga Kesatria Kera Putih Jalan Sehat Warga di Batang Dimeriahkan Kostum Unik, Dari Pakaian Adat hingga Kesatria Kera Putih
Jalan Sehat Warga di Batang Dimeriahkan Kostum Unik, Dari Pakaian Adat hingga Kesatria Kera Putih
Batang - Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Warga RT 3 RW 3 menggelar jalan sehat dengan konsep yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya di Jalan Brigjen Katamso Kecamatan Batang Kabupaten Batang. Tak hanya berjalan bersama, warga juga mengenakan beragam kostum unik dalam kegiatan yang digelar di Jalan Brigjen Katamso Batang, Kabupaten Batang, Minggu (3082026).
30 Ags 2026 Jumadi 52
TENANT FESTA 2 Buka Lebih 1.000 Lowongan Kerja di KEK Industropolis Batang TENANT FESTA 2 Buka Lebih 1.000 Lowongan Kerja di KEK Industropolis Batang
TENANT FESTA 2 Buka Lebih 1.000 Lowongan Kerja di KEK Industropolis Batang
Batang - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang terus memperkuat perannya dalam membuka akses masyarakat terhadap peluang kerja seiring berkembangnya kawasan industri di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
29 Ags 2026 Jumadi 118
Rampak Rebana Kaum Ibu Meriahkan Wonotunggal Expo Rampak Rebana Kaum Ibu Meriahkan Wonotunggal Expo
Rampak Rebana Kaum Ibu Meriahkan Wonotunggal Expo
Batang - Suara rampak rebana mengiringi para kaum ibu menunjukkan eksistensi dalam memeriahkan gelaran Wonotunggal Expo 2026. Dengan alunan nada yang merdu disertai syair pujian kepada Rasulullah, menjadi sarana 19 tim rebana beradu kemampuan di hadapan para juri untuk memperebutkan kejuaraan seni rebana tingkat Kabupaten Batang.
29 Ags 2026 Jumadi 74
Resep Keguyuban Warga Denasri Kulon: Olah 7 Kuintal Singkong Jadi Bentangan Lengko di HUT RI Resep Keguyuban Warga Denasri Kulon: Olah 7 Kuintal Singkong Jadi Bentangan Lengko di HUT RI
Resep Keguyuban Warga Denasri Kulon: Olah 7 Kuintal Singkong Jadi Bentangan Lengko di HUT RI
Batang - Bukan megahnya panggung hiburan yang menyedot perhatian warga Desa Denasri Kulon, Kecamatan Batang, malam itu. Daya tariknya justru datang dari deretan meja sepanjang 250 meter yang beralaskan daun pisang, membentang rapi melintasi jalan kampung Blok Ngasem, RT 04RW 02. Di atasnya, tersaji hidangan tradisional berbahan dasar singkong: lengko.
29 Ags 2026 Jumadi 34