Batang - Melalui Program “Tilik Wargaâ€, Bupati Batang Wihaji kali ini mencari warga kira - kira yang masih produktif dan punya masa depan. Seperti jika ada orang tua tapi disitu ada cucunya yang kita selamatkan adalah cucunya.
Batang - Melalui Program “Tilik Wargaâ€, Bupati
Batang Wihaji kali ini mencari warga kira - kira yang masih produktif dan punya
masa depan. Seperti jika ada orang tua tapi disitu ada cucunya yang kita
selamatkan adalah cucunya.
Tidak hanya sekedar membantu warga yang kurang
mampu, tapi juga lebih fokus pada menyelamatkan masa depan anaknya untuk keluar
dari zona miskin.
“Program Tilik Warga hari ini fokus pada masa depan,
jika masih produktif dan punya masa depan untuk mengubah nasibnya jika mengampu
pendidikan setinggi-tingginya minimal SMA,†kata Bupati Batang Wihaji usai
Tilik Warga di Dukuh Sendangwungu, Desa Kutosari, Kecamatan Gringsing,
Kabupaten Batang, Rabu (30/6/2021).
Kalau orang tua yang sudah Lanjut usia (Lansia) tetap
dibantu, tetapi yang harus dipikirkan generasi keluarganya agar keluar dari
zona miskin dengan bantuan beasiswa.
Termasuk salah satu warga Ahmad Mugiono, dia punya
anak Ahmad Abdul Jabar (16) yang ternyata masih duduk di bangku sekolah SMA
tapi terancam putus sekolah.
“Dengan itu yang kita support dengan beasiswa agar
bisa tetap sekolah dan memberikan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebasar
Rp12,5 juta,†jelasnya.
Hari ini, Lanjut dia, kita bantu 3 RTLH, pertama milik
janda miskin Markonah (90), Ahmad Mugiono (60), dan Muhidin (30) yang akan
dibantu Rp12,5 juta tiap rumah, untuk renovasi warga Dukuh Sendangwungu, Desa
Kutosari, Kecamatan Gringsing akan didahulukan.
“3 RTLH ini kita dahulukan yang persayaratannya masuk,
Surat Keputusan (SK) segera saya tandatangani. Maskimal dua minggu uang sebesar
Rp12,5 juta per unit bisa cair dan bisa langsung renovasi rumah,†ujar dia. (MC
Batang, Jateng/Roza/Jumadi)