Sawah Terdampak Tol, Petani Desa Banjiran Beralih Tanam Bawang

Jumat, 21 Mei 2021 Jumadi Dibaca 1.754 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Sawah Terdampak Tol, Petani Desa Banjiran Beralih Tanam Bawang
Batang - Sebagian petani Desa Banjiran yang sawahnya terdampak jalan tol, mulai beralih menanam bawang merah.

Batang - Sebagian petani Desa Banjiran yang sawahnya terdampak  jalan tol,  mulai beralih menanam bawang merah.

Setelah ujicoba bersama off taker (penyedia bibit dan pembeli) dari PT. Mitra Pilar, di lahan percontohan atau demplot seluas enam hektare, ternyata para petani dapat memanen hingga 27 ton per hektare, melebihi panen di Brebes yang hanya 20 ton per hektare.

Bupati Batang Wihaji mengemukakan, tanah di Desa Banjiran cocok ditanami bawang merah, terbukti dengan panen yang melimpah.

“Petani sangat mudah menyesuaikan dengan kondisi ini selama lebih menguntungkan pasti akan mengikuti, begitu pula sebaliknya. Namun secara rasional lahan di sini lebih menguntungkan,” katanya usai melaksanakan panen raya bawang merah di lahan demplot, Desa Banjiran, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Jumat (21/5/2021).

Di sisi lain, Lanjut dia, selama ada  ketersediaan padi mencukupi, tidak mengapa apabila ada petani yang ingin mengalihfungsikan lahannya untuk ditanami bawang merah.

“Sebenarnya tidak masalah kalau padi kita sudah berlimpah dan kalau ada yang mau alih tanam, dari padi ke bawang merah, cukup menjanjikan juga,” jelasnya.

Pemkab Batang akan mendukung sepenuhnya, selama membawa manfaat yang besar untuk masyarakat.

“Tugas kami melayani apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Kami akan layani dengan berbagai potensi yang dimiliki Pemda, mulai dengan menyiapkan penyuluh pertanian hingga proses pembiayaannya,” tegasnya.

Ia menegaskan, dengan potensi bawang merah yang melimpah, Kabupaten Batang siap mendukung kebutuhan di pasar nasional.

“Hasil panen di sini khusus untuk kepentingan ekspor,” tuturnya.

Selama ini para petani mengeluhkan irigasi yang kurang maksimal, karena sedikit mengalami ketersendatan akibat adanya tol. Untuk mengatasinya, Dispaperta segera berupaya mencari titik-titik yang membutuhkan pompa.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Jawa Tengah, Tri Susilarjo menyampaikan, potensi ekspor terbuka luas bagi para petani bawang merah di Batang.

“Selama ini kebutuhan ekspor diambilkan dari Brebes, tapi ke depan dari Batang juga bisa berkontribusi. Terbukti dari demplot hari ini, hasil panennya luar biasa hingga 27 ton per hektare, padahal rata-rata hasil panen bawang merah kita hanya 20 ton per hektare,” ungkapnya.

Menurut dia, ini menunjukkan bahwa Kabupaten Batang berpotensi untuk pengembangan bawang merah.

“Semoga Batang bisa mengembangkan bawang merah lebih dari enam hektare. Tahun ini dari APBN, pemerintah berupaya untuk mengembangkan hingga 30 hektare dengan memfasilitasi bibit unggul, pupuk dan lainnya,” harapnya.

Hingga tahun 2020 lalu, Jawa Tengah mengalami surplus di angka 495.750 ton, sebelumnya di angka 495.000 ton.

“Jawa Tengah mendukung kebutuhan bawang merah nasional sebesar 32 persen. Untuk kebutuhan Jawa Tengah sendiri, 115.000 ton, sedangkan produksi mencapai 611.000 ton,” tandasnya.

Alex Candra, off taker (penyedia bibit dan pembeli) dari PT. Mitra Pilar, mengutarakan, selama ini Brebes mampu memghasilkan 300.000 ton per tahunnya. Artinya mampu mencukupi kebutuhan hingga 75 persen.

“Mudah-mudahan Batang bisa mencapai 5 persen dari kebutuhan nasional atau setara dengan 600 ton per tahun. Sedangkan kebutuhan nasional sekitar 1 juta ton per tahun,” terangnya.

Selama ini masih tergolong surplus, bahkan bisa ekspor tiap bulan Juli hingga Agustus ke Thailand, Singapura, Malaysia.

“Saya mampu mengekspor di bulan Juli dan Agustus tiap minggunya lima kontener,” ujar dia.

Ia menambahkan, untuk mencukupi kebutuhan 5 persen, dibutuhkan lahan seluas 600 hektare. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni
Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni
Batang - Kegiatan Wonotunggal Expo yang merupakan rintisan dari Pagelaran Seni Sanggar Merti Desa digelar dalam rangka gelar budaya yang secara rutin setiap tahunnya. Gelaran ini merupakan upaya untuk meningkatkan geliat UMKM Di Kabupaten Batang pada umumnya dan khususnya Kecamatan Wonotunggal.
26 Ags 2026 Jumadi 55
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Batang - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Batang menggelar upacara peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026). Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil, Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan."
26 Ags 2026 Jumadi 131
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono meminta anggota Pramuka untuk menjadi generasi yang cerdas, tangguh, dan kreatif agar mampu menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Pesan tersebut disampaikan Suyono saat menjadi pembina upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026).
26 Ags 2026 Jumadi 127
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Batang - Kardus bekas bertuliskan penggalangan donasi memutar pelan di tengah lingkaran ratusan anak. Jemari-jemari kecil bergantian memasukkan lembaran rupiah, bahkan ada yang merelakan celengan yang mereka rawat bertahun-tahun demi meringankan beban korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).
26 Ags 2026 Jumadi 63
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Batang - Musim kemarau di Kabupaten Batang tak hanya membawa hawa kering, tetapi juga ancaman nyata bagi para petani: pergerakan hama tikus yang mulai bergerilya di sejumlah sentra pertanian. Kendati demikian, Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan (Dispaperta) Kabupaten Batang memastikan bahwa hingga pertengahan Agustus 2026, kondisi di lapangan masih aman dan belum ada tanaman yang sampai mengalami puso atau gagal panen.
26 Ags 2026 Jumadi 196
Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS
Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS
Batang - Pemandangan barisan truk besar yang parkir berderet di sekitar Exit Tol Kandeman masih jadi pemandangan sehari-hari. Berhentinya armada bongkar muat ini tak sekadar membikin estetika gerbang masuk Kabupaten Batang tampak semrawut, tetapi juga mengancam ketertiban jalan. Rencana Pemkab Batang menyulap kawasan tersebut menjadi kantong parkir resmi pun harus jalan di tempat lantaran terganjal lahan.
26 Ags 2026 Jumadi 70