Ketua TP PKK Kabupaten Batang Uni Kuslantasi Wihaji menyampaikan ada 3 titik utama yang strategis untuk dibuat Toko Oleh β okeh Khas Batang yaitu Batang Mini (berdekatan dengan Hotel Yudhistira), rest area Kandeman dan exit tol Kandeman di Pendopo Kabupaten Batang, Rabu (25/10).
Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang telah terbentuk kepengurusan baru yang dilantik oleh Bupati Batang Wihaji. Dalam kepengurusan yang baru ini, kami lebih menitikberatkan pada realisasi kelompok ekonomi kreatif produk β produk unggulan dari setiap kecamatan yang siap dipromosikan melalui Toko Oleh -oleh Khas Batang.
Demikian yang disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Batang Uni Kuslantasi Wihaji seusai dilantik dalam kepengurusan Tim Penggerak PKK Masa Bakti 2017 β 2022 bertempat di Pendopo Kabupaten Batang, Rabu (25/10).
βSaat ini memang kami masih melakukan agenda kegiatan tahun 2017, namun ke depan di tahun 2018 akan mendongkrak ekonomi kreatif terutama ketrampilan dan kulinernya,β ungkap Uni Kuslantasi Wihaji.
Beliau menerangkan, nantinya akan dibuat Toko Oleh β okeh Khas Batang yang disinergikan dengan masing β masing kecamatan dan desa yang mempunyai potensi lokal. Akan dibentuk seperti koperasi yang dikelola oleh TP PKK di 3 titik utama yang strategis.
β3 titik utama tersebut antara lain di Batang Mini (berdekatan dengan Hotel Yudhistira), rest area Kandeman dan exit tol Kandeman, dari ketiga tempat tersebut setelah dilakukan pengamatan, yang lebih strategis adalah di rest area Kandeman dan exit tol Kandeman yang akan dioptimalkan,β terang beliau.
Menurutnya, dalam pengelolaannya nanti kita akan mengkolaborasikan antara anggota TP PKK, Disperindagkop dan dari kalangan masyarakat yang berkemampuan di bidang ekonomi. Kami akan mengintensifkan agar TP PKK tingkat Kecamatan dalam mengontrol kegiatan di tingkat desa.
βKami tidak akan asal β asalan dalam merekrut, tetapi harus yang berkualitas dalam mengelola Toko Oleh- oleh Khas Batang,β pungkas beliau.
Sementara itu dari Ketua Bhayangkari Cabang Batang Margaretta Kuswardani Sinulingga menyampaikan agar ada kerjasama antara TP PKK Kabupaten Batang dengan Bhayangkari Cabang Batang khususnya di bidang sosial kemasyarakatan untuk menyejahterakan masyarakat Kabupaten Batang.
Pernyataan senada pun disampaikan oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang Batang Hilda Fajar Ali Nugraha menambahkan, selama ini kerjasama antara TP PKK Kabupaten Batang dengan Persit Kartika Chandra Kirana sudah terjalin baik, tetapi kami lebih mengharapkan lagi supaya hasil kreativitas dari Ibu β ibu PKK memiliki nilai jual yang tinggi membuat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. (Heri/McBatang)
Pecalungan Run 2026 diikuti 410 peserta, meningkat dari tahun sebelumnya, sekaligus menjadi sarana promosi wisata Curug Gombong dan pengembangan sport tourism Kabupaten Batang.
Rehabilitasi RTLH milik Ismail melalui program TMMD Kodim 0736Batang segera rampung sesuai target dengan tetap mengutamakan kualitas bangunan dan kenyamanan penerima manfaat.
MGMP Pendidikan Pancasila Kabupaten Batang menggelar LCC 4 Pilar Kebangsaan dan Orasi Kebangsaan dengan melibatkan 64 sekolah SMP. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman empat konsensus kebangsaan, menumbuhkan patriotisme, membentuk karakter pelajar, serta melatih keberanian dan kemampuan berorasi. Panitia juga menargetkan kegiatan tersebut dapat berkembang hingga tingkat Provinsi Jawa Tengah pada 2027.
MGMP Pendidikan Pancasila jenjang SMP Kabupaten Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan dan Lomba Orasi sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, kritis, percaya diri, toleran, dan cinta tanah air.
Batik Rifaiyah Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium nasional dengan hadir di Mal Sarinah Jakarta setelah melewati proses kurasi dan seleksi ketat. Kehadiran ini menjadi peluang memperluas pemasaran produk kerajinan Batang sekaligus mendorong UMKM lokal meningkatkan mutu dan kualitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Batik Rifaiyah asal Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium dengan dipasarkan di Mal Sarinah, Jakarta. Keunikan batik yang proses pembuatannya diiringi lantunan syair-syair Islami warisan pengikut KH Ahmad Rifa'i menjadi daya tarik tersendiri untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan spiritual Batang kepada konsumen kelas menengah atas serta wisatawan mancanegara.