BerandaโบBeritaโบBupati Wihaji Kunjungi Warga Terkena Musibah Angin Ribut
Bupati Wihaji Kunjungi Warga Terkena Musibah Angin Ribut
Selasa, 24 Oktober 2017
Lukman Hadi Lukito
Dibaca 569 kali
Sosial
Copyright ยฉ berita.batangkab.go.id
Bupati wihaji bersama Muspika Kecamtan wonotungal melihat langsung rumah warga yang terjkena angin ribut
Bupati Batang Wihaji Kunjungi musibah angin ribut yang melanda Desa Sodong Kecamatan Wonotungal Senin. 23./10. Musibah angin ribut mengakibatkan puluhan pohon cengkeh tumbang yang menimpa lima rumah terjadi pada Sabtu 21/10.
Bupati Batang Wihaji Kunjunga tersebut mengatakan, musbah bencana alam bisa terjadi dimana saja dan kapan saja, akan tetapi kita harus antisipasi musbah untuk mengurangai korban bencana alam tersebut.
โ kita miliki Badan Penanggualangi Bencana Daerah untuk antisipasi bencana untuk tanggap dan cepat untuk penaggulangan bencana apapaun di Kabupaten Batang.โ Kata Bupati Wihaji
Ia jugamenghimbau kepada masyarakat Kabupaten Batang yang memiliki wilayah geografis penggunungan dan lautan yang rentan dengan musibah bencana, musim pancaroba peralihan dari musim kemarau ke hujan untuk berhati โ hati, karena yang namanya alam kita tidak tahu kapan datangnya musibah. Yang paling penting tetap menjaga kelestarian lingkungan dengan penghijauan serta budayakan hidup bersih dan buang sampah pada tempatnya.
โ kami harap masyarakat bisa mendeteksi dini apabila sudah mengetahui akan terjadai musibah bencana alam dengan melapor ke pihak BPBD maupun pihak kepolisian dan TTNI, agar musibah dapat diminimalisir dan di cegah.โ Kata Bupati Wihaji.
Pemerintah daerah berharap tidak terjadi bencana apapaun, namun demikian pemerintah sudah mempersiapkan dan bersiap โ siap apabila terjadai sesuatu, kami juga harapkan Muspika Kecamatan wilatah untuk melapor cepat apabila terjadi musibah bencana.
โ Sekarang Zaman teknologi sehingga lapor cepat menjadai kewajibannya, semua itu untuk mempermudah berkoordinasi dan mempercepat dalam menaggulangi musibah bencana.โ Kata Bupati
Di sampaikan juga musibah yang terjadi di tiga kecamatan Wonotungal, Bandar dan Blado akan kita rapatkan dan kita data dari masing โ masing kecamatan, dan dari hasil laporan tersebut akan ada langkah โ langkah kebijakan pemerintah dalam penaggulanganya.
Menurut Kepala Desa Sodong Kecamatan Wonotunggal Untung mengatakan, ada lima rumah yang tertimpa pohon cengkeh akibat angin ribut yaitu rumah Sophiah, Suyekno, rumah Wahidin, rumah Rosean, RumahCasmali, dengan kerugian matrial di total mencapai delapan juta.
โuntuk Desa Sodong yang rumahnya terkena angin ribut sebanyak 32 rumah, 2000 ayam mati karena kandangnya roboh dan satu warga korban atas nama wariah dengan luka patah tulang tertrimpa kayu kandang ayam.โ Kata Untung yang bersma Muspika Kecamatan Wonotunggal. (Edo/Humas/McBatang)
Pecalungan Run 2026 diikuti 410 peserta, meningkat dari tahun sebelumnya, sekaligus menjadi sarana promosi wisata Curug Gombong dan pengembangan sport tourism Kabupaten Batang.
Rehabilitasi RTLH milik Ismail melalui program TMMD Kodim 0736Batang segera rampung sesuai target dengan tetap mengutamakan kualitas bangunan dan kenyamanan penerima manfaat.
MGMP Pendidikan Pancasila Kabupaten Batang menggelar LCC 4 Pilar Kebangsaan dan Orasi Kebangsaan dengan melibatkan 64 sekolah SMP. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman empat konsensus kebangsaan, menumbuhkan patriotisme, membentuk karakter pelajar, serta melatih keberanian dan kemampuan berorasi. Panitia juga menargetkan kegiatan tersebut dapat berkembang hingga tingkat Provinsi Jawa Tengah pada 2027.
MGMP Pendidikan Pancasila jenjang SMP Kabupaten Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan dan Lomba Orasi sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, kritis, percaya diri, toleran, dan cinta tanah air.
Batik Rifaiyah Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium nasional dengan hadir di Mal Sarinah Jakarta setelah melewati proses kurasi dan seleksi ketat. Kehadiran ini menjadi peluang memperluas pemasaran produk kerajinan Batang sekaligus mendorong UMKM lokal meningkatkan mutu dan kualitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Batik Rifaiyah asal Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium dengan dipasarkan di Mal Sarinah, Jakarta. Keunikan batik yang proses pembuatannya diiringi lantunan syair-syair Islami warisan pengikut KH Ahmad Rifa'i menjadi daya tarik tersendiri untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan spiritual Batang kepada konsumen kelas menengah atas serta wisatawan mancanegara.