Situasi Politik Kabupaten Batang menjelang Tahun politik masih ade ayem, hal ini karena masyarakat Batang sudah pandai dalam menyikapi domokrasi. Kondisi seperti ini tidak lepas dari peran semua elemen masyarakat yang memang menginginkan situasi yang kondusif.
“Peran Elit Politik, tokoh masyarakat tokoh agama sangat menentukan terciptanya situasi kondusif, untuk itu kami harapkan sekecil permasalahan harus di komunikasikan dengan baik dan saling koordinasi untuk mencari solusi terbaik. Kata Agung Wisnu Barata. saat di temui di Kantornya Senin,16/10.
Untuk kesiapan di tahun politik 2018 menjelang Pilgub, Pileg dan Pilpres Kantor Kesatuan Kebangsaan dan Politik secara struktur kelembaan akan mendirikan Despilkada, yang bertugas memfasilitasi manakala terjadi konflik sosial yang diakibatkan oleh pemilu, termasuk hubungan antar peyelenggara pemilu antara Panwas dan KPU ada ketidak sinergian dan adanya keluhan dari masyarakat.
“Batang sangat luar bisa indek kerawanan Pilkada paling aman se Indoensia, dan ini terbukti Pilkada berjalan aman dan kondusif. Model indek kerawanan di Batang sudah di teliliti oleh Staf keprisedenan da usdah ada tiga yang sudah meniliti yang ingin membuat model seperti di Batang.” Jelas Agung Wisnu Bharata yang juga penggemar Batu akik.
Di singgung masalah kerukunan umat beragama Alumni STPDN Angkatan ke II mengatakan, Peran ulama juga tidak bisa di kesempingkan situasi yang aman kondusif, karena paran ulama atau kokoh agama memiliki peran sentral untuk dapat mengkondisikan jamaahnya, sehingga dapat menjaga menjaga kerukunan antar beragama untuk hidup berdampingan melalui FKUB ( Furum Komunikasi Umat Beraga).
“Saya percaya dengan tokoha agama di Kabupaten Batang karna sudah ada jalur FKUB untuk saling komunikasi dan koordinasi, selama ini di Batang tidak ada gesekan antar agama karena semuanya saling menghargai dan menghormai umat beraga demi persatuan dan kesatuan bangsa.” Kata Agung Wisnu Barata Kandidat Doktor UNISULA Semarang. (Edo/Humas/McBatang)
Pecalungan Run 2026 diikuti 410 peserta, meningkat dari tahun sebelumnya, sekaligus menjadi sarana promosi wisata Curug Gombong dan pengembangan sport tourism Kabupaten Batang.
Rehabilitasi RTLH milik Ismail melalui program TMMD Kodim 0736Batang segera rampung sesuai target dengan tetap mengutamakan kualitas bangunan dan kenyamanan penerima manfaat.
MGMP Pendidikan Pancasila Kabupaten Batang menggelar LCC 4 Pilar Kebangsaan dan Orasi Kebangsaan dengan melibatkan 64 sekolah SMP. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman empat konsensus kebangsaan, menumbuhkan patriotisme, membentuk karakter pelajar, serta melatih keberanian dan kemampuan berorasi. Panitia juga menargetkan kegiatan tersebut dapat berkembang hingga tingkat Provinsi Jawa Tengah pada 2027.
MGMP Pendidikan Pancasila jenjang SMP Kabupaten Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan dan Lomba Orasi sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, kritis, percaya diri, toleran, dan cinta tanah air.
Batik Rifaiyah Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium nasional dengan hadir di Mal Sarinah Jakarta setelah melewati proses kurasi dan seleksi ketat. Kehadiran ini menjadi peluang memperluas pemasaran produk kerajinan Batang sekaligus mendorong UMKM lokal meningkatkan mutu dan kualitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Batik Rifaiyah asal Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium dengan dipasarkan di Mal Sarinah, Jakarta. Keunikan batik yang proses pembuatannya diiringi lantunan syair-syair Islami warisan pengikut KH Ahmad Rifa'i menjadi daya tarik tersendiri untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan spiritual Batang kepada konsumen kelas menengah atas serta wisatawan mancanegara.