Dispaperta Batang Bentuk Koperasi Komoditas Pertanian Untuk Kebutuhan Petani

Sabtu, 13 Februari 2021 Jumadi Dibaca 1.925 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Dispaperta Batang Bentuk Koperasi Komoditas Pertanian Untuk Kebutuhan Petani
Batang - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang membentuk koperasi komoditas pertanian untuk kebutuhan petani. Koperasi berfungsi untuk mengatur sistem para petani agar lebih mandiri, karena Kabupaten Batang masuk dalam pilot project dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Batang - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang membentuk koperasi komoditas pertanian untuk kebutuhan petani. Koperasi berfungsi untuk mengatur sistem para petani agar lebih mandiri, karena Kabupaten Batang masuk dalam pilot project dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

”Bahwa pada bulan Desember 2020 mulai membentuk koperasi holtikutura dengan tujuan kebutuhan petani kita terpenuhi agar lebih mandiri dalam pengelolaannya,” kata Kepala Dispaperta Kabupaten Batang Susilo Heru Yuwono saat ditemui di Aula Dispaperta Kabupaten Batang, Sabtu (13/2/2021).

Ia menjelaskan, koperasi sangat penting untuk aselerasi pembangunan petani agar tidak mengandalkan APBN dan APBD saja, karena sektor pertanian itu penting karena sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat kita tetapi dalam kebutuhan penganggarannya menjadi tidak penting. oleh karena itu, kita mengambil langkah membentuk koperasi untuk memperkuat dan membangun petani kita.

Komoditas yang masuk dalam Koperasi Tani Maju seperti bawang putih dan bawang merah, Koperasi Berkah Makmur seperti kakao, sereh wangi dan nilam, untuk Koperasi Pusaka Tani Sejahtera seperti jagung dan ubi jalar.

“Bahwa petani-petani kita heboh dan lemah. Kenapa begitu, petani kita berbondong-bondong menanam komoditas tanam tertentu tapi bingung menjualnya dan tidak tahu memberi harga produksinya berapa,” tuturnya.

Kebanyakan, Lanjut dia, masyarakat Kabupaten Batang bergerak dibidang pertanian kemudian angka kemiskinan yang paling tinggi juga para petani di Kabupaten Batang. Petani juga tidak pernah mendapat jaminan paska panen, saya beberapa kali melihat kelapangan saat melihat petani panen jagung dihargai murah oleh pengepul dan rencananya kita arahkan untuk masuk ke koperasi ayam petelur sebagai pakan.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Kakao Kabupaten Batang Zaenal Acheroh mengatakan, bahwa ini gerakan positif dari Dispaperta Kabupaten Batang untuk menggairahkan kembali komoditas tanaman yang ada di Kabupaten Batang khususnya kakao.

“Kakao ini sangat banyak lahan perkebunannya di Kabupaten Batang, karena kurang bimbingan dari Pemerintah Daerah saja yang dulu lepas tangan jadi sekarang kondisi tanaman kakaonya kurang terawat di petani,” jelasnya.

Diharapkan, langkah awal pembentukan koperasi ini dapat membantu petani untuk mengolah tanamannya agar lebih bagus hasil panennya dan dapat ada penambungan untuk pembelinya jadi petani tidak bingung kemana mereka menjual hasil panennya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni
Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni
Batang - Kegiatan Wonotunggal Expo yang merupakan rintisan dari Pagelaran Seni Sanggar Merti Desa digelar dalam rangka gelar budaya yang secara rutin setiap tahunnya. Gelaran ini merupakan upaya untuk meningkatkan geliat UMKM Di Kabupaten Batang pada umumnya dan khususnya Kecamatan Wonotunggal.
26 Ags 2026 Jumadi 56
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Batang - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Batang menggelar upacara peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026). Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil, Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan."
26 Ags 2026 Jumadi 134
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono meminta anggota Pramuka untuk menjadi generasi yang cerdas, tangguh, dan kreatif agar mampu menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Pesan tersebut disampaikan Suyono saat menjadi pembina upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026).
26 Ags 2026 Jumadi 131
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Batang - Kardus bekas bertuliskan penggalangan donasi memutar pelan di tengah lingkaran ratusan anak. Jemari-jemari kecil bergantian memasukkan lembaran rupiah, bahkan ada yang merelakan celengan yang mereka rawat bertahun-tahun demi meringankan beban korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).
26 Ags 2026 Jumadi 64
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Batang - Musim kemarau di Kabupaten Batang tak hanya membawa hawa kering, tetapi juga ancaman nyata bagi para petani: pergerakan hama tikus yang mulai bergerilya di sejumlah sentra pertanian. Kendati demikian, Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan (Dispaperta) Kabupaten Batang memastikan bahwa hingga pertengahan Agustus 2026, kondisi di lapangan masih aman dan belum ada tanaman yang sampai mengalami puso atau gagal panen.
26 Ags 2026 Jumadi 200
Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS
Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS
Batang - Pemandangan barisan truk besar yang parkir berderet di sekitar Exit Tol Kandeman masih jadi pemandangan sehari-hari. Berhentinya armada bongkar muat ini tak sekadar membikin estetika gerbang masuk Kabupaten Batang tampak semrawut, tetapi juga mengancam ketertiban jalan. Rencana Pemkab Batang menyulap kawasan tersebut menjadi kantong parkir resmi pun harus jalan di tempat lantaran terganjal lahan.
26 Ags 2026 Jumadi 72