Perpustakaan Daerah (Perpusda) dan Perpustakaan Desa (Perpusdes) Kabupaten Batang meraih 5 penghargaan Perpusda Perpusdes Terbaik
Pelaksanaan program Perpuseru tingkat nasional yang mengadakan Regional Peer Learning Meeting dari 9 – 12 Oktober 2017 bertempat di Bekasi Jawa Barat, ternyata membawa kabar baik bagi warga Batang, yaitu Perpustakaan Daerah (Perpusda) dan Perpustakaan Desa (Perpusdes) Kabupaten Batang meraih 5 penghargaan Perpusda Perpusdes Terbaik, karena sebagai pusat pembelajaran masyarakat yang berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang berperan aktif mencerdaskan masyarakat desa.
Hal tersebut disampaikan oleh Sudadi selaku Staf Seksi Pengembangan SDM Bidang Perpustakaan saat diwawancarai di tempat kerjanya Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Perpusda) Jalan Dr. Wahidin Kabupaten Batang, Jum’at (13/10).
Kegiatan tersebut diikuti oleh Provinsi Jawa Tengah, Lampung, Bengkulu, Sumatera Barat dan Sumatera Selatan dengan mengusung tema “Perpustakaan Kreatif dan Inovatif Menuju Masyarakat Sejahtera”.
Sudadi menjelaskan 5 penghargaan yang diraih Kabupaten Batang untuk kategori Perpustakaan Terbaik antara lain Perpusda Batang, Perpusdes Rejosari Barat, Perpusdes Sodong, Perpusdes Proyonanggan Utara dan Perpusdes Kemiri Barat dari 32 Kab/Kota diambil 8 desa dan 256 Perpusdes diambil 32.
“Sesuai dengan strategi pengembangan Perpuseru, keempat Perpusdes di Batang sudah melaksanakan 4 kriteria penilaian dengan baik yaitu keaktifan dalam kegiatan yang melibatkan masyarakat, pelayanan TIK, advokasi (negosiasi dengan pemangku kebijakan) baik Pemkab maupun Pemerintah Desa dan pelaporan serta dokumentasi, maka dari itu layak masuk sebagai 4 Perpusdes Pelaksana Program Perpuseru Terbaik,” terang Sudadi.
Sudadi menambahkan, ada 34 Perpusdes yang ada di Kabupaten Batang mengikuti kegiatan Regional Peer Learning Meeting. 4 Perpusdes yang mendapat penghargaan tersebut menyatakan, bukan sebuah kebanggaan yang menjadi tujuan akhir, tetapi justru menjadi awal bagi mereka untuk semakin menambah motivasi agar lebih meningkatkan kualitas Perpusdes yang dikelola.
“Sedangkan untuk 30 Perpusdes yang belum berhasil harus terus belajar dan berusaha dari sisi strategi pengembangan perpustakaan yang dijadikan patokan untuk meraih penghargaan tersebut,” harapnya.
Sebagai informasi tambahan, bagi desa yang belum memiliki Perpusdes dan sebagai motivasi untuk ikut mencerdaskan dan mensejahterakan warganya dapat membangun Perpusdes menggunakan Dana Desa berdasarkan Permendes No. 22 Tahun 2016, sedangkan besaran dananya antara 10 – 20 % dari Dana Desa.
Persyaratan yang harus dipenuhi untuk membangun Perpusdes antara lain harus mempunyai tempat, pengelola, akses Internet, baru setelah itu dari Perpusda akan memberikan pelatihan.
“Untuk perawatannya kita harus mempunyai perencanaan kerja tiap 3 bulan, memberikan laporan setiap ada kegiatan kepada Perpusda, tetap dilakukan pendampingan oleh Perpusda agar dapat dipantau peningkatannya secara berkelanjutan,” pungkasnya. (Heri/McBatang).
Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) meluncurkan Buku Biodiversitas PLTU Jawa Tengah. Publikasi tersebut menjadi bentuk transparansi informasi sekaligus komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasional PLTU Batang.
Batang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat pengawasan terhadap pemenuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dalam proses penerbitan Perizinan Bangunan Gedung (PBG). Pemerintah daerah menegaskan tidak ada ruang kompromi bagi pemohon izin baik hunian pribadi maupun industri yang mengabaikan regulasi lingkungan tersebut.
Batang - Keberhasilan TK Ibunda Kabupaten Batang meraih penghargaan tingkat Jawa Tengah menjadi bukti bahwa layanan pengasuhan anak yang terintegrasi dengan pendidikan usia dini mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga sekaligus mendukung produktivitas masyarakat. Prestasi tersebut disampaikan usai Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 dengan menggelar upacara di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026). Seluruh peserta tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol keberagaman sekaligus penguatan nilai-nilai keluarga dalam bingkai persatuan.
Batang - Banjir rob yang melanda pesisir Pantura Jawa Tengah kian mengancam sektor pariwisata. Di Kabupaten Batang, lebih dari dua hektare lahan milik pemerintah daerah di kawasan wisata Pantai Sigandu kini dilaporkan terendam air laut dan mengalami abrasi parah.
Batang - Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) secara aktif memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) untuk menggelar layanan jemput bola dan sosialisasi sertifikasi halal Manfaatkan Momentum CFD.