Batang - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) secara aktif memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) untuk menggelar layanan jemput bola dan sosialisasi sertifikasi halal Manfaatkan Momentum CFD.
Batang - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) secara aktif memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) untuk menggelar layanan jemput bola dan sosialisasi sertifikasi halal Manfaatkan Momentum CFD.
Pengawas Jaminan Produk Halal BPJPH Jateng Syitta Fajar mengatakan, pendekatan inovatif di ruang publik ini mendekatkan layanan kepada masyarakat guna mengakselerasi program wajib halal, khususnya bagi para pelaku UMK Balai PJPH Jateng Dorong UMKM.
“Tujuan WHO ini, yang pertama meningkatkan awareness masyarakat terkait sertifikasi halal untuk menggaungkan bahwa ada masa penetapan terakhir dari kami selaku BPJPH. Penetapan terakhirnya itu ada di bulan Oktober atau biasa kami sebut sebagai Wajib Halal Oktober (WHO),” katanya saat ditemui di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Minggu (28/6/2026).
Kenapa sih ini harus digaungkan, karena nanti setelah penahapan selesai atau WHO itu selesai semua produk yang diperjualbelikan di masyarakat ini harus wajib bersertifikasi halal. Sehingga masyarakat ini harus tahu ada peraturan WHO.
“Kehadiran layanan ini dinilai sangat membantu para pedagang yang ingin meningkatkan legalitas dan kepercayaan konsumen terhadap produk kuliner mereka. Langkah proaktif ini dilakukan untuk memberikan edukasi secara langsung serta mengingatkan pentingnya peran sertifikasi halal dalam meningkatkan daya saing usaha di pasar yang lebih luas,” jelasnya.
Syitta Fajar berharap, melalui langkah proaktif yang digelar ini, target pemenuhan kewajiban sertifikasi halal di wilayah Batang dapat tercapai sebelum tenggat waktu Oktober 2026.
“Dengan demikian, ekosistem industri kuliner daerah siap bertransformasi menjadi roda penggerak ekonomi syariah yang solid dan aman secara hukum,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Jumadi)