Masa Pandemi, BNNK Batang Tetap Cegah Peredaran Gelap Narkoba

Jumat, 05 Februari 2021 Jumadi Dibaca 408 kali Sosial
Masa Pandemi, BNNK Batang Tetap Cegah Peredaran Gelap Narkoba
Batang - Pandemi COVID-19 yang masih mewabah ternyata tak menyurutkan semangat Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batang untuk melakukan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) demi memutus mata rantai peredaran gelap maupun penyalahgunaan narkoba.

Batang - Pandemi COVID-19 yang masih mewabah ternyata tak menyurutkan semangat Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batang untuk melakukan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) demi memutus mata rantai peredaran gelap maupun penyalahgunaan narkoba.

Kepala BNNK Batang Khrisna Anggara mengemukakan, masyarakat Kabupaten Batang harus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyalahgunaan narkoba, yang mungkin terjadi di tengah pandemi.

Prinsipnya itu, bandar atau pengedar selalu mencari celah untuk mengedarkan barang haram itu. Walaupun sedang mengatasi pandemi, jangan sampai bahwa kita tetap mewaspadai peredaran gelap narkoba.

“Kami tetap sesuai dengan program dan kegiatan yang telah tersusun, namun tetap terbuka terhadap program kegiatan baru yang direalisasikan di Batang,” katanya saat ditemui di Kantor BNNK Batang, Jumat (5/2/2021).

Intinya, Lanjut dia, BNNK Batang akan lebih memperkenalkan keberadaannya maupun program-program kerja di bidang pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba kepada masyarakat.

Ia mengakui bahwa BNNK Batang tidak bisa melakukan segalanya sendiri, maka untuk mengoptimalkan kinerjanya, tentu membutuhkan peran serta seluruh pihak.

“Kami akan lebih intensif membangun komunikasi yang baik dengan Forkopimda dan pihak terkait, Kami berusaha berkunjung dan sudah diawali dari Bupati Batang Wihaji, dilanjutkan Wakil Bupati Suyono hingga dinas terkait untuk menjelaskan program kerja, sehingga dapat mendukung sesuai tugas dan fungsinya,” terangnya.

Di sisi lain, dia memperhatikan perkembangan Kabupaten Batang yang semkin pesat, dengan adanya pembangunan Kawasn Industri Terpadu (KIT).

“Tentunya di satu sisi ini hal yang positif bagi masyarakat Batang, dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), menciptakan lapangan kerja baru. Hanya saja harus diantisipasi, karena kemungkinan tenaga kerja yang datang dari luar negeri rawan menyalahgunakan obat-obatan terlarang,” ungkapnya.

Berdasarkan survei yang dilakukan BNN di tahun 2019, pekerja merupakan salah satu yang rawan melakukan penyalahgunaan narkoba, selain pelajar dan masyarakat umum.

“Pekerja berpotensi besar menjadi penyalahguna narkoba, terutama jenis stimulan. Efek yang harus diwaspadai dari stimulan adalah meningkatkan mobilitas dan stamina. Perlu diketahui banyak pekerja yang mengkonsumsinya karena faktor ketidaktahuan, namun jika dikonsumsi berkelanjutan pasti akan menimbulkan ketergantungan,” jelasnya.

Ia membenarkan pernyataan Bupati beberapa waktu lalu, bahwa mengedukasi masyarakat menjadi titik krusial, supaya dipahami dengan benar tentang dampak buruk penyalahgunaan narkoba.

“Setelah diedukasi dengan benar, masyarakat bisa memilih bahwa ini tidak baik untuk masa depan mereka,” ujarnya.

Pihak lain yang harus mendukung pencegahan penyalahgunaan narkoba adalah perusahaan yang mempunyai kepentingan untuk keuntungan bisnisnya.

“Tidak akan ada perusahaan yang mau memiliki pekerja tapi pengguna narkoba, karena akan berpengaruh pada tingkat produktivitas, keselamatan kerja. Maka dibutuhkan keterlibatan perusahaan untuk merekrut karyawan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Saka Anti Narkoba Dikukuhkan, Pramuka jadi Mitra BNN Berantas Narkotika Saka Anti Narkoba Dikukuhkan, Pramuka jadi Mitra BNN Berantas Narkotika
Saka Anti Narkoba Dikukuhkan, Pramuka jadi Mitra BNN Berantas Narkotika
Batang - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Batang menggandeng Kwarcab Pramuka setempat, kini bermitra dengan membentuk Saka Anti Narkoba, dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika. Pramuka dipilih karena perannya sangat dekat dengan masyarakat khususnya kalangan generasi z, untuk mengedukasi sesamanya, agar terhindar dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
26 Jun 2026 Jumadi 44
Soroti Tren Bullying dan Depresi Remaja, Dinkes Batang Masukkan Edukasi Jiwa di Materi MPLS SMP dan SMA Soroti Tren Bullying dan Depresi Remaja, Dinkes Batang Masukkan Edukasi Jiwa di Materi MPLS SMP dan SMA
Soroti Tren Bullying dan Depresi Remaja, Dinkes Batang Masukkan Edukasi Jiwa di Materi MPLS SMP dan SMA
Batang Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang memastikan kesiapan jajaran puskesmas di wilayahnya untuk menjadi narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tingkat SMP dan SMASMK.
26 Jun 2026 Jumadi 52
DP3AP2KB Batang Dorong Kehadiran Emosional Lewat Gerakan Mengantar Sekolah DP3AP2KB Batang Dorong Kehadiran Emosional Lewat Gerakan Mengantar Sekolah
DP3AP2KB Batang Dorong Kehadiran Emosional Lewat Gerakan Mengantar Sekolah
Batang Peran seorang ayah dalam tumbuh kembang anak sering kali disalahpahami hanya sebatas pemenuh kebutuhan materi atau pencari nafkah. Padahal, kehadiran fisik dan emosional figur ayah sangat krusial dalam mengisi ruang kosong psikologis anak, terutama pada momen-momen penting seperti hari pertama masuk sekolah.
26 Jun 2026 Jumadi 48
Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas
Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan apresiasi kepada ratusan anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Apresiasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan tali asih kepada anggota KORPRI yang memasuki masa purna tugas.
26 Jun 2026 Jumadi 92
DPRD Batang Dorong Program Seragam Gratis Libatkan UMKM dan Penjahit Lokal DPRD Batang Dorong Program Seragam Gratis Libatkan UMKM dan Penjahit Lokal
DPRD Batang Dorong Program Seragam Gratis Libatkan UMKM dan Penjahit Lokal
Batang - Program pengadaan seragam gratis bagi siswa baru jenjang SD dan SMP di Kabupaten Batang kembali menjadi perhatian berbagai pihak. DPRD Kabupaten Batang meminta pelaksanaan program tersebut tetap mengacu pada arahan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, yakni melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), penjahit lokal, serta pengrajin di sekitar sekolah agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
26 Jun 2026 Jumadi 43
Bupati Batang Pastikan Mekanisme Seragam Gratis SD-SMP Tepat Sasaran Bupati Batang Pastikan Mekanisme Seragam Gratis SD-SMP Tepat Sasaran
Bupati Batang Pastikan Mekanisme Seragam Gratis SD-SMP Tepat Sasaran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan mekanisme penyaluran program seragam gratis bagi siswa baru kelas I SD dan kelas VII SMP tahun ajaran 20262027 dilakukan melalui skema Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda). Skema tersebut dipilih agar penyaluran bantuan sesuai dengan regulasi yang berlaku sekaligus memastikan seragam diterima siswa tepat waktu. Hal itu disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Kantor Pengadilan Agama Batang, Kabupaten Batang, Jumat (2662026).
26 Jun 2026 Jumadi 75