Batang - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Kabupaten Batang mengapresiasi atas kreativitas masyarakat Jawa Tengah dalam berpartisipasi mengikuti lomba puisi dan esai yang menceritakan segala sesuatu tentang pandemi Covid-19 serta dampaknya bagi rakyat Indonesia bahkan manusia di seluruh belahan dunia.
Batang - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
(Disperpuska) Kabupaten Batang mengapresiasi atas kreativitas masyarakat Jawa
Tengah dalam berpartisipasi mengikuti lomba puisi dan esai yang menceritakan
segala sesuatu tentang pandemi Covid-19 serta dampaknya bagi rakyat Indonesia
bahkan manusia di seluruh belahan dunia.
“Bagi saya ini sudah luar biasa karena berkat
partisipasi masyarakat Jawa Tengah kegiatan tersebut berjalan lancar dan sukses
bahkan mencetak para pemenang yang karyanya luar biasa,†kata Kepala
Disperpuska Rahmat Nurul Fadilah usai mengumumkan pemenang lomba menulis puisi
dan esai dengan tema “Literasi Melampaui Pandemiâ€, di ruang Analitik Diskominfo,
Kabupaten Batang, Selasa (2/2/2021).
Rahmat menyampaikan para pemenang dari 129 peserta
yang mewakili 21 kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Lomba menulis puisi : juara I Nuktah Akbar dari
Kabupaten Batang, juara II Muhammad Baqo dari Kabupaten Pekalongan, juara III
Budi Setiawan dari Kabupaten Temanggung dan juara favorit Siska Wijayanti dari
Kabupaten Batang.
Lomba menulis esai : juara I Ahmad Abu Rivai dari
Kabupaten Pati, juara II Multazam Arrosyid dari Kabupaten Batang, juara III
Muhammad Nafi Uz Zaman dari Kabupaten Batang dan juara favorit Aisy Zivana
Zanet Kabupaten Batang.
“Kami berusaha seobyektif mungkin, sehingga
pemenangnya juga berasal dari daerah lain di Jawa Tengah,†tegasnya.
Justru di masa pandemi, Lanjut dia, berupaya
melakukan inovasi dan kreasi, karena dengan segala keterbatasan, dituntut untuk
mampu beraktivitas menuangkan semua perasaan dalam hati dengan mengikuti lomba
menulis puisi dan esai secara virtual.
Kedepan tentu kami akan melakukan inovasi yang
berbeda lagi, kita kembangkan dan modifikasi lagi.
“Jangan cepat puas walaupun sudah memperoleh
kejuaraan. Anggap saja ini sebagai batu loncatan pertama untuk bisa meraih lagi
di kesempatan lainnya,†tandasnya.
Sementara, perwakilan dewan juri, Pakar Bahasa
Indonesia, Adi Prasetyo mengapresiasi setinggi-tingginya, karena untuk pertama
kalinya Disperpuska menggelar lomba menulis puisi dan esai secara virtual yang
diikuti penikmat sastra se-Jawa Tengah.
“Ternyata mengundang animo yang luar biasa dari para
penggiat dan pecinta literasi dari seluruh Provinsi Jawa Tengah. Bahkan ada
dari luar Jateng yakni Kota Bandung Jawa Barat dan Kabupaten Jember Jawa Timur
yang ikut berpartisipasi dalam lomba ini,†ungkapnya.
Kedepan, akan memberikan angin segar dan positif
bagi pertumbuhan budaya literasi di Provinsi Jawa Tengah khususnya maupun
Indonesia umumnya untuk menyejukkan bangsa di tengah kondisi pandemi.
“Pemanfaatan media online sangat baik untuk
pengembangan literasi, karena tidak terpaku pada kertas. Sekarang masyarakat
diberi kemudahan kapan pun di mana pun, bisa mengembangkan diri melalui
literasi yang mampu menembus tanpa batas ruang dan waktu,†tuturnya.
Ia mengucapkan selamat kepada para pemenang,
tingkatkan segala kompetensi yang dimiliki untuk berkontribusi dalam hal
positif demi bangsa dan negara.
“Berikan kabar dan pesan yang menyejukkan
masyarakat di tengah masa pendemi ini, untuk menangkal segala macam berita
hoaks, supaya khalayak tidak bimbang. Para pemenang harus menjadi pelopor
utama, demikian pula seluruh peserta meningkatkan budaya literasi di
Indonesia,†ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)