Batang - Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka bersama Kepala Disperindagkop dan UKM Batang Subiyanto kembali membagikan masker ke sejumlah pasar di Kota Batang. Hal itu dikarenakan pasar merupakan pusat kegiatan perekonomian masyarakat, yang rawan terjadi kerumunan dan sering kali tidak memakai masker.
Batang - Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka
bersama Kepala Disperindagkop dan UKM Batang Subiyanto kembali membagikan
masker ke sejumlah pasar di Kota Batang. Hal itu dikarenakan pasar merupakan
pusat kegiatan perekonomian masyarakat, yang rawan terjadi kerumunan dan sering
kali tidak memakai masker.
“Kami menyemangati kembali warga, bahwa begitu
pentingnya protokol kesehatan ini. Memakai masker adalah pencegahan yang paling
murah, yaitu cuci tangan, memakai masker, menjaga jarak aman dan menjauhi
kerumunan,†kata Kapolres saat membagikan masker di Pasar Induk Kabupaten
Batang, Senin (1/2/2021).
Pembagian masker ini, Lanjut dia, kita galakkan lagi
untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19, terutama dalam masa Penerapan
Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
“Sekarang ini kita membagikan 1.500 masker ke 4
pasar yakni Pasar Induk Kota Batang, Sambong, Sedondong dan Pujasera,†jelasnya.
Kapolres mengakui kegiatan ini erat kaitannya dengan
PPKM, supaya masyarakat terus teredukasi adanya protokol kesehatan yang dapat
meminimalkan penyebaran pandemi.
Sementara, Kepala Disperindagkop dan UKM Batang,
Subiyanto mengucapkan terima kasih atas kepedulian Kapolres dengan membagikan
masker kepada warga dan pedagang di pasar.
“Saat ini konsentrasi kami ke pasar-pasar di Kota
Batang dulu. Ke depan saya masih menunggu dari jadwal gugus tugas percepatan
penanganan Covid-19, yang mungkin akan kembali membagikan masker ke pasar-pasar
lain di Kabupaten Batang,†terangnya.
Disperindag melalui para Demang Pasar untuk selalu
mengedukasi pedagang dan pengunjung menerapkan protokol kesehatan saat
melakukan transaksi jual beli.
“Saya sudah perintahkan Pak Demang untuk mengeduksi
protokol kesehatan setiap hari kepada warga pasar. Kalau pun ada pedagang yang
sakit flu atau batuk dipersilakan tidak berdagang untuk sementara waktu sampai
sembuh. Sosialisasi itu merupakan cara preventif untuk menjaga pasar agar tidak
ditutup,†pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)