Batang - Pengumpulan sumbangan Bulan Dana Palang Merah Indoensia (PMI) Kabupaten Batang secara resmi ditutup oleh Wakil Bupati Batang Suyono, di Ruang Abirawa Kantor Bupati, Kabupaten Batang, Selasa (29/12/2020).
Batang - Pengumpulan sumbangan Bulan Dana Palang
Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang secara resmi ditutup oleh Wakil Bupati
Batang Suyono, di Ruang Abirawa Kantor Bupati, Kabupaten Batang, Selasa
(29/12/2020).
Kegiatan tersebut di hadiri oleh Ketua DPRD
Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri Batang, Dandim 0736 Batang dan
Kapolres Batang.
Wakil Bupati Batang mengatakan, penggalangan dana harus kita sukseskan karena
memiliki semangat untuk kemanusiaan.
“Cepat tanggap tentunya harus sesuai dengan perundang-undangan
dan regulasi, agar tidak ada permasalahan hukum dalam penanganan kemanusiaan.
Pengumpulan dana pada tahun ini memang berbeda dengan tahun sebelumnya,â€
jelasnya.
Pungutan sumbangan dana PMI dimasa pandemi ini
terbatas pada anggota Korpri, TNI-Polri,
Anggota DPRD, BUMN-BUMD dan Perangkat desa saja tidak melibatkan masyarakat.
Sementara, Ketua pengumpulan Bulan Dana PMI Ketua
DPRD Kabupaten Batang Maulana Yusuf mengatakan, kelancaran dan keberhasilan
pengumpulan sumbangan dana PMI Kabupaten Batang tahun 2020 sangat ditentukan
oleh semangat kerja keras dan ketulusan serta keikhlasan panitia.
“Kita patut bersyukur penggalangan dana PMI di
tengah menghadapi pandemi Covid-19 dapat berjalan dengan lancar, dan bahkan
dapat melebihi penerimaan tahun lalu,†terangnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua PMI Kabupaten
Batang Achmad Taufiq mengatakan, dengan semangat kebersamaan, kerja keras dan
ketulusan serta keikhlasan panitia dan semua pihak yang terkait dengan didukung
oleh kesadaran dan partisipasi masyarakat, dapat dihimpun Sumbangan Bulan Dana
PMI Kabupaten Batang Tahun 2020 sebesar Rp668.681.925,00.
"Hasil Pengumpulan Sumbangan Bulan Dana PMI
Kabupaten Batang Tahun 2019 sebesar Rp1.241.077.507,00 dibandingkan dengan
perolehan tahun ini, hal ini disebabkan adanya pandemi Covid-19, akan tetapi
walau dimasa pandemi kita tetap mengalami peningkatan 25,6 persen,â€
pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Jumadi)