Jawara Jateng 2026 di Batang Jadi Ajang Penguatan Karakter dan Literasi Warga Pendidikan Kesetaraan

Sabtu, 27 Juni 2026 Jumadi Dibaca 299 kali Aktivitas Pemuda Pramuka dan Organisasi Sosial
Jawara Jateng 2026 di Batang Jadi Ajang Penguatan Karakter dan Literasi Warga Pendidikan Kesetaraan
Wakil Bupati Batang Suyono (tengah), memberikan sambutan saat membuka JAWARA di Kawasan Agro Wisata Pagilaran, Kabupaten Batang.
Batang - Kabupaten Batang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Jumpa Apresiasi Warga Pendidikan Kesetaraan Jawa Tengah (Jawara Jateng) 2026 yang digelar di Kawasan Agro Wisata Pagilaran, Kabupaten Batang, Sabtu (2762026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga Minggu ini menjadi ajang memperkuat karakter, literasi, kreativitas, dan jiwa kepemimpinan warga pendidikan kesetaraan dari seluruh Jawa Tengah.

Batang - Kabupaten Batang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Jumpa Apresiasi Warga Pendidikan Kesetaraan Jawa Tengah (Jawara Jateng) 2026 yang digelar di Kawasan Agro Wisata Pagilaran, Kabupaten Batang, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga Minggu ini menjadi ajang memperkuat karakter, literasi, kreativitas, dan jiwa kepemimpinan warga pendidikan kesetaraan dari seluruh Jawa Tengah.

Kegiatan hasil kolaborasi Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Batang bersama Dewan Pimpinan Daerah Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (DPD FKPKBM) tersebut mengusung tema "Pendidikan Kesetaraan Berkarya Tanpa Batas Menuju Indonesia Emas" dengan moto "Berkarya Membangun Jawa Tengah Sejahtera" serta slogan "Sejuta Cinta Pendidikan Kesetaraan Membangun Bangsa."

Wakil Bupati Batang Suyono mengatakan, pendidikan kesetaraan memiliki peran penting dalam mencetak generasi muda yang tangguh, kreatif, dan siap menjadi pemimpin di masa depan. Ia mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai ruang belajar sekaligus mengembangkan karakter melalui berbagai aktivitas kepramukaan dan perlombaan yang telah disiapkan panitia.

“Adik-adik Pramuka semua harus menjadi jiwa petarung. Harus menjadi anak-anak yang cerdas, tangguh, dan kreatif. Jemput kecerdasan, hadapi tantangan dengan ketangguhan. Dengan cerdas dan tangguh, kalian akan memiliki kreativitas yang tetap menjunjung tinggi integritas. Generasi muda merupakan aset terbesar bangsa yang harus terus dibina agar mampu menghadapi tantangan zaman,” jelasnya.

Ia menilai keberhasilan suatu daerah maupun negara sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya, terutama para pemuda yang memiliki kemampuan, pengetahuan, dan karakter kuat. Saya sering menyampaikan bahwa aset terbesar bangsa ini adalah bakat dan kemampuan para pemudanya. Kalau pemudanya berbakat dan dibina secara profesional, maka akan menjadi bangsa yang hebat. Kalau anak-anak mudanya memiliki pengetahuan yang hebat, negeri ini pun akan menjadi negeri yang hebat.

Suyono juga mendorong para peserta untuk terus menuntut ilmu sebagai bekal meraih cita-cita serta meningkatkan derajat diri, keluarga, dan masyarakat. Carilah cahaya ilmu agar bisa menerangi jalan kalian menuju masa depan. Dengan ilmu pengetahuan, kalian akan menjadi pemimpin-pemimpin yang membawa perubahan bagi bangsa dan negara.

Pemkab Batang berharap kepercayaan sebagai tuan rumah Jawara Jateng 2026 dapat menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, Gerakan Pramuka, serta lembaga pendidikan nonformal dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi ruang berbagi pengalaman, memperluas jejaring antardaerah, serta menumbuhkan semangat berkarya tanpa batas menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Jawara Jateng 2026 diikuti peserta dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Tercatat sebanyak 280 peserta mengikuti kegiatan tersebut, didampingi 70 pendamping, 35 pimpinan kontingen, serta 35 Ketua DPD FKPKBM dari seluruh Jawa Tengah. Pelaksanaan kegiatan juga didukung oleh 67 panitia gabungan dari Kabupaten Batang dan DPW FKPKBM Jawa Tengah serta 45 personel tim khusus yang membantu kelancaran seluruh rangkaian acara.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai kompetisi maupun kegiatan apresiasi yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan literasi, kreativitas, kepemimpinan, dan kerja sama. Kategori lomba meliputi lomba yel-yel, Star Kaya dan fashion show, nyanyian bersambung, orasi kebangsaan, lomba TikTok, tutor berprestasi, hingga Senam Anak Indonesia Hebat.

“Penyelenggaraan Jawara Jateng 2026 bertujuan meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan SWT, memperkuat budaya literasi yang berlandaskan hukum dan etika, meningkatkan rasa percaya diri, membangun jiwa kepemimpinan, serta mempererat persaudaraan antarwarga pendidikan kesetaraan di Jawa Tengah,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, peserta juga didorong memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap diri sendiri, lingkungan, masyarakat, bangsa, dan negara. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK
Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK
Batang - Pendidikan saat ini menghadapi tantangan yang tidak hanya berkaitan dengan penguasaan materi pelajaran, tetapi juga kemampuan peserta didik untuk menampilkan potensi dirinya. Di berbagai sekolah, guru sering menemukan siswa yang memperoleh nilai akademik baik, memahami materi pelajaran, bahkan mampu menjawab soal dengan benar, tetapi memilih diam ketika diminta menjelaskan hasil pekerjaannya di depan kelas.
17 Jul 2026 Jumadi 5
Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun
Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun
Batang Kabupaten Batang terus membuktikan diri sebagai magnet investasi yang magnetis di Jawa Tengah. Berdasarkan hitungan mandiri sementara, realisasi investasi di Bumi Alas Roban pada Triwulan II tahun 2026 sukses menyentuh angka Rp2.316.314.589.523,00 (Rp2,3 triliun). Tak hanya membawa segar bagi roda perekonomian, capaian kuartal kedua ini juga berhasil menyerap 5.396 tenaga kerja lokal.
17 Jul 2026 Jumadi 6
Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler
Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler
Batang - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak hanya menjadi media untuk mendekatkan siswa baru dengan seluruh warga sekolah. Namun, memberikan peluang besar bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri melalui kegiatan ekstrakurikuler, selain prestasi akademik.
16 Jul 2026 Jumadi 95
Bawa Misi Zero Talasemia, POPTI Batang Sasar Remaja Saat MPLS di SMAN 2 Batang Bawa Misi Zero Talasemia, POPTI Batang Sasar Remaja Saat MPLS di SMAN 2 Batang
Bawa Misi Zero Talasemia, POPTI Batang Sasar Remaja Saat MPLS di SMAN 2 Batang
Batang - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 2 Batang hari itu terasa berbeda. Di antara deretan materi adaptasi sekolah, terselip sebuah edukasi krusial yang bakal menentukan masa depan generasi penerus: pengenalan tentang penyakit kelainan darah genetik, talasemia. Bagi sebagian besar pelajar, istilah ini terdengar asing. Namun, lewat pendekatan yang interaktif, suasana kelas justru hidup dengan rentetan pertanyaan dari para siswa yang penasaran.
16 Jul 2026 Jumadi 60
Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang
Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang
Batang - Kawasan hutan di Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, kembali menunjukkan pentingnya peran sebagai habitat keanekaragaman hayati. Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah keberadaan burung Raja Udang Kalung Biru (Alcedo euryzonaAlcedo peninsulae), satwa endemik Indonesia yang berstatus dilindungi dan sangat terancam punah.
16 Jul 2026 Jumadi 179
Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun
Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersiap merombak total gaya belanja daerahnya. Langkah berani ini diambil demi menyembuhkan "penyakit" tahunan yang kerap melanda pengelolaan anggaran: menumpuknya proyek di akhir tahun yang berujung pada tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
16 Jul 2026 Jumadi 211