Dinas Kesehatan Mengkampanyekan Germas di Kalangan Anak Sekolah

Jumat, 06 Oktober 2017 Lukman Hadi Lukito Dibaca 942 kali Kesehatan
Dinas Kesehatan Mengkampanyekan Germas di Kalangan Anak Sekolah
Kepala Dinas Kesehatan dr. Hidayah Basbeth mengajak para peserta Kampanye Kesehatan Bagi Anak Sekolah agar menanamkan kebiasaan hidup sehat, tidak merokok, bebas alkohol dan obat – obatan terlarang
Selama ini masalah kesehatan remaja di sekolah banyak yang belum mengetahui dengan benar. Remaja masa kini lebih menyukai makanan instan, padahal kebiasaan tersebut dapat berpengaruh buruk bagi kesehatan tubuh, seperti anemia (kurang darah). Untuk mengkampanyekan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Dinas Kesehatan mengajak siswa - siswi SMA di Batang mengikuti kegiatan Kampanye Kesehatan Bagi Anak Sekolah dengan menanamkan kebiasaan hidup sehat, tidak merokok, bebas alkohol dan obat – obatan terlarang.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan dr. Hidayah Basbeth saat membuka kegiatan Kampanye Kesehatan Bagi Anak Sekolah bertempat di Gedung Pramuka Jalan Dr. Sutomo Kabupaten Batang, Kamis (5/10).

dr. Hidayah Basbeth mengatakan sengaja kita mengumpulkan mereka supaya tidak salah persepsi dengan mencari informasi sendiri di internet. Hal itu dilakukan agar mereka bisa mengerti tentang kesehatan, termasuk dalam masalah kesehatan reproduksi remaja.

“Kematian ibu melahirkan di Batang setiap bulan 1 – 2 orang, ada 10 bayi dan 20 balita meninggal. Itu dapat diartikan hampir setiap hari ada anak yang meninggal dan di Batang tergolong tinggi,” ucap dr. Hidayah.

Beliau mengungkapkan, penyebabnya karena sejak balita hingga remaja memiliki pola makan yang salah. Sehingga para remaja sekarang ini banyak mengalami anemia (kurang darah) yang menyebabkan angka kematian ibu melahirkan cukup tinggi. Hampir setiap hari mereka tidak pernah sarapan, mengonsumsi makanan cepat saji yang banyak mengandung bahan pengawet, pewarna dan penyedap rasa, kurang buah dan sayur.

“Dalam kampanye Germas ini, para siswa akan diberikan pengetahuan tentang makanan dan pola makan yang sehat, yaitu yang mengandung gizi seimbang. Kebanyakan dari gaya hidup masa kini, masyarakat perkotaan menyukai makanan instan yang mengenyangkan, padahal belum tentu menyehatkan,” jelas beliau.

Menurutnya, banyak remaja tidak menyukai makanan yang menyehatkan karena rasanya yang tidak enak, tetapi sebenarnya jika tahu cara mengolah dengan kreativitas yang dimiliki, bukan mustahil makanan yang tadinya tidak menarik akan menjadi makanan favorit.

“Selain itu disampaikan tentang materi penyakit tidak menular yang juga menyebabkan angka kematian tertinggi seperti jantung, kanker, hipertensi, stroke, diabetes dan gangguan jiwa. Para remaja perlu melakukan pemeriksaan kesehatan rutin, tiap 2 bulan dengan melakukan pengecekan kadar gula darah dan tekanan darah, sehingga dapat meminimalisasi resiko penyakit tidak menular tersebut,” tegas beliau.

dr. Hidayah mengharapkan agar mengetahui arti tentang kesehatan yang bisa disampaikan kepada teman – temannya supaya bisa mempraktikkan dalam kehidupan sehari – hari. (Heri/McBatang)

Berita Lainnya

Saka Anti Narkoba Dikukuhkan, Pramuka jadi Mitra BNN Berantas Narkotika Saka Anti Narkoba Dikukuhkan, Pramuka jadi Mitra BNN Berantas Narkotika
Saka Anti Narkoba Dikukuhkan, Pramuka jadi Mitra BNN Berantas Narkotika
Batang - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Batang menggandeng Kwarcab Pramuka setempat, kini bermitra dengan membentuk Saka Anti Narkoba, dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika. Pramuka dipilih karena perannya sangat dekat dengan masyarakat khususnya kalangan generasi z, untuk mengedukasi sesamanya, agar terhindar dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
26 Jun 2026 Jumadi 24
Soroti Tren Bullying dan Depresi Remaja, Dinkes Batang Masukkan Edukasi Jiwa di Materi MPLS SMP dan SMA Soroti Tren Bullying dan Depresi Remaja, Dinkes Batang Masukkan Edukasi Jiwa di Materi MPLS SMP dan SMA
Soroti Tren Bullying dan Depresi Remaja, Dinkes Batang Masukkan Edukasi Jiwa di Materi MPLS SMP dan SMA
Batang Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang memastikan kesiapan jajaran puskesmas di wilayahnya untuk menjadi narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tingkat SMP dan SMASMK.
26 Jun 2026 Jumadi 43
DP3AP2KB Batang Dorong Kehadiran Emosional Lewat Gerakan Mengantar Sekolah DP3AP2KB Batang Dorong Kehadiran Emosional Lewat Gerakan Mengantar Sekolah
DP3AP2KB Batang Dorong Kehadiran Emosional Lewat Gerakan Mengantar Sekolah
Batang Peran seorang ayah dalam tumbuh kembang anak sering kali disalahpahami hanya sebatas pemenuh kebutuhan materi atau pencari nafkah. Padahal, kehadiran fisik dan emosional figur ayah sangat krusial dalam mengisi ruang kosong psikologis anak, terutama pada momen-momen penting seperti hari pertama masuk sekolah.
26 Jun 2026 Jumadi 39
Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas
Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan apresiasi kepada ratusan anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Apresiasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan tali asih kepada anggota KORPRI yang memasuki masa purna tugas.
26 Jun 2026 Jumadi 68
DPRD Batang Dorong Program Seragam Gratis Libatkan UMKM dan Penjahit Lokal DPRD Batang Dorong Program Seragam Gratis Libatkan UMKM dan Penjahit Lokal
DPRD Batang Dorong Program Seragam Gratis Libatkan UMKM dan Penjahit Lokal
Batang - Program pengadaan seragam gratis bagi siswa baru jenjang SD dan SMP di Kabupaten Batang kembali menjadi perhatian berbagai pihak. DPRD Kabupaten Batang meminta pelaksanaan program tersebut tetap mengacu pada arahan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, yakni melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), penjahit lokal, serta pengrajin di sekitar sekolah agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
26 Jun 2026 Jumadi 34
Bupati Batang Pastikan Mekanisme Seragam Gratis SD-SMP Tepat Sasaran Bupati Batang Pastikan Mekanisme Seragam Gratis SD-SMP Tepat Sasaran
Bupati Batang Pastikan Mekanisme Seragam Gratis SD-SMP Tepat Sasaran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan mekanisme penyaluran program seragam gratis bagi siswa baru kelas I SD dan kelas VII SMP tahun ajaran 20262027 dilakukan melalui skema Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda). Skema tersebut dipilih agar penyaluran bantuan sesuai dengan regulasi yang berlaku sekaligus memastikan seragam diterima siswa tepat waktu. Hal itu disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Kantor Pengadilan Agama Batang, Kabupaten Batang, Jumat (2662026).
26 Jun 2026 Jumadi 58