BMF Membawa Misi Jadikan 4M Kebiasaan Warga Batang

Kamis, 10 Desember 2020 Jumadi Dibaca 563 kali Sosial
BMF Membawa Misi Jadikan 4M Kebiasaan Warga Batang
Batang - Maskeran Festival (BMF) yang diinisiasi oleh Polres bersama Pemerintah Kabupaten Batang ternyata manarik antusias kaum milenial untuk memeriahkan lomba tersebut sekaligus berupaya menjadi agen penggerak protokol kesehatan (Prokes) dalam melawan pandemi Covid-19 yang masih melanda.

Batang - Maskeran Festival (BMF) yang diinisiasi oleh Polres bersama Pemerintah Kabupaten Batang ternyata manarik antusias kaum milenial untuk memeriahkan lomba tersebut sekaligus berupaya menjadi agen penggerak protokol kesehatan (Prokes) dalam melawan pandemi Covid-19 yang masih melanda.

Untuk meningkatkan kesiapan para peserta BMF yang diikuti seluruh warga Batang mulai pelajar hingga kaum milenial, maka panitia menggelar rapat teknis yang dibuka langsung oleh Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka didampingi Ketua Dewan Kesenian Daerah Tri Bakdo secara virtual di ruang Media Management Center Polres, Kabupaten Batang, Rabu (9/12/2020).

“Kita harus meyakini keterlibatan semua pihak dalam even ini bukan hanya mengejar siapa yang unggul nantinya. Tapi dalam kompetisi ini ada tujuan utama agar kita bisa menyadari bahwa memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menghindari berkerumun menjadi hal penting serta kebutuhan bagi masyarakat Kabupaten Batang di masa adaptasi kebiasaan baru,” jelasnya.

AKBP Edwin memberikan contoh yang nyata dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Seringkali jika bepergian gawai yang selalu dalam genggaman tertinggal di rumah, pasti ada rasa kecewa dan cemas luar biasa, lalu harus mengambil kembali ke rumah.

“Itulah yang diharapkan ke depan, kalau kita keluar tidak memakai masker, sepertinya ada yang terlupakan,” pintanya.

Disamping itu, Lanjut dia, ada secerah harapan di tengah situasi pandemi, khususnya di Kabupaten Batang tercinta ini, yang sekarang berada di zona merah, agar melalui even ini dapat membantu Pemerintah Daerah, untuk menjadi agen-agen protokol kesehatan Covid-19.

“Adik-adik peserta ketika melakukan pengambilan gambar vidio atau foto, minimal akan menyampaikan pesan kepada khalayak untuk memakai masker. Ada nilai edukasi yang disampaikan kepada masyarakat melalui kedua media tersebut, untuk menjadi sebuah kebiasaan baru dalam kehidupan sehari-hari kita,” imbaunya.

Kapolres juga berpesan kepada para peserta agar tetap menerapkan protokol kesehatan saat melakukan pengambilan gambar, sehingga dapat memberi teladan yang baik kepada lingkungan.

“Saya berterimakasih, karena respon masyarakat Batang terhadap seni fotografi dan vidiografi sangat tinggi. Saya juga terkejut ternyata antusias pesertanya bisa mencapai 341 yang terdiri dari 99 peserta vidiografi dan 242 peserta fotografi. Itu sangat luar biasa, artinya warga Batang memiliki kreativitas dan imajinasi yang sangat tinggi,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DKD Batang Tri Bakdo menyampaikan, kegiatan BMF ini dapat menjadi media berekspresi dan berkreativitas para pecinta seni fotografi dan vidiografi dalam berkarya seni, meski di masa pandemi.

Ini sebagai upaya dari Pemkab Batang dan Polres Batang, untuk memasyarakatkan masker. Jadi masker itu harus dipakai di manapun dan mereka bisa menjadi agen protokol kesehatan dalam era adaptasi kebiasaan baru.

“Nantinya di tanggal 16 Januari 2021 mendatang pada jam 19.00 - 21.00 WIB, akan disampaikan secara serentak, agar menjadi tranding topic di media online. Acara ini akan menjadi contoh dan inspirasi bagi kota-kota lain untuk mengkampanyekan masker dengan cara yang unik,” tuturnya.

Ia mengapresiasi, karena animo masyarakat Kabupaten Batang sangat tinggi, sebab dari seluruh kecamatan mengirimkan perwakilannya, bahkan secara individu pun banyak yang mengikuti kegiatan tersebut.

Sebelumnya para peserta telah melalui tahap registrasi online yang dilaksanakan 18 Oktober - 27 November 2020, lalu tahap kampanye karya di media sosial 15 Desember 2020 - 7 Januari 2021.

Penilaian akan dilakukan pada 13 - 17 Januari dan penganugerahan akan diberikan secara virtual pada 21 Januari 2021 mendatang.

“Kesadaran untuk cuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, itu adalah upaya yang harus dilakukan, tidak hanya berdampak positif bagi Pemkab Batang, tapi dirasakan seluruh dunia tentang cara kita menyikapi pandemi secara arif dan bijaksana. Media kampanyenya pun beragam bisa melalui seni atau apapun, yang penting pesannya cepat tersampaikan dan langsung dipraktikkan masyarakat, sehingga mampu mengurangi penularan Covid-19,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Jawara Jateng 2026 di Batang Jadi Ajang Penguatan Karakter dan Literasi Warga Pendidikan Kesetaraan Jawara Jateng 2026 di Batang Jadi Ajang Penguatan Karakter dan Literasi Warga Pendidikan Kesetaraan
Jawara Jateng 2026 di Batang Jadi Ajang Penguatan Karakter dan Literasi Warga Pendidikan Kesetaraan
Batang - Kabupaten Batang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Jumpa Apresiasi Warga Pendidikan Kesetaraan Jawa Tengah (Jawara Jateng) 2026 yang digelar di Kawasan Agro Wisata Pagilaran, Kabupaten Batang, Sabtu (2762026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga Minggu ini menjadi ajang memperkuat karakter, literasi, kreativitas, dan jiwa kepemimpinan warga pendidikan kesetaraan dari seluruh Jawa Tengah.
27 Jun 2026 Jumadi 123
Disdikbud Batang Instruksikan Sekolah Libatkan Penjahit Lokal dalam Program Seragam Gratis Disdikbud Batang Instruksikan Sekolah Libatkan Penjahit Lokal dalam Program Seragam Gratis
Disdikbud Batang Instruksikan Sekolah Libatkan Penjahit Lokal dalam Program Seragam Gratis
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menerbitkan surat edaran kepada seluruh kepala sekolah jenjang SD dan SMP sebagai pedoman pelaksanaan program seragam gratis bagi peserta didik baru Tahun Ajaran 20262027.
27 Jun 2026 Jumadi 99
Bupati Batang Pastikan Mekanisme Seragam Gratis SD-SMP Tepat Sasaran Bupati Batang Pastikan Mekanisme Seragam Gratis SD-SMP Tepat Sasaran
Bupati Batang Pastikan Mekanisme Seragam Gratis SD-SMP Tepat Sasaran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan mekanisme penyaluran program seragam gratis bagi siswa baru kelas I SD dan kelas VII SMP tahun ajaran 20262027 dilakukan melalui skema Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda). Skema tersebut dipilih agar penyaluran bantuan sesuai dengan regulasi yang berlaku sekaligus memastikan seragam diterima siswa tepat waktu. Hal itu disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Kantor Pengadilan Agama Batang, Kabupaten Batang, Jumat (2662026).
26 Jun 2026 Jumadi 129
Pengadilan Agama Batang Luncurkan 11 Inovasi Layanan, Perkuat Integritas dan Pelayanan Ramah Masyarakat Pengadilan Agama Batang Luncurkan 11 Inovasi Layanan, Perkuat Integritas dan Pelayanan Ramah Masyarakat
Pengadilan Agama Batang Luncurkan 11 Inovasi Layanan, Perkuat Integritas dan Pelayanan Ramah Masyarakat
Batang - Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Batang meluncurkan 11 inovasi pelayanan publik bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Ke-58 Pengadilan Agama Batang. Berbagai inovasi tersebut dihadirkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat integritas lembaga, serta menghadirkan lingkungan peradilan yang semakin ramah bagi masyarakat.
26 Jun 2026 Jumadi 124
Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas
Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan apresiasi kepada ratusan anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Apresiasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan tali asih kepada anggota KORPRI yang memasuki masa purna tugas.
26 Jun 2026 Jumadi 242
DP3AP2KB Batang Dorong Kehadiran Emosional Lewat Gerakan Mengantar Sekolah DP3AP2KB Batang Dorong Kehadiran Emosional Lewat Gerakan Mengantar Sekolah
DP3AP2KB Batang Dorong Kehadiran Emosional Lewat Gerakan Mengantar Sekolah
Batang Peran seorang ayah dalam tumbuh kembang anak sering kali disalahpahami hanya sebatas pemenuh kebutuhan materi atau pencari nafkah. Padahal, kehadiran fisik dan emosional figur ayah sangat krusial dalam mengisi ruang kosong psikologis anak, terutama pada momen-momen penting seperti hari pertama masuk sekolah.
26 Jun 2026 Jumadi 71