Batang - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batang membuka perekrutan petugas keamanan yang digelar melalui beberapa tahap.
Batang - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK)
Batang membuka perekrutan petugas keamanan yang digelar melalui beberapa tahap.
Proses seleksi terhadap calon petugas keamanan pun
dilaksanakan secara terjadwal, tidak berduyun-duyun dan tetap menerapkan
protokol kesehatan, karena perekrutan dilakukan di masa adaptasi kebiasaan
baru.
Proses perekrutannya memang ada sedikit perbedaan dari
tahun-tahun sebelumnya, mulai dari pengumuman secara online, seleksi
administrasi dan tes kesamaptaan jasmani. Dalam setiap kali calon petugas masuk
ke ruangan yang akan mengikuti seleksi, wajib dilakukan pengukuran suhu tubuh,
tes kesehatan dari klinik BNN seperti tekanan darah, pengukuran tinggi dan
berat badan.
“Tes yang harus mereka jalani kebugaran, peraturan
baris-berbaris dan psikotes yang diakhiri dengan wawancara. Dikarenakan masih
pandemi suasana tes pun kami buat sesuai protokol kesehatan, seperti saat tes
lari yang seharusnya bersama-sama tapi dilakukan sendiri-sendiri selama 12
menit, push-up dan lari membentuk angka 8 (shuttle run), sedangkan yang
ditiadakan sit-up karena posisi yang berhadapan,†kata Kepala BNNK Batang, AKBP
Windarto, usai meninjau proses seleksi perekrutan petugas keamanan di halaman
Kantor BNNK Batang, Jumat (4/12/2020).
Dalam proses wawancara pun, Lanjut dia, akan
dilakukan dengan proses vidio call, sehingga tidak bertatap muka dan itu pun
dilaksanakan pada pekan depan.
“Pendaftar keseluruhan 28 orang dan yang lolos
seleksi administrasi ada 14. Kami akan mengambil 6 orang untuk menjadi petugas
keamanan,†jelasnya.
Windarto mengharapkan, apabila diantara mereka ada
yang lolos, sebagai petugas keamanan harus memiliki rasa disiplin, mental dan
dedikasi serta loyalitas yang tinggi.
“Mereka adalah garda terdepan untuk pengamanan,
termasuk di masa pandemi harus menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP)
kesehatan diterapkan. Jika ada tamu atau karyawan mau masuk tapi tidak pakai
masker, harus balik kanan dan memakai masker sampai mengarahkan untuk mencuci
tangan di depan,†tandasnya.
Salah satu calon petugas keamanan, Ade Wahyu
Prasetyo menuturkan, tes seleksi di masa pandemi ini memang sudah selayaknya
jika menerapkan protokol kesehatan, karena kondisi yang mengharuskan semuanya
patuh terhadap aturan, demi keselamatan dan kenyamanan bersama.
“Tes kali ini saya disuruh lari 12 menit, push-up
dan shuttle run. Kalau diterima sebagai petugas keamanan, harus selalu disiplin
menjalankan tugas sesuai SOP, tidak meninggalkan pos sewaktu-waktu tanpa alasan
yang mendesak,†tuturnya.
Ia berkeyakinan, meski seleksi digelar saat pandemi,
tidak merasa khawatir karena setiap pagi dilakukan cek suhu tubuh, mencuci
tangan dan semua peserta memakai masker serta saling menjaga jarak. (MC Batang,
Jateng/Heri/Jumadi)