Puluhan Guru Penuhi Kebutuhan Darah PMI Batang

Selasa, 24 November 2020 Jumadi Dibaca 557 kali Sosial
Puluhan Guru Penuhi Kebutuhan Darah PMI Batang
Batang - Puluhan anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Batang menggelar kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Batang - Puluhan anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Batang menggelar kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Kegiatan tersebut dilakukan oleh 72 perwakilan guru dari 15 Kecamatan, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun PGRI ke-75 dan Hari Guru Nasional di SD Negeri Banyuputih Kabupaten Batang, Selasa (24/11/2020).

“Tiap tahunnya PGRI senantiasa membangun kerja sama secara sosial dengan melakukan donor darah kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Batang. Kami berkoordinasi biasanya menghadirkan PMI ke tiap-tiap kecamatan, tapi tahun ini karena pandemi dipusatkan di SD Negeri Banyuputih,” kata Sekretaris PGRI Kabupaten Batang, Muhammad Arif Rohman.

Ia mengatakan, PGRI Kabupaten Batang ingin memberikan sumbangsih di segala bidang, tidak hanya pada dunia pendidikan saja, namun sosial pun menjadi utama. Terutama perihal darah yang merupakan erat kaitan dengan kehidupan.

“Semula kami mempersiapkan 50 anggota PGRI, tapi sampai saat ini jumlah pendonor sudah lebih dari 60 orang, itu artinya kemungkinan PMI harus mengambil kantong darah yang baru untuk memenuhi keinginan para guru untuk membaktikan diri mereka bagi masyarakat yang membutuhkan,” terangnya.

Sementara itu, Humas dari Unit Donor Darah PMI Kabupaten Batang, Risna mengakui di masa pandemi Covid-19 PMI Batang mengalami kekurangan darah untuk semua golongan. Semua pihak juga memahami bahwa dengan adanya larangan berkerumun di institusi pendidikan mengakibatkan donor darah dari para pelajar dan guru tidak bisa digelar.

“Jadi ada HUT PGRI yang sekaligus mengadakan acara donor darah, kami sangat berterimakasih. Tiap harinya untuk kebutuhan golongan darah A harus ada 30, B, O dan AB harus ada 15 kantong,” bebernya.

Pihaknya menyiapkan 75 kantong, jika nanti jumlah pendonor melebihi target petugas segera mengambil kantong baru dari Kantor PMI Batang.

“Masa pandemi pun bagi masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya tetap aman kok, tidak ada infeksinya. Yang terpenting si pendonor harus jujur kalau pernah tes cepat dengan hasilnya,” tegasnya.

Ada sedikit perbedaan pelayanan donor darah saat pandemi yaitu calon pendonor harus dicek suhu tubuhnya, mencuci tangan dan bermasker sebelum mendonorkan darahnya.

“Terima kasih untuk Bapak/Ibu guru yang mendonorkan darahnya, semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan dan mendapatkan pahala atas amalnya,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Bupati Batang Adu Akting dengan Michelle Ziudith di Alas Roban The Series Bupati Batang Adu Akting dengan Michelle Ziudith di Alas Roban The Series
Bupati Batang Adu Akting dengan Michelle Ziudith di Alas Roban The Series
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mendapat pengalaman baru ketika terlibat langsung dalam proses syuting Alas Roban The Series di Pasar Njarsari, Desa Plelen, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Kamis (392026).
03 Sep 2026 Jumadi 19
Pemkab Batang Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan di Tengah Pesatnya Industrialisasi Pemkab Batang Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan di Tengah Pesatnya Industrialisasi
Pemkab Batang Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan di Tengah Pesatnya Industrialisasi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menegaskan komitmennya menjaga kelestarian lingkungan di tengah pertumbuhan investasi dan industrialisasi yang terus berkembang di daerah tersebut. Komitmen itu disampaikan Wakil Bupati Batang Suyono saat menyampaikan jawaban pemerintah daerah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH), dalam rapat paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Rabu (292026).
02 Sep 2026 Jumadi 79
Anggota DPRD Batang Eko Santoso Desak Pembangunan Bendungan Kedunglanggar Atasi Tanah Bergerak Anggota DPRD Batang Eko Santoso Desak Pembangunan Bendungan Kedunglanggar Atasi Tanah Bergerak
Anggota DPRD Batang Eko Santoso Desak Pembangunan Bendungan Kedunglanggar Atasi Tanah Bergerak
Batang - Warga Dukuh Teropong di Desa Jolosekti, Kecamatan Tulis, masih membayangkan rasa waswas jika musim hujan tiba. Fenomena tanah amblas akibat sesar minor yang pernah menyentuh kedalaman hingga satu meter pada Februari 2020 lalu masih meninggalkan dampak hingga sekarang. Meski tanah tak lagi amblas secara drastis, pergeseran perlahan ternyata masih terus terjadi.
02 Sep 2026 Jumadi 84
Rekam Jejak PPPK Hingga Catatan Disiplin ASN Batang Kini Terpantau Lewat SIMATA Rekam Jejak PPPK Hingga Catatan Disiplin ASN Batang Kini Terpantau Lewat SIMATA
Rekam Jejak PPPK Hingga Catatan Disiplin ASN Batang Kini Terpantau Lewat SIMATA
Batang - Rekam jejak Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Batang kini tak lagi sebatas berkas formalitas pangkat atau jabatan. Melalui Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN), peta kompetensi hingga tingkat kedisiplinan para pegawai akan terpantau jauh lebih rinci dan transparan.
02 Sep 2026 Jumadi 90
Luncurkan KOBEKA, Kemenag Ajak Warga Batang Nikmati Kopi Lokal Luncurkan KOBEKA, Kemenag Ajak Warga Batang Nikmati Kopi Lokal
Luncurkan KOBEKA, Kemenag Ajak Warga Batang Nikmati Kopi Lokal
Batang - Kebiasaan ngopi sambil berbincang hangat kini kian membudaya bagi masyarakat Pantura Batang. Menyikapi hal tersebut, KPRI Koperda Kemenag Batang berupaya mengimbanginya dengan meluncurkan Kedai KOBEKA atau Kopi Berkah Koperda, yang spesifik menyajikan kopi asli khas Batang.
02 Sep 2026 Jumadi 17
Audiensi Bersama Dewan, Pustakawan Batang Harapkan Kepastian Kesejahteraan Audiensi Bersama Dewan, Pustakawan Batang Harapkan Kepastian Kesejahteraan
Audiensi Bersama Dewan, Pustakawan Batang Harapkan Kepastian Kesejahteraan
Batang - Rencana Pemerintah Pusat untuk meningkatkan status para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu menjadi Penuh Waktu, menginisiasi anggota Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Batang, agar turut terekrut. Pasalnya, hingga saat ini baru delapan pustakawan berstatus ASN dan P3K Penuh Waktu, sedangkan 112 tenaga perpustakaan lainnya meski telah berijazah sesuai kompetensinya, namun baru berstatus P3K Paruh Waktu.
02 Sep 2026 Jumadi 14