Luncurkan KOBEKA, Kemenag Ajak Warga Batang Nikmati Kopi Lokal

Rabu, 02 September 2026 Jumadi Dibaca 20 kali IKM UKM UMKM
Luncurkan KOBEKA, Kemenag Ajak Warga Batang Nikmati Kopi Lokal
Luncurkan KOBEKA, Kemenag Ajak Warga Batang Nikmati Kopi Lokal.
Batang - Kebiasaan ngopi sambil berbincang hangat kini kian membudaya bagi masyarakat Pantura Batang. Menyikapi hal tersebut, KPRI Koperda Kemenag Batang berupaya mengimbanginya dengan meluncurkan Kedai KOBEKA atau Kopi Berkah Koperda, yang spesifik menyajikan kopi asli khas Batang.

Batang - Kebiasaan ngopi sambil berbincang hangat kini kian membudaya bagi masyarakat Pantura Batang. Menyikapi hal tersebut, KPRI Koperda Kemenag Batang berupaya mengimbanginya dengan meluncurkan Kedai KOBEKA atau Kopi Berkah Koperda, yang spesifik menyajikan kopi asli khas Batang.

Hal ini merupakan salah satu upaya untuk makin mengenalkan kopi lokal kepada penikmat kopi sejati, namun dengan harga yang lebih ramah di kantong. Ketua KPRI Koperda Kemenag Batang Sodikin berupaya memberikan alternatif bagi masyarakat untuk menikmati cita rasa kopi asli Batang, dengan harga yang ekonomis.

“Ini salah satu unit usaha Koperda yang dirintis untuk mengenalkan kopi-kopi khas Batang yang selama ini belum begitu terekspos. Di sini kami hanya menjual kopi-kopi lokal seperti dari Desa Tombo, Pacet, Surjo dan Lobang yang semuanya diolah oleh barista terlatih menjadi berbagai racikan kopi,” katanya, saat ditemui di Kedai KOBEKA, Kabupaten Batang, Rabu (2/9/2026).

Sengaja Kedai KOBEKA buka mulai pukul 07.00 WIB untuk memenuhi kebutuhan kalangan pekerja maupun ASN Kemenag yang terbiasa ngopi di pagi hari sebelum bertugas.

“Setelah peluncuran, KOBEKA buka mulai jam 7 pagi sampai jam 9 malam, setelah melihat di sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan belum ada kedai kopi yang buka,” jelasnya.

Meski kopi yang didatangkan langsung dari petani lokal, namun harga yang harus dibayar untuk mendapatkan kenikmatan sejati, sangat ramah di kantong.

“Kopi yang kami jual berkisar Rp10 ribu hingga Rp18 ribu, selain itu ada pula teh asli dari Batang yang sangat nikmat,” terangnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung, Babinsa Koramil 10 Batang, Pelda Sunardi mengaku senang dengan dibukanya Kedai KOBEKA ini karena dapat menjadi teman bertugas di malam hari. Melihat jenis kopi yang beragam dan tempat yang strategis, tentu menjadi alternatif ngopi bagi penikmatnya.

“Kebetulan saya suka ngopi, tadi sempat nyicipi menu Americano yang rasanya tidak kalah dengan kopi olahan kafe-kafe ternama. Harganya juga sangat ramah di kantong, sekitar Rp10 ribu, jadi cocok buat teman waktu tugas,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Bupati Batang Adu Akting dengan Michelle Ziudith di Alas Roban The Series Bupati Batang Adu Akting dengan Michelle Ziudith di Alas Roban The Series
Bupati Batang Adu Akting dengan Michelle Ziudith di Alas Roban The Series
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mendapat pengalaman baru ketika terlibat langsung dalam proses syuting Alas Roban The Series di Pasar Njarsari, Desa Plelen, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Kamis (392026).
03 Sep 2026 Jumadi 29
Pemkab Batang Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan di Tengah Pesatnya Industrialisasi Pemkab Batang Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan di Tengah Pesatnya Industrialisasi
Pemkab Batang Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan di Tengah Pesatnya Industrialisasi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menegaskan komitmennya menjaga kelestarian lingkungan di tengah pertumbuhan investasi dan industrialisasi yang terus berkembang di daerah tersebut. Komitmen itu disampaikan Wakil Bupati Batang Suyono saat menyampaikan jawaban pemerintah daerah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH), dalam rapat paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Rabu (292026).
02 Sep 2026 Jumadi 81
Anggota DPRD Batang Eko Santoso Desak Pembangunan Bendungan Kedunglanggar Atasi Tanah Bergerak Anggota DPRD Batang Eko Santoso Desak Pembangunan Bendungan Kedunglanggar Atasi Tanah Bergerak
Anggota DPRD Batang Eko Santoso Desak Pembangunan Bendungan Kedunglanggar Atasi Tanah Bergerak
Batang - Warga Dukuh Teropong di Desa Jolosekti, Kecamatan Tulis, masih membayangkan rasa waswas jika musim hujan tiba. Fenomena tanah amblas akibat sesar minor yang pernah menyentuh kedalaman hingga satu meter pada Februari 2020 lalu masih meninggalkan dampak hingga sekarang. Meski tanah tak lagi amblas secara drastis, pergeseran perlahan ternyata masih terus terjadi.
02 Sep 2026 Jumadi 86
Rekam Jejak PPPK Hingga Catatan Disiplin ASN Batang Kini Terpantau Lewat SIMATA Rekam Jejak PPPK Hingga Catatan Disiplin ASN Batang Kini Terpantau Lewat SIMATA
Rekam Jejak PPPK Hingga Catatan Disiplin ASN Batang Kini Terpantau Lewat SIMATA
Batang - Rekam jejak Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Batang kini tak lagi sebatas berkas formalitas pangkat atau jabatan. Melalui Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN), peta kompetensi hingga tingkat kedisiplinan para pegawai akan terpantau jauh lebih rinci dan transparan.
02 Sep 2026 Jumadi 93
Petani Gen Z Kembangkan Sale Pisang Tanduk dengan Topping Kacang Petani Gen Z Kembangkan Sale Pisang Tanduk dengan Topping Kacang
Petani Gen Z Kembangkan Sale Pisang Tanduk dengan Topping Kacang
Batang - Memilih pulang ke kampung halaman dan menekuni pertanian bukan perkara mudah bagi generasi muda. Namun, M. Fata Ulinuha justru mengambil keputusan tersebut setelah melihat peluang dari hasil pertanian di Kabupaten Batang.
02 Sep 2026 Jumadi 118
Audiensi Bersama Dewan, Pustakawan Batang Harapkan Kepastian Kesejahteraan Audiensi Bersama Dewan, Pustakawan Batang Harapkan Kepastian Kesejahteraan
Audiensi Bersama Dewan, Pustakawan Batang Harapkan Kepastian Kesejahteraan
Batang - Rencana Pemerintah Pusat untuk meningkatkan status para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu menjadi Penuh Waktu, menginisiasi anggota Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Batang, agar turut terekrut. Pasalnya, hingga saat ini baru delapan pustakawan berstatus ASN dan P3K Penuh Waktu, sedangkan 112 tenaga perpustakaan lainnya meski telah berijazah sesuai kompetensinya, namun baru berstatus P3K Paruh Waktu.
02 Sep 2026 Jumadi 20