Peningkatan Pendapatan Pengusaha Minimarket Pasca Libur Panjang

Senin, 02 November 2020 Jumadi Dibaca 1.239 kali IKM UKM UMKM
Peningkatan Pendapatan Pengusaha Minimarket Pasca Libur Panjang
Batang - Pasca libur panjang para pelaku usaha minimarket mengalami peningkatan pendapatan yang cukup signifikan, karena banyaknya pemudik yang melintas di sepanjang jalur pantura.

Batang - Pasca libur panjang para pelaku usaha minimarket mengalami peningkatan pendapatan yang cukup signifikan, karena banyaknya pemudik yang melintas di sepanjang jalur pantura.

Para pemudik memanfaatkan minimarket untuk berbelanja makanan kecil sekaligus melepas lelah setelah menempuh perjalanan jauh sebelum kembali ke Ibu Kota.

Meskipun jalur tol trans jawa sudah dilengkapi rest area, namun di masa libur panjang para pemudik justru banyak yang beristirahat di minimarket maupun SPBU di sepanjang jalur pantura, untuk menghindari kemacetan saat libur panjang.

“Dengan adanya para pemudik yang melintas, otomatis banyak yang beristirahat di minimarket sepanjang jalur pantura, pastinya akan menaikkan omset penjualan,” ungkap Kepala Bidang Perdagangan, Disperindagkop dan UKM Kabupaten Batang, Endang Rahmawati, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (2/11/2020).

Endang menerangkan, selain di rest area jalur tol Batang - Semarang, ada beberapa minimarket yang menjadi tempat singgah favorit pemudik melepas lelah, karena letaknya strategis di antaranya Gringsing dan Limpung.

“Kenaikannya bisa mencapai antara 10-15% dan itupun terjadi hanya saat hari raya Idulftri, Natal serta Tahun Baru atau libur panjang saja. Diperkirakan saat libur Natal dan Tahun Baru mendatang akan terjadi peningkatan yang lumayan tajam antara 15-20%,” katanya.

Di masa pandemi Covid-19, Disperindagkop dan UKM tetap melakukan pemantauan protokol kesehatan ke sejumlah minimarket jalur pantura.

“Kami lakukan pengecekan, apakah minimarket itu mematuhi surat edaran tentang disiplin protokol kesehatan atau tidak,” jelasnya.

Pengecekan dilakukan tiap dua pekan sekali dan khusus menjelang Natal dan Tahun Baru akan dilakukan lebih intensif lagi, mulai awal November hingga akhir Desember.

Ia menambahkan, berdasarkan pengamatan para pelaku usaha mininarket tidak terlalu merasakan penurunan penjualan, karena melihat konsumen milenial yang cenderung lebih menyukai kepraktisan dengan berbelanja di toko swalayan.

“Buktinya banyak pelaku usaha baru yang ingin mendirikan toko swalayan. Melihat analisa tersebut, tidak terjadi perubahan penjualan di minimarket, kalaupun menurun hanya 5%,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu pelaku usaha minimarket, Erna mengutarakan, selama libur panjang penjualan memang mengalami peningkatan, karena letaknya yang sangat strategis di tepi jalur pantura.

“Sebelum libur panjang konsumen yang berbelanja 500 orang, sedangkan di masa libur panjang kemarin bisa mencapai 600 orang per harinya atau meningkat sampai 15%,” tuturnya.

Menurut dia, selama libur panjang para pemudik didominasi dari daerah Jakarta dan Semarang.

“Usahanya tak berpengaruh adanya jalur tol saat libur panjang. Pasalnya banyak pemudik yang memilih jalur pantura untuk berwisata karena tidak ingin terjebak macet,” terangnya.

Namun, berbeda halnya saat di hari-hari biasa, penjualan mengalami penurunan karena pengendara memilih jalur tol karena minim kemacetan. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 64
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 99
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 154
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 79
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 130
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 144