Peningkatan Pendapatan Pengusaha Minimarket Pasca Libur Panjang

Senin, 02 November 2020 Jumadi Dibaca 1.237 kali IKM UKM UMKM
Peningkatan Pendapatan Pengusaha Minimarket Pasca Libur Panjang
Batang - Pasca libur panjang para pelaku usaha minimarket mengalami peningkatan pendapatan yang cukup signifikan, karena banyaknya pemudik yang melintas di sepanjang jalur pantura.

Batang - Pasca libur panjang para pelaku usaha minimarket mengalami peningkatan pendapatan yang cukup signifikan, karena banyaknya pemudik yang melintas di sepanjang jalur pantura.

Para pemudik memanfaatkan minimarket untuk berbelanja makanan kecil sekaligus melepas lelah setelah menempuh perjalanan jauh sebelum kembali ke Ibu Kota.

Meskipun jalur tol trans jawa sudah dilengkapi rest area, namun di masa libur panjang para pemudik justru banyak yang beristirahat di minimarket maupun SPBU di sepanjang jalur pantura, untuk menghindari kemacetan saat libur panjang.

“Dengan adanya para pemudik yang melintas, otomatis banyak yang beristirahat di minimarket sepanjang jalur pantura, pastinya akan menaikkan omset penjualan,” ungkap Kepala Bidang Perdagangan, Disperindagkop dan UKM Kabupaten Batang, Endang Rahmawati, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (2/11/2020).

Endang menerangkan, selain di rest area jalur tol Batang - Semarang, ada beberapa minimarket yang menjadi tempat singgah favorit pemudik melepas lelah, karena letaknya strategis di antaranya Gringsing dan Limpung.

“Kenaikannya bisa mencapai antara 10-15% dan itupun terjadi hanya saat hari raya Idulftri, Natal serta Tahun Baru atau libur panjang saja. Diperkirakan saat libur Natal dan Tahun Baru mendatang akan terjadi peningkatan yang lumayan tajam antara 15-20%,” katanya.

Di masa pandemi Covid-19, Disperindagkop dan UKM tetap melakukan pemantauan protokol kesehatan ke sejumlah minimarket jalur pantura.

“Kami lakukan pengecekan, apakah minimarket itu mematuhi surat edaran tentang disiplin protokol kesehatan atau tidak,” jelasnya.

Pengecekan dilakukan tiap dua pekan sekali dan khusus menjelang Natal dan Tahun Baru akan dilakukan lebih intensif lagi, mulai awal November hingga akhir Desember.

Ia menambahkan, berdasarkan pengamatan para pelaku usaha mininarket tidak terlalu merasakan penurunan penjualan, karena melihat konsumen milenial yang cenderung lebih menyukai kepraktisan dengan berbelanja di toko swalayan.

“Buktinya banyak pelaku usaha baru yang ingin mendirikan toko swalayan. Melihat analisa tersebut, tidak terjadi perubahan penjualan di minimarket, kalaupun menurun hanya 5%,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu pelaku usaha minimarket, Erna mengutarakan, selama libur panjang penjualan memang mengalami peningkatan, karena letaknya yang sangat strategis di tepi jalur pantura.

“Sebelum libur panjang konsumen yang berbelanja 500 orang, sedangkan di masa libur panjang kemarin bisa mencapai 600 orang per harinya atau meningkat sampai 15%,” tuturnya.

Menurut dia, selama libur panjang para pemudik didominasi dari daerah Jakarta dan Semarang.

“Usahanya tak berpengaruh adanya jalur tol saat libur panjang. Pasalnya banyak pemudik yang memilih jalur pantura untuk berwisata karena tidak ingin terjebak macet,” terangnya.

Namun, berbeda halnya saat di hari-hari biasa, penjualan mengalami penurunan karena pengendara memilih jalur tol karena minim kemacetan. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja
Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja
Batang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang Kembali menggelar Progam Reselensi untuk Industri Masa Depan (PRIMA) bagi 160 pelajar dari delapan SMK negeri dan swasta. Tak hanya menyiapkan calon tenaga kerja professional, namun program tersebut sebagai media untuk menggembleng mental para siswa lebih tangguh dan siap menghadapi dunia kerja.
03 Jul 2026 Jumadi 73
Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja
Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja
Batang - Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang diinisiasi Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) resmi ditutup melalui upacara closing ceremony di Taman Tematik KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (372026).
03 Jul 2026 Jumadi 30
Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri
Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri
Batang - Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang digagas KEK Industropolis Batang mulai menunjukkan dampak nyata dalam menyiapkan lulusan SMK yang siap memasuki dunia kerja. Program tersebut dinilai berhasil memperkuat link and match antara dunia pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri di kawasan Batang.
03 Jul 2026 Jumadi 27
Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial
Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial
Batang Komisi II DPRD Kabupaten Batang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan warga RT 03III Dukuh Pekuncen, Kelurahan Karangasem Utara, terkait penolakan perpanjangan masa operasional menara telekomunikasi (tower) di wilayah mereka.
03 Jul 2026 Jumadi 33
Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri
Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mengapresiasi penyelenggaraan Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang dinilai menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) vokasi yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di dunia industri. Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekda Batang Sri Purwaningsih, saat menghadiri penutupan Program PRIMA di KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (372026).
03 Jul 2026 Jumadi 32
DPRD dan Bupati Batang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp196,3 Miliar DPRD dan Bupati Batang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp196,3 Miliar
DPRD dan Bupati Batang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp196,3 Miliar
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama DPRD menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (272026).
02 Jul 2026 Jumadi 90