Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja

Jumat, 03 Juli 2026 Jumadi Dibaca 158 kali Ekonomi
Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja
Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) resmi ditutup melalui upacara closing ceremony di Taman Tematik KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang diinisiasi Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) resmi ditutup melalui upacara closing ceremony di Taman Tematik KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (372026).

Batang - Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang diinisiasi Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) resmi ditutup melalui upacara closing ceremony di Taman Tematik KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (3/7/2026).

Program tersebut menjadi salah satu upaya menyiapkan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga karakter dan mental yang kuat untuk memasuki dunia kerja. Sebanyak 160 siswa dari delapan SMK di Kabupaten Batang mengikuti pembekalan intensif selama lima hari, sejak 29 Juni hingga 3 Juli 2026, dengan melibatkan delapan tenant industri di kawasan KITB.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama KEK Industropolis Batang Indri Septa Respati mengatakan, kawasan industri memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

“Kebutuhan investor tidak hanya sebatas tersedianya infrastruktur maupun kepastian perizinan, tetapi juga tenaga kerja yang siap bekerja dan memiliki karakter yang sesuai dengan kebutuhan industri. PRIMA hadir untuk membangun mentalitas siswa agar lebih tangguh dan siap menghadapi dunia kerja setelah lulus sekolah,” jelasnya.

Ia menjelaskan, pendidikan karakter menjadi fokus utama dalam program tersebut. Hal itu dilatarbelakangi tingginya angka turnover pekerja baru di sejumlah perusahaan yang mencapai sekitar 30 persen karena belum siap menghadapi budaya kerja industri.

“Karakter menjadi bekal penting agar mereka tidak hanya diterima bekerja, tetapi juga mampu bertahan dan berkembang di lingkungan industri yang bersifat global dan multinasional. Menjadi buruh bukanlah akhir dari perjalanan karier seseorang. Justru dari posisi tersebut, setiap pekerja memiliki peluang untuk terus berkembang hingga menduduki jabatan strategis,” terangnya.

Indri Septa menyebutkan, dirinya sendiri memulai karier dari kawasan industri. Dengan pengalaman, karakter, dan kemauan belajar, seseorang bisa berkembang menjadi manajer, pimpinan perusahaan, bahkan menjadi wirausaha.

Ia juga memastikan, program PRIMA akan terus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang seiring berkembangnya kawasan industri dan meningkatnya kebutuhan tenaga kerja.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekda Batang Sri Purwaningsih mengapresiasi sinergi KITB, dunia pendidikan, serta mitra industri yang telah menyelenggarakan program tersebut. Para peserta telah melalui proses pembelajaran yang tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga membentuk kedisiplinan, etos kerja, manajemen waktu, serta kemampuan bekerja sama dalam tim.

“Resiliensi adalah kemampuan untuk bertahan, bangkit dari kegagalan, dan mampu beradaptasi di tengah perubahan. Nilai inilah yang harus dimiliki generasi muda dalam menghadapi dunia industri masa depan,” tegasnya.

Sri menegaskan, Pemkab Batang ingin memastikan lulusan SMK mampu menjadi pelaku utama pembangunan ekonomi daerah, bukan sekadar menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan kawasan industri. Program PRIMA merupakan langkah nyata untuk memperkuat link and match antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan riil dunia industri, sehingga lulusan SMK memiliki daya saing tinggi dan siap terserap pasar kerja.

Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari para orang tua peserta. Salah satunya, Evi Susilawati, warga Tosono, Kalongan, mengaku sempat merasa khawatir ketika anaknya mengikuti pembekalan yang cukup intensif.

Namun, ia tetap memberikan dukungan penuh karena meyakini pengalaman tersebut akan menjadi bekal berharga bagi masa depan anaknya.

“Sebagai orang tua tentu khawatir, tetapi saya tetap memberi semangat. Saya bangga anak saya bisa mengikuti program ini karena akan menjadi pengalaman yang sangat bermanfaat,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

SMAN 1 Bandar, Ajak Murid Baru Kembangkan Potensi Melalui Demo Ekstrakurikuler SMAN 1 Bandar, Ajak Murid Baru Kembangkan Potensi Melalui Demo Ekstrakurikuler
SMAN 1 Bandar, Ajak Murid Baru Kembangkan Potensi Melalui Demo Ekstrakurikuler
Batang - Suasana berbeda mewarnai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SMA Negeri 1 Bandar. Salah satu kegiatan yang dinantikan adalah demo ekstrakurikuler, yang menampilkan berbagai organisasi dan kegiatan pengembangan diri.
17 Jul 2026 Jumadi 18
Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun
Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun
Batang Kabupaten Batang terus membuktikan diri sebagai magnet investasi yang magnetis di Jawa Tengah. Berdasarkan hitungan mandiri sementara, realisasi investasi di Bumi Alas Roban pada Triwulan II tahun 2026 sukses menyentuh angka Rp2.316.314.589.523,00 (Rp2,3 triliun). Tak hanya membawa segar bagi roda perekonomian, capaian kuartal kedua ini juga berhasil menyerap 5.396 tenaga kerja lokal.
17 Jul 2026 Jumadi 13
Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK
Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK
Batang - Pendidikan saat ini menghadapi tantangan yang tidak hanya berkaitan dengan penguasaan materi pelajaran, tetapi juga kemampuan peserta didik untuk menampilkan potensi dirinya. Di berbagai sekolah, guru sering menemukan siswa yang memperoleh nilai akademik baik, memahami materi pelajaran, bahkan mampu menjawab soal dengan benar, tetapi memilih diam ketika diminta menjelaskan hasil pekerjaannya di depan kelas.
17 Jul 2026 Jumadi 14
Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun
Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersiap merombak total gaya belanja daerahnya. Langkah berani ini diambil demi menyembuhkan "penyakit" tahunan yang kerap melanda pengelolaan anggaran: menumpuknya proyek di akhir tahun yang berujung pada tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
16 Jul 2026 Jumadi 213
Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler
Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler
Batang - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak hanya menjadi media untuk mendekatkan siswa baru dengan seluruh warga sekolah. Namun, memberikan peluang besar bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri melalui kegiatan ekstrakurikuler, selain prestasi akademik.
16 Jul 2026 Jumadi 95
Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang
Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang
Batang - Kawasan hutan di Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, kembali menunjukkan pentingnya peran sebagai habitat keanekaragaman hayati. Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah keberadaan burung Raja Udang Kalung Biru (Alcedo euryzonaAlcedo peninsulae), satwa endemik Indonesia yang berstatus dilindungi dan sangat terancam punah.
16 Jul 2026 Jumadi 180