Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri

Jumat, 03 Juli 2026 Jumadi Dibaca 24 kali Pendidikan dan Latihan
Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri
Pj Sekda Batang Sri Purwaningsih memberikan sambutan saat menutup Program PRIMA di Taman Tematik KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mengapresiasi penyelenggaraan Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang dinilai menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) vokasi yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di dunia industri. Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekda Batang Sri Purwaningsih, saat menghadiri penutupan Program PRIMA di KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (372026).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mengapresiasi penyelenggaraan Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang dinilai menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) vokasi yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di dunia industri. Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekda Batang Sri Purwaningsih, saat menghadiri penutupan Program PRIMA di KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (3/7/2026).

Sri mengatakan, Program PRIMA merupakan bagian dari perjalanan pembangunan SDM Kabupaten Batang yang mengedepankan kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan sektor industri.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Batang, kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, instruktur, mitra industri, dan para guru yang telah mendedikasikan tenaga, waktu, serta pikirannya sehingga program ini dapat berjalan dengan lancar, aman, dan sukses,” jelasnya.

Menurutnya, selama lima hari pelaksanaan, sebanyak 160 siswa dari delapan SMK di Kabupaten Batang tidak hanya memperoleh materi di dalam kelas, tetapi juga menjalani pembentukan karakter, pembekalan mental, kedisiplinan, serta etos kerja yang menjadi kebutuhan utama industri modern.

“Istilah resiliensi yang menjadi ruh Program PRIMA memiliki makna penting sebagai kemampuan untuk bertahan, bangkit dari kegagalan, dan beradaptasi menghadapi perubahan yang sangat cepat di dunia industri. Dunia industri masa depan penuh dengan tantangan, otomatisasi, dan persaingan yang semakin ketat. Melalui program ini, kami ingin menanamkan daya tahan kepada para peserta agar mampu menghadapi berbagai tantangan tersebut,” terangnya.

Sri juga menilai para peserta merupakan aset berharga sekaligus generasi penerus yang akan menentukan masa depan pembangunan Kabupaten Batang. Karena itu, ia mengajak seluruh peserta menjadikan penutupan program bukan sebagai akhir perjalanan, melainkan titik awal untuk mengimplementasikan nilai-nilai yang telah diperoleh selama mengikuti pembekalan.

“Disiplin, manajemen waktu, kerja sama tim, kejujuran, integritas, keramahan, dan kemampuan berkomunikasi harus terus diterapkan, baik di sekolah maupun ketika memasuki dunia kerja,” tegasnya.

Menurut Sri, keberhasilan lulusan SMK tidak hanya ditentukan oleh penguasaan hard skill, tetapi juga ditopang soft skill yang kuat sehingga mampu beradaptasi dengan budaya kerja di perusahaan. Kabupaten Batang saat ini tengah berkembang menjadi salah satu pusat pertumbuhan industri strategis di Jawa Tengah. Kondisi tersebut membuka peluang kerja yang semakin luas bagi masyarakat, khususnya lulusan pendidikan vokasi.

Namun demikian, ia mengingatkan agar generasi muda Batang tidak hanya menjadi penonton di tengah pesatnya investasi yang masuk.

“Kita harus menjadi aktor utama di daerah sendiri. Pemuda-pemudi SMK Kabupaten Batang harus mampu mengisi berbagai posisi strategis di industri-industri yang terus berkembang,” ungkapnya.

Sri juga menambhakan, Program PRIMA menjadi salah satu bentuk nyata upaya pemerintah daerah dalam memperkuat link and match antara dunia pendidikan vokasi dengan kebutuhan riil dunia industri.

“Melalui sinergi tersebut, Pemkab Batang berharap lulusan SMK memiliki daya saing yang tinggi, siap bekerja, dan mampu langsung terserap oleh industri tanpa memerlukan masa adaptasi yang panjang. Program seperti ini akan terus kami dorong sebagai bagian dari upaya menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Batang,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja
Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja
Batang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang Kembali menggelar Progam Reselensi untuk Industri Masa Depan (PRIMA) bagi 160 pelajar dari delapan SMK negeri dan swasta. Tak hanya menyiapkan calon tenaga kerja professional, namun program tersebut sebagai media untuk menggembleng mental para siswa lebih tangguh dan siap menghadapi dunia kerja.
03 Jul 2026 Jumadi 50
Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja
Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja
Batang - Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang diinisiasi Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) resmi ditutup melalui upacara closing ceremony di Taman Tematik KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (372026).
03 Jul 2026 Jumadi 27
Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri
Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri
Batang - Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang digagas KEK Industropolis Batang mulai menunjukkan dampak nyata dalam menyiapkan lulusan SMK yang siap memasuki dunia kerja. Program tersebut dinilai berhasil memperkuat link and match antara dunia pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri di kawasan Batang.
03 Jul 2026 Jumadi 23
Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial
Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial
Batang Komisi II DPRD Kabupaten Batang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan warga RT 03III Dukuh Pekuncen, Kelurahan Karangasem Utara, terkait penolakan perpanjangan masa operasional menara telekomunikasi (tower) di wilayah mereka.
03 Jul 2026 Jumadi 27
DPRD dan Bupati Batang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp196,3 Miliar DPRD dan Bupati Batang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp196,3 Miliar
DPRD dan Bupati Batang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp196,3 Miliar
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama DPRD menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (272026).
02 Jul 2026 Jumadi 90
UMKM Kerupuk Usek di Batang Bertahan Tiga Dekade, Pasarkan Produk hingga Demak UMKM Kerupuk Usek di Batang Bertahan Tiga Dekade, Pasarkan Produk hingga Demak
UMKM Kerupuk Usek di Batang Bertahan Tiga Dekade, Pasarkan Produk hingga Demak
Batang - Di tengah dinamika harga bahan baku, usaha kerupuk rumahan milik Titik Tarkumi di Kebundelan, Kelurahan Karangasem Selatan, Kabupaten Batang, tetap bertahan dan berkembang. Usaha yang telah dikelola secara turun-temurun selama puluhan tahun ini mampu menyerap belasan tenaga kerja sekaligus memasok kerupuk ke berbagai daerah di Jawa Tengah.
02 Jul 2026 Jumadi 328