Kerajinan Tas Kayu Resin Bisa Jadi Buah Tangan Khas Kabupaten Batang

Jumat, 23 Oktober 2020 Jumadi Dibaca 3.738 kali IKM UKM UMKM
Kerajinan Tas Kayu Resin Bisa Jadi Buah Tangan Khas Kabupaten Batang
Batang - Kerajinan kayu dikenal di Indonesia sebagai budaya yang memiliki sejarah panjang, berbicara mengenai kerajinan tangan berbahan kayu, Indonesia merupakan daerah tropis dengan penghasil berbagai kayu yang akhirnya bisa dimanfaatkan untuk berkreasi.

Batang - Kerajinan kayu dikenal di Indonesia sebagai budaya yang memiliki sejarah panjang, berbicara mengenai kerajinan tangan berbahan kayu, Indonesia merupakan daerah tropis dengan penghasil berbagai kayu yang akhirnya bisa dimanfaatkan untuk berkreasi.

Hal ini yang dilakukan Bejo Prihatriyanto (27), Desa Kemiri Barat, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang yang memanfaatkan sisa bahan kayu dibuat menjadi tas kayu resin sejak tahun 2016.

“Pada awalnya itu, melihat sisa bahan kayu mebel bapak yang tidak terpakai banyak sekali dan dibiarkan begitu saja. Pertama iseng buat kolase lukisan terlebih dahulu, setelah itu terlintas dipikiran ide untuk membuat tas kayu tetapi dengan diberi resin untuk motifnya jadi tidak mengandalkan urat pada kayunya saja sebagai motif,” kata Bejo Prihatriyanto saat ditemui di Rumahnya, Kamis (22/10/2020).

Pertama buat untuk sendiri dan kemudian memberikan diri membuat sampel dan saya tawarkan ke Yogyakarta mereka tertarik, akhirnya saya memproduksi masal sampai sekarang.

Ia menjelaskan, langkah pembuatan tas kayu resin juga lumayan mudah, tinggal kita memilih  sisa-sisa kayu yang sering dibuat untuk mebel seperti kayu nangka, kayu jati, dan kayu sono keling, setelah itu bahan dipotong dan disusun sesuai ukuran tas.

“Kemudian motif dibuat dengan kayu yang mempunyai urat unik, celahnya diberi resin untuk mendukung motif urat kayu agar lebih bagus dan mewah, tahap akhirnya bagian tengah dipotong untuk dimasukkan bahan kain sebagai pelapis tas dan diberi pengunci tas,” imbuhnya.

Untuk pemasaran tas kayu resin ini masih di Yogyakarta tepatnya di Jalan Malioboro, di Kabupaten Batang sendiri masih sedikit yang membeli tas ini, mungkin karena belum familiar saja, tas kayu resin dijual dengan harga Rp450.000,00.

“Awal pemasaran tas kayu resin dijual dari mulut ke mulut, karena sekarang masih viralnya jualan online saya membuat akun instagram dan facebook untuk pemasaran saat ini. Omset  sebulan  mencapai Rp15.000.000,00, tetapi pada pandemi Covid-19 berkurang penghasilannya,” pungkasnya.

Diharapkan, tas kayu resin bisa menjadi barang khas Kabupaten Batang dan dapat menjadi buah tangan yang bagus untuk wisatawan luar kota. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja
Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja
Batang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang Kembali menggelar Progam Reselensi untuk Industri Masa Depan (PRIMA) bagi 160 pelajar dari delapan SMK negeri dan swasta. Tak hanya menyiapkan calon tenaga kerja professional, namun program tersebut sebagai media untuk menggembleng mental para siswa lebih tangguh dan siap menghadapi dunia kerja.
03 Jul 2026 Jumadi 94
Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja
Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja
Batang - Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang diinisiasi Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) resmi ditutup melalui upacara closing ceremony di Taman Tematik KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (372026).
03 Jul 2026 Jumadi 43
Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri
Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri
Batang - Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang digagas KEK Industropolis Batang mulai menunjukkan dampak nyata dalam menyiapkan lulusan SMK yang siap memasuki dunia kerja. Program tersebut dinilai berhasil memperkuat link and match antara dunia pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri di kawasan Batang.
03 Jul 2026 Jumadi 41
Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial
Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial
Batang Komisi II DPRD Kabupaten Batang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan warga RT 03III Dukuh Pekuncen, Kelurahan Karangasem Utara, terkait penolakan perpanjangan masa operasional menara telekomunikasi (tower) di wilayah mereka.
03 Jul 2026 Jumadi 52
Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri
Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mengapresiasi penyelenggaraan Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang dinilai menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) vokasi yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di dunia industri. Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekda Batang Sri Purwaningsih, saat menghadiri penutupan Program PRIMA di KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (372026).
03 Jul 2026 Jumadi 52
DPRD dan Bupati Batang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp196,3 Miliar DPRD dan Bupati Batang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp196,3 Miliar
DPRD dan Bupati Batang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp196,3 Miliar
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama DPRD menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (272026).
02 Jul 2026 Jumadi 98