Kerajinan Tas Kayu Resin Bisa Jadi Buah Tangan Khas Kabupaten Batang

Jumat, 23 Oktober 2020 Jumadi Dibaca 3.740 kali IKM UKM UMKM
Kerajinan Tas Kayu Resin Bisa Jadi Buah Tangan Khas Kabupaten Batang
Batang - Kerajinan kayu dikenal di Indonesia sebagai budaya yang memiliki sejarah panjang, berbicara mengenai kerajinan tangan berbahan kayu, Indonesia merupakan daerah tropis dengan penghasil berbagai kayu yang akhirnya bisa dimanfaatkan untuk berkreasi.

Batang - Kerajinan kayu dikenal di Indonesia sebagai budaya yang memiliki sejarah panjang, berbicara mengenai kerajinan tangan berbahan kayu, Indonesia merupakan daerah tropis dengan penghasil berbagai kayu yang akhirnya bisa dimanfaatkan untuk berkreasi.

Hal ini yang dilakukan Bejo Prihatriyanto (27), Desa Kemiri Barat, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang yang memanfaatkan sisa bahan kayu dibuat menjadi tas kayu resin sejak tahun 2016.

“Pada awalnya itu, melihat sisa bahan kayu mebel bapak yang tidak terpakai banyak sekali dan dibiarkan begitu saja. Pertama iseng buat kolase lukisan terlebih dahulu, setelah itu terlintas dipikiran ide untuk membuat tas kayu tetapi dengan diberi resin untuk motifnya jadi tidak mengandalkan urat pada kayunya saja sebagai motif,” kata Bejo Prihatriyanto saat ditemui di Rumahnya, Kamis (22/10/2020).

Pertama buat untuk sendiri dan kemudian memberikan diri membuat sampel dan saya tawarkan ke Yogyakarta mereka tertarik, akhirnya saya memproduksi masal sampai sekarang.

Ia menjelaskan, langkah pembuatan tas kayu resin juga lumayan mudah, tinggal kita memilih  sisa-sisa kayu yang sering dibuat untuk mebel seperti kayu nangka, kayu jati, dan kayu sono keling, setelah itu bahan dipotong dan disusun sesuai ukuran tas.

“Kemudian motif dibuat dengan kayu yang mempunyai urat unik, celahnya diberi resin untuk mendukung motif urat kayu agar lebih bagus dan mewah, tahap akhirnya bagian tengah dipotong untuk dimasukkan bahan kain sebagai pelapis tas dan diberi pengunci tas,” imbuhnya.

Untuk pemasaran tas kayu resin ini masih di Yogyakarta tepatnya di Jalan Malioboro, di Kabupaten Batang sendiri masih sedikit yang membeli tas ini, mungkin karena belum familiar saja, tas kayu resin dijual dengan harga Rp450.000,00.

“Awal pemasaran tas kayu resin dijual dari mulut ke mulut, karena sekarang masih viralnya jualan online saya membuat akun instagram dan facebook untuk pemasaran saat ini. Omset  sebulan  mencapai Rp15.000.000,00, tetapi pada pandemi Covid-19 berkurang penghasilannya,” pungkasnya.

Diharapkan, tas kayu resin bisa menjadi barang khas Kabupaten Batang dan dapat menjadi buah tangan yang bagus untuk wisatawan luar kota. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 66
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 101
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 155
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 81
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 131
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 146