Pelopor Mainan Miniatur Excavator Kayu Ada di Desa Siwatu Batang

Rabu, 14 Oktober 2020 Jumadi Dibaca 2.206 kali IKM UKM UMKM
Pelopor Mainan Miniatur Excavator Kayu Ada di Desa Siwatu Batang
Batang - Permainan tradisional dengan menggunakan bahan kayu sudah jarang dijumpai pada jaman milenial saat ini, rata-rata permainan sekarang banyak menggunakan kecanggihan teknologi. Tetapi tidak dengan Pemilik Perajin Mainan Amat Kadir Jaelani (40), Dukuh Kijingan, Desa Siwatu, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang.

Batang - Permainan tradisional dengan menggunakan bahan kayu sudah jarang dijumpai pada jaman milenial saat ini, rata-rata permainan sekarang banyak menggunakan kecanggihan teknologi. Tetapi tidak dengan Pemilik Perajin Mainan Amat Kadir Jaelani (40), Dukuh Kijingan, Desa Siwatu, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang.

“Pada awalnya saya menggeluti dunia perajin mainan sejak tahun 2016, pertama kali mempunyai ide untuk membuat mainan sendiri pada saat kondisi ekonomi yang sulit dan situasi itu membuat saya berfikir keras untuk membuat kreasi baru, dengan melihat youtube permainan kesehatan, tetapi saya tidak menyalinnya bahkan membuat kreasi baru dengan membuat mainan miniatur excavator kayu,” kata Amat Kadir Jaelani saat ditemui di Rumahnya, Rabu (14/10/2020).

Ia menjelaskan, cara pembuatannya cukup mudah dengan memanfaatkan 70% yang ada disekitar kita dengan bahan utama kayu pelu yang dipotong sesuai kebutuhan bahan diantaranya untuk membuat badan excavator, membuat tuas utama excavator, membuat bucket excavator dan kemudi excavator, kemudian bahan direkatkan per bagian dan dilakukan pengecatan,

Setelah itu masuk ke perakitan dengan memakai sistem hidrolik tanpa listrik melainkan menggunakan selang-selang dan suntikan yang berisikan air, dan langkah selanjutnya pemasangan atau penyambungan selang ke suntikan yang menguhubungkan miniatur excavator dan kemudi, kemudian di uji coba agar kinerja mainan miniatur excavator kayu sesuai yang diinginkan.

“Per unit mainan miniatur excavator kayu dijual dengan harga Rp300.000,00 untuk seller dan konsumen langsung diberikan harga Rp500.000,00, pemasaran mainan miniatur excavator kayu menggunakan media online seperti facebook,” terangnya.

Pemesanan mainan miniatur excavator kayu sudah masuk bagian seluruh pulau Indonesia diantaranya Pulau Jawa, Pulau Sumatra, Pulau Kalimantan dan Pulau Papua juga pernah, untuk omset dalam satu bulan jika ramai pesanan bisa mencapai Rp300.000.000,00.

Diharapkan, perajin mainan tradisional masih banyak yang bertahan dengan perkembangan teknologi seperti sekarang, diperlukan ide kreatif untuk menciptakan permainan baru yang tradisional tetapi juga terlihat modern karena untuk menarik minat anak-anak milenial. MC Batang, Jateng /Roza/Jumadi

Berita Lainnya

Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja
Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja
Batang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang Kembali menggelar Progam Reselensi untuk Industri Masa Depan (PRIMA) bagi 160 pelajar dari delapan SMK negeri dan swasta. Tak hanya menyiapkan calon tenaga kerja professional, namun program tersebut sebagai media untuk menggembleng mental para siswa lebih tangguh dan siap menghadapi dunia kerja.
03 Jul 2026 Jumadi 150
Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja
Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja
Batang - Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang diinisiasi Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) resmi ditutup melalui upacara closing ceremony di Taman Tematik KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (372026).
03 Jul 2026 Jumadi 68
Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri
Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri
Batang - Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang digagas KEK Industropolis Batang mulai menunjukkan dampak nyata dalam menyiapkan lulusan SMK yang siap memasuki dunia kerja. Program tersebut dinilai berhasil memperkuat link and match antara dunia pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri di kawasan Batang.
03 Jul 2026 Jumadi 61
Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial
Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial
Batang Komisi II DPRD Kabupaten Batang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan warga RT 03III Dukuh Pekuncen, Kelurahan Karangasem Utara, terkait penolakan perpanjangan masa operasional menara telekomunikasi (tower) di wilayah mereka.
03 Jul 2026 Jumadi 83
Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri
Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mengapresiasi penyelenggaraan Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang dinilai menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) vokasi yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di dunia industri. Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekda Batang Sri Purwaningsih, saat menghadiri penutupan Program PRIMA di KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (372026).
03 Jul 2026 Jumadi 86
DPRD dan Bupati Batang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp196,3 Miliar DPRD dan Bupati Batang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp196,3 Miliar
DPRD dan Bupati Batang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp196,3 Miliar
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama DPRD menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (272026).
02 Jul 2026 Jumadi 111