Tazakka Terapkan Protap, untuk Pastikan Santri Bebas Covid-19

Minggu, 06 September 2020 Jumadi Dibaca 869 kali Kesehatan
Tazakka Terapkan Protap, untuk Pastikan Santri Bebas Covid-19
Batang - Pondok Modern (PM) Tazakka melaksanakan sejumlah pemeriksaan terhadap para santri baru sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar selama berada dalam pondok.

Batang - Pondok Modern (PM) Tazakka melaksanakan sejumlah pemeriksaan terhadap para santri baru sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar selama berada dalam pondok.

Pemeriksaan dilakukan secara bergelombang sehingga tidak menimbulkan kerumunan dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Sebanyak 598 santri dari berbagai daerah di Nusantara maupun Negara tetangga wajib mengikuti Protokol ketetapan (Protap) yang diketahui oleh pihak Pemerintah Kabupaten Batang dan Polres Batang untuk memastikan terbebas dari pandemi Covid-19.

PM Tazakka melakukan sejumlah Protap dan telah dibuat simulasinya oleh Dinas Kesehatan dan Polres Batang.

“Protap itu berisi tentang setiap santri wajib melakukan karantina mandiri sebelum berangkat ke pondok dan melakukan rapid test di daerah masing-masing,” kata Kepala Bagian Tazakka Medical Center (TMC), Ustaz Tony Kuswoyo, saat mendampingi para santri  menjalani pemeriksaan kesehatan di Gedung Indonesia PM. Tazakka, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Minggu, (6/9/2020).

Lebih lanjut, ia menerangkan, jika terindikasi reaktif otomatis santri tidak dapat melanjutkan perjalanan ke pondok. Kemudian segera melakukan tindakan medis oleh pihak terkait.

Bagi santri non reaktif bisa melanjutkan perjalanan ke pondok dengan mengikuti Protap yang ditentukan.

“Begitu sampai, tas dan barang bawaan para santri disemprot cairan disinfektan. Pemeriksaan lain yaitu kakak-kakak kelas menggeledah isi tas para santri untuk memastikan tidak terdapat barang elektronik dan lainnya yang masuk ke dalam pondok,” tegasnya.

Pemeriksaan berikutnya berfokus pada kesehatan para santri dengan diminta menunjukkan surat pernyataan karantina mandiri bermaterai dan hasil rapid test non reaktif.

“Mereka diperiksa kesehatan secara umum oleh dokter, meliputi wawancara selama melakukan karantina mandiri 14 hari di kediamannya. Proses selanjutnya santri menjalani karantina selama tujuh hari,” katanya.

Ia menambahkan, selama protokol kesehatan dilakukan dengan benar, mengikuti arahan Pemkab Batang Insya Allah semua akan berjalan secara baik.

“Mari kita bersama berdoa dan menjalankan protokol kesehatan dengan maksimal karena saat ini semua pihak berada pada situasi yang sulit, supaya ikut meminimalkan penyebaran Covid-19,” imbaunya.

Sementara itu, salah satu santri, Royan dari Kabupaten Pekalongan, mengutarakan perasaannya lebih tenang karena setelah dilakukan rapid test hasilnya negatif, sehingga nantinya dapat mengikuti kegiatan pembelajaran selama berada di pondok.

“Saya sudah ikut rapid test hasilnya non reaktif, karantina mandiri 14 hari di rumah. Tadi juga ditanya sama Bu dokter beraktivitas di mana saja, melaksanakan ibadah salat di rumah atau masjid dan pernah bepergian keluar kota atau tidak,” bebernya.

Kedua orang tuanya pun berpesan tetap mematuhi protap PM Tazakka, mengikuti protokol kesehatan, menjaga kesehatan tubuh dan rajin belajar. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah
Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah
Batang -  Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Sri Purwaningsih, secara resmi membuka Festival UMKM Kabupaten Batang yang dipusatkan di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (10102026).
10 Okt 2026 Jumadi 23
Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya
Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya
Batang - Perkembangan perekonomian di Indonesia tidak dapat terlepas dari peran aktif koperasi. Maka Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Daerah Batang yang menjadi salah satu ujung tombak perkoperasian, senantiasa memberikan teladan terhadap kehadiran Koperasi Desa Merah Putih, agar memiliki prinsip senada yakni menyejahterakan anggotanya.
10 Okt 2026 Jumadi 23
Dinkes Batang Umumkan Hasil Uji Laboratorium Kasus Keracunan MBG di Bawang Dinkes Batang Umumkan Hasil Uji Laboratorium Kasus Keracunan MBG di Bawang
Dinkes Batang Umumkan Hasil Uji Laboratorium Kasus Keracunan MBG di Bawang
Batang Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang mengumumkan hasil pemeriksaan laboratorium terkait kasus dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kantor Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Jumat (9102026).
09 Okt 2026 Jumadi 973
DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026 DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026
DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026
Batang DPRD Kabupaten Batang memberikan sejumlah catatan dan evaluasi terhadap Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026.  Catatan tersebut mencakup penataan kegiatan aspirasi DPRD, pemenuhan belanja wajib, pengelolaan aset kendaraan dinas, hingga klaim biaya penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
09 Okt 2026 Jumadi 205
DPUPR Batang Targetkan Pembangunan Jembatan dan Infrastruktur Rampung Pertengahan Desember 2026 DPUPR Batang Targetkan Pembangunan Jembatan dan Infrastruktur Rampung Pertengahan Desember 2026
DPUPR Batang Targetkan Pembangunan Jembatan dan Infrastruktur Rampung Pertengahan Desember 2026
Batang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang terus mempercepat pembangunan jembatan dan infrastruktur daerah. Sejumlah proyek yang dibiayai melalui anggaran perubahan ditargetkan rampung pada pertengahan Desember 2026.
09 Okt 2026 Jumadi 258
Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya
Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya
Batang Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang, mengimbau peternak sapi perah untuk mewaspadai penyakit brucellosis yang dapat menyebabkan keguguran pada ternak dan berpotensi menular kepada manusia. Penyakit tersebut menjadi perhatian karena dapat berdampak pada produktivitas ternak, termasuk produksi susu. Brucellosis merupakan penyakit zoonosis, yakni penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.
09 Okt 2026 Jumadi 258