Panen Bawang Putih di Batang Berkontribusi Swasembada Pangan Nasional

Minggu, 23 Agustus 2020 Jumadi Dibaca 1.645 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Panen Bawang Putih di Batang Berkontribusi Swasembada Pangan Nasional
Batang - Kementerian Pertanian menargetkan dalam jangka empat tahun ke depan, Indonesia sudah harus bisa berswasembada bawang putih.

Batang - Kementerian Pertanian menargetkan dalam jangka empat tahun ke depan, Indonesia sudah harus bisa berswasembada bawang putih.

Program perluasan Iahan maupun produksi bawang putih lokal terus digenjot untuk mengurangi ketergantungan impor.

“Kebutuhan bawang putih kita sebanyak 500 ribu ton. Namun hasil produksi secara nasional hanya 88 ribu ton. Jadi sangat kekurangan sekali. untuk itu kita genjot dengan program perluasan area tanam," kata Direktur Perbenihan Hortikultura Ir Sukarman usai panen bawang putih di Dukuh Sigemplong, Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Sabtu (22/8/2020).

Ia juga mengatakan, Kabupaten Batang sebagai sentra bawang putih sangat membantu memenuhi kebutuhan secara nasional.

"Panen bawang putih di Kabupaten Batang sangat luar biasa, hasil bawangnya masuk kategori besar. Maka diharapkan bisa berkontribusi nyata untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri," katanya.

Kalau untuk swasembada bawang putih dalam negeri membutuhkan luasan lahan sekitar 70.000 hektar,  lanjutnya.

Adapun di tahun 2019 pertanian kita hanya mampu produksi sekitar 88.000 ton dengan luasan lahan 12.000 hektar, sehingga kebutuhannya masih kurang.

"Kita masih butuh 5 kali lipat untuk membuka lahan kalau untuk swasembada bawang putih," jelasnya

Jawa Tengah merupakan sentra bawang putih terbesar di Indonesia, yang ditanam dibeberapa kabupaten, seperti Kabupaten Temanggung, Magelang, Karanganyar, Semarang, Wonosobo, Tegal dan Batang.

"Di tahun 2020 Kementerian Pertanian menargetkan 102 ribu ton, sebagai upaya, kita terus kembangkan kawasan baru diberbagi wilayah seperti Sumatra. Oleh karena itu panen bawang putih kita utamakan sebagai benih untuk tanam berikutnya,"katanya.

Sementara, Wakil Bupati Batang Suyono mengatakan, Untuk lahan komoditas tanaman bawang putih di Kabupaten Batang ada sekitar 105 hektar yang berada di Kecamatan Bawang dan Kecamatan Reban.

"Target kita dalam luasan tanam 1 hektar bisa produksi 7 ton bawang putih, tapi pada panen kali ini mampu produksi 17 ton per hektar," tuturnya.

Dengan hasil produksi tanaman bawang yang sangat bagus dan pasti  hasilnya berlipat ganda. Karena dengan tanah yang subur dan ada pendampingan dari pertanian.

"Tanam bawang putih sudah dijamin dengan harga Rp10.000 per kilonya dan  tidak ada penurunan harga saat panen. Karena pemerintah memerintahkan menanam dengan diberi bibit dan hasil panennya langsung dibeli oleh tengkulak yang sudah bekerja sama dengan pemerintah," pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni
Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni
Batang - Kegiatan Wonotunggal Expo yang merupakan rintisan dari Pagelaran Seni Sanggar Merti Desa digelar dalam rangka gelar budaya yang secara rutin setiap tahunnya. Gelaran ini merupakan upaya untuk meningkatkan geliat UMKM Di Kabupaten Batang pada umumnya dan khususnya Kecamatan Wonotunggal.
26 Ags 2026 Jumadi 57
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Batang - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Batang menggelar upacara peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026). Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil, Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan."
26 Ags 2026 Jumadi 147
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono meminta anggota Pramuka untuk menjadi generasi yang cerdas, tangguh, dan kreatif agar mampu menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Pesan tersebut disampaikan Suyono saat menjadi pembina upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026).
26 Ags 2026 Jumadi 136
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Batang - Kardus bekas bertuliskan penggalangan donasi memutar pelan di tengah lingkaran ratusan anak. Jemari-jemari kecil bergantian memasukkan lembaran rupiah, bahkan ada yang merelakan celengan yang mereka rawat bertahun-tahun demi meringankan beban korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).
26 Ags 2026 Jumadi 65
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Batang - Musim kemarau di Kabupaten Batang tak hanya membawa hawa kering, tetapi juga ancaman nyata bagi para petani: pergerakan hama tikus yang mulai bergerilya di sejumlah sentra pertanian. Kendati demikian, Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan (Dispaperta) Kabupaten Batang memastikan bahwa hingga pertengahan Agustus 2026, kondisi di lapangan masih aman dan belum ada tanaman yang sampai mengalami puso atau gagal panen.
26 Ags 2026 Jumadi 212
Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS
Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS
Batang - Pemandangan barisan truk besar yang parkir berderet di sekitar Exit Tol Kandeman masih jadi pemandangan sehari-hari. Berhentinya armada bongkar muat ini tak sekadar membikin estetika gerbang masuk Kabupaten Batang tampak semrawut, tetapi juga mengancam ketertiban jalan. Rencana Pemkab Batang menyulap kawasan tersebut menjadi kantong parkir resmi pun harus jalan di tempat lantaran terganjal lahan.
26 Ags 2026 Jumadi 74