Batang - Pimpinan Yayasan Ar-Raudloh KH. M. Saefuddin Zuhri bersama para ustaz dan ustazah SDIT Ar-Raudloh menyambangi salah satu santrinya, Risky yang menjadi korban ledakan petasan saat Idulfitri lalu.
Batang - Pimpinan Yayasan Ar-Raudloh KH. M.
Saefuddin Zuhri bersama para ustaz dan ustazah SDIT Ar-Raudloh menyambangi
salah satu santrinya, Risky yang menjadi korban ledakan petasan saat Idulfitri
lalu.
“Kami bersilaturahim sekaligus mendoakan langsung
Ananda Risky agar cepat pulih,†kata KH. M. Saefuddin Zuhri, usai
bersilaturahim di kediaman Ananda Risky, Proyonanggan, Kabupaten Batang, Sabtu
(13/6/2020).
Di kesempatan ini, lanjut KH. Saefuddin, kami pun
memberikan santunan dari para ustaz dan ustazah sebagai bentuk kepedulian
kepada santri yang mengalami musibah.
“Semoga Ananda Risky semakin baik dan dikaruniakan
kesembuhan, sehingga dapat menjadi anak saleh yang membahagiakan kedua orang
tua serta bisa mewujudkan cita-citanya untuk berbakti bagi agama, nusa dan
bangsa,†harapnya.
Sementara, Ahmad Afandi, orang tua dari Risky
mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada putranya.
Ia menceritakan, telah 15 hari anaknya mengalami
musibah ledakan petasan saat mencari kucing kesayangannya bersama kawan
sepermainan.
“Ledakan mengakibatkan luka pada wajah dan tangan.
Tak berpikir panjang saya langsung membawanya ke Rumah Sakit untuk langsung
dioperasi, dan alhamdulillah setelah dicek lukanya bisa cepat kering, ini semua
berkat pertolongan Allah Ta’ala sehingga mempercepat proses penyembuhan,â€
katanya.
Dia menambahkan, meskipun sedang menjalani masa
penyembuhan, namun Ananda Risky tetap bersemangat menghafal ayat-ayat suci
Alquran yang menentramkan hati.
“Saya juga mengucapkan terima kasih atas santunan
yang diberikan pihak Yayasan Ar-Raudlhoh, semoga menjadikan pahala dan mendapat
ridho Allah Ta’ala,†pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)