Batang - Menuju tatanan hidup baru atau New Normal, Pemerintah Kabupaten Batang mengapresiasi langkah Polres Batang yang membentuk kampung siaga Covid-19.
Batang - Menuju tatanan hidup baru atau New Normal, Pemerintah Kabupaten Batang mengapresiasi
langkah Polres Batang yang membentuk kampung siaga Covid-19.
"Saya apresiasi Polres Batang yang inisiasi
Kampung Siaga Covid-19, Maka Pemkab
Batang melombakan dan memberikan reward bagi desa yang terbaik," Kata Bupati
Batang Wihaji usai meresmikan Kampung Siaga di Desa Kepuh, Kecamatan Limpung,
Kabupaten Batang, Rabu (3/6/2020).
Benteng yang paling tepat saat ini untuk mencegah
penyebaran Covid-19 yakni memberdayakan masyarakat desa, karena desa memiliki
kekuatan gotong royong lebih kuat.
"Tinggal kita memikirkan stimulus dan pengelolannya,
peran aktif dari warga agar didorong untuk membentuk Desa Siaga,"
tuturnya.
Sementara, Kapolres Batang AKBP Abdul Waras
mengatakan, tujuan membentuk Kampung Siaga Covid-19 untuk menanamkan semangat
pencegahan di level desa. Karena desa adalah kekuatan dasar kita dalam berperan
aktif.
Ia berharap, masyarakat ikut aktif cegah penyebaran
virus Corona. Karena tanpa peran aktif masyarakat upaya Pemerintah akan sia-sia.
Polres Batang melalui Polsek dan Babhinkamtibmas
sudah membentuk Kampung siaga Covid-19 di 12 Polsek di 15 Kecamatan dengan 25 Desa.
"Kampung Siaga ada posko Covid-19 yang dijaga
relawan 24 jam di pintu masuk desa, sarana portal agar keluar masuknya warga
bisa diketahui, thermo gun untuk mengecek
suhu badan," jelasnya.
Dijelaskannya, Posko Covid -19 di desa langkah
mendisiplinkan warga, karena para relawan menegur warga keluar rumah yang tidak
sesuai protokol kesehatan, seperti mewajibkan memakai masker dan cuci tangan.
Tidak hanya itu , desa juga menyediakan wisma isolasi
untuk para pemudik atau saudara yang datang dari zona merah.
"Penyemprotan disinfektan terus berkelanjutan
seperti di tempat ibadah, fasilitas umum
dan menyedikan tempat cuci tangan dengan air yang mengalir dan Hand
Sanitizer," ungkapnya.
Ia juga menambahkan, bahwa kampung Covid-19 sebaai
langkah bersama untuk memasuki tatanan hidup baru atau New Normal dengan
kebiasaan dan perilaku yang baru berbasis pada adaptasi untuk membudayakan
perilaku hidup bersih dan sehat. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)