Batang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang upayakan bank darah tetap terjaga dalam memenuhi kebutuhan darah untuk masyarakat di masa pandemi Covid-19.
Batang
- Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang upayakan bank darah tetap
terjaga dalam memenuhi kebutuhan darah untuk masyarakat di masa pandemi
Covid-19.
“Selama
pandemi Covid-19 minat warga untuk mendonorkan darahnya di PMI Kabupaten Batang
sangat berkurang. Untuk menarik minat bagi pendonor darah, kami bagikan paket
sembako.†Kata Kepala Laboratorium UTD PMI Kabupaten Batang Suruhatun
Isbandiyah saat diwawancarai di Kantor Unit PMI Kabupaten Batang, Rabu
(3/6/2020).
Donor
tidak berpengaruh terhadap Covid-19, karena penularannya tidak melalui darah.
“Untuk
stok aman kantong darah di PMI Kabupaten Batang
harus ada 60 kantong darah per hari. Stok sekarang kritis, tetapi masih
mencukupi untuk 3 hari kedepan. Sekarang seharinya hanya ada 30 kantong darah.â€
jelasnya.
Dijelaskannya,
pendonor sendiri mengalami penurunan kurang lebih 40% akibat pandemi Covid-19,
pada bulan puasa kemarin lebih parah lagi sampai 50% penurunannya. Jumlah
penurunan pendonor sendiri dikarenakan mobil keliling kita tidak dapat
beroperasi jadi kita mengandalkan pendonor yang ke kantor PMI Kabupaten Batang.
Stok
darah PMI Kabupaten Batang untuk tanggal 1 Juni 2020 untuk golongan darah lengkap
A ada 8 kantong , B ada 19 kantong , O ada 25 kantong , dan AB ada 6 kantong.
Ia
berharap, masyarakat Kabupaten Batang dapat sukarela mendonorkan darahnya agar
dapat membantu kebutuhan stok darah untuk di distribusikan ke Rumah Sakit yang
ada di seluruh Kabupaten Batang. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi).