Batang - Satu kasus pertama warga Batang yang terpapar Covid-19 meninggal dunia di Rumah Sakit Moewardi Solo, Minggu (19/4/2020).
Batang - Satu kasus pertama warga Batang yang
terpapar Covid-19 meninggal dunia di Rumah Sakit Moewardi Solo, Minggu
(19/4/2020).
Jenazah warga Batang tersebut berasal dari Kecamatan
Limpung, Hal tersebut disampaikan Bupati
Batang Wihaji saat konferensi pers di Posko Gugus Tugas Percepatan dan
Penanganan Covid-19 Kabupaten Batang, Selasa (21/4/2020).
"Sebelum meninggal dunia pernah di rawat di
Rumah Sakit swasta di Batang selama dua hari, dinyatakan Pasien Dalam Pemantauan
(PDP) dengan hasil rapid testnya negatif," jelasnya.
Namun setelah di rujuk ke Rumah Sakit Moewardi Solo
selama dua hari menghembuskan nafas terakhir, dengan status PDP karena hasil
test swab nya belum turun. Sehingga jenazah di pulangkan ke Limpung.
"Karena jenazah merupakan pasien PDP maka
pemakamnya sesuai standar kesehatan," terangnya.
Untuk riwayat bepergianya, ia pernah bolak balik ke
luar kota yang dinyatakan zona merah.
"Kita masih tracking mulai hari ini, baik di
Rumah Sakit swasta yang menangani, ataupun keluarganya untuk di test rapid, karena
hasil swabnya baru turun Senin, (20/4/2020)," tambahnya.
Untuk kasus pasien di Batang, PDP positif sudah ada lima orang, satu orang meninggal dunia, adapun untuk ODP sebanyak
577 orang, dimana 113 diantaranya masih dalam pemantaun sedangkan 464 selesai
menjalani pemantauan. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi).