Tradisi Nyadran Roban Timur Jadi Wujud Syukur Nelayan atas Hasil Laut

Minggu, 28 Juni 2026 Jumadi Dibaca 448 kali Seni dan Budaya
Tradisi Nyadran Roban Timur Jadi Wujud Syukur Nelayan atas Hasil Laut
Sejumlah warga mengikuti tradisi nyadran sedekah laut di pesisir Dusun Roban Timur, Desa Sengon, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang.
Batang - Puluhan kapal nelayan dari Roban Timur berlayar menuju tengah laut untuk melarungkan sesaji dalam tradisi Nyadran atau Sedekah Laut yang digelar di pesisir Dusun Roban Timur, Desa Sengon, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Minggu (2862026).

Batang - Puluhan kapal nelayan dari Roban Timur berlayar menuju tengah laut untuk melarungkan sesaji dalam tradisi Nyadran atau Sedekah Laut yang digelar di pesisir Dusun Roban Timur, Desa Sengon, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Minggu (28/6/2026).

Tradisi tahunan yang telah diwariskan secara turun-temurun tersebut menjadi simbol rasa syukur masyarakat nelayan atas hasil laut yang melimpah sekaligus harapan agar aktivitas melaut senantiasa diberikan keselamatan dan keberkahan.

Sejak pagi, masyarakat memadati kawasan pesisir untuk mengikuti rangkaian kegiatan. Puluhan kapal yang telah dihias beriringan menuju perairan Laut Jawa sambil membawa sesaji yang kemudian dilarungkan sebagai bagian dari prosesi adat.

Ketua Panitia Pesta Rakyat Nelayan Roban Timur, Abdul Hakim mengatakan tradisi Nyadran merupakan warisan leluhur yang terus dilestarikan oleh masyarakat pesisir sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Allah SWT atas rezeki yang diberikan melalui hasil laut.

“Tradisi Nyadran atau Sedekah Laut ini sudah ada sejak sebelum kita ada. Ini merupakan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT yang telah melimpahkan karunia-Nya berupa hasil laut yang produktif dan menjadi sumber penghidupan masyarakat nelayan,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga memperkuat kebersamaan masyarakat nelayan dalam menjaga tradisi yang telah menjadi identitas Roban Timur selama bertahun-tahun.

Abdul Hakim berharap, rasa syukur yang diwujudkan melalui tradisi Sedekah Laut dapat membawa keberkahan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan di masa mendatang.

“Mudah-mudahan melalui ungkapan rasa syukur ini masyarakat Roban Timur semakin sejahtera. Namun kesejahteraan itu juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan instansi terkait agar kehidupan nelayan semakin baik,” harapnya.

Ia menjelaskan, nelayan Roban Timur setiap hari menggantungkan penghidupan dari hasil tangkapan ikan yang kemudian didistribusikan melalui Tempat Pelelangan Ikan (TPI) sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, sistem pelelangan tersebut memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas harga hasil tangkapan sekaligus menjamin kualitas produksi perikanan yang dipasarkan kepada masyarakat.

“Dari retribusi yang diperoleh melalui TPI, harapannya dapat dikelola dan dikembalikan lagi kepada masyarakat untuk mendukung kesejahteraan nelayan, menjaga kestabilan harga, serta meningkatkan kualitas hasil tangkapan. Selain prosesi larung sesaji, rangkaian Nyadran juga diisi dengan doa bersama serta pesta rakyat yang diikuti masyarakat setempat. Tradisi tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antarnelayan sekaligus menjaga nilai-nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun,” terangnya.

Pemkab Batang terus mendukung pelestarian tradisi budaya masyarakat pesisir sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah. Tradisi Sedekah Laut tidak hanya menjadi bentuk pelestarian adat istiadat, tetapi juga berpotensi menjadi daya tarik wisata budaya yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat pesisir.

Sementara itu, Camat Subah M. Yasin mengapresiasi kerukunan warga yang tetap swadaya menguri-uri budaya leluhur yang sudah dijalankan bertahun-tahun. Adanya tradisi ini dapat memberikan keberkahan bagi nelayan roban timur atas hasil tangkapan ikannya dari hasil laut.

“Melalui penyelenggaraan Nyadran setiap tahun, diharapkan semangat gotong royong, rasa syukur, serta kepedulian terhadap kelestarian sumber daya laut dapat terus terjaga, sehingga sektor perikanan di Kabupaten Batang semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat nelayan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit
Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit
Batang - SMA Negeri 1 Bandar bersama Puskesmas Bandar 1 menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini diikuti oleh siswa dan para guru, dengan tujuan memastikan kondisi kesehatan dan mengidentifikasi penyakit tidak menular.
06 Okt 2026 Jumadi 128
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 154
Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti
Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti
Batang - Keluarga Muhammad Raeza Afkarian (3), bocah asal Desa Kemesu, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, akhirnya meluruskan simpang siur informasi yang viral di media sosial terkait dugaan penanganan korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
06 Okt 2026 Jumadi 172
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 165
Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD
Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD
Batang - Roda keberuntungan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Batang resmi berputar per 1 Oktober 2026. Dari total 2.824 pegawai yang diangkat pada 2025 lalu, kini tersisa 2.752 orang yang masuk dalam usulan perpanjangan kontrak. Sebanyak 72 posisi resmi tereliminasi dari daftar. Penyusutan jumlah ini bukan semata-mata karena sanksi atau hasil evaluasi kinerja yang buruk.
06 Okt 2026 Jumadi 123
DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda
DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda
Batang  - Atlet bulu tangkis di eks-Karesidenan Pekalongan kembali mendapat panggung untuk unjuk kebolehan dengan berkompetisi di ajang Kejuaraan DPRD Cup 2026, yang diinisiasi oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Batang. Potensi atlet terus dioptimalkan oleh PBSI Batang dengan memberikan ruang bagi pebulu tangkis pra dini hingga remaja, mengingat kesempatan yang masih terbuka lebar nantinya untuk mengikuti ajang di tingkat provinsi maupun nasional.
05 Okt 2026 Jumadi 195