Tradisi Nyadran Roban Timur Jadi Wujud Syukur Nelayan atas Hasil Laut

Minggu, 28 Juni 2026 Jumadi Dibaca 290 kali Seni dan Budaya
Tradisi Nyadran Roban Timur Jadi Wujud Syukur Nelayan atas Hasil Laut
Sejumlah warga mengikuti tradisi nyadran sedekah laut di pesisir Dusun Roban Timur, Desa Sengon, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang.
Batang - Puluhan kapal nelayan dari Roban Timur berlayar menuju tengah laut untuk melarungkan sesaji dalam tradisi Nyadran atau Sedekah Laut yang digelar di pesisir Dusun Roban Timur, Desa Sengon, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Minggu (2862026).

Batang - Puluhan kapal nelayan dari Roban Timur berlayar menuju tengah laut untuk melarungkan sesaji dalam tradisi Nyadran atau Sedekah Laut yang digelar di pesisir Dusun Roban Timur, Desa Sengon, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Minggu (28/6/2026).

Tradisi tahunan yang telah diwariskan secara turun-temurun tersebut menjadi simbol rasa syukur masyarakat nelayan atas hasil laut yang melimpah sekaligus harapan agar aktivitas melaut senantiasa diberikan keselamatan dan keberkahan.

Sejak pagi, masyarakat memadati kawasan pesisir untuk mengikuti rangkaian kegiatan. Puluhan kapal yang telah dihias beriringan menuju perairan Laut Jawa sambil membawa sesaji yang kemudian dilarungkan sebagai bagian dari prosesi adat.

Ketua Panitia Pesta Rakyat Nelayan Roban Timur, Abdul Hakim mengatakan tradisi Nyadran merupakan warisan leluhur yang terus dilestarikan oleh masyarakat pesisir sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Allah SWT atas rezeki yang diberikan melalui hasil laut.

“Tradisi Nyadran atau Sedekah Laut ini sudah ada sejak sebelum kita ada. Ini merupakan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT yang telah melimpahkan karunia-Nya berupa hasil laut yang produktif dan menjadi sumber penghidupan masyarakat nelayan,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga memperkuat kebersamaan masyarakat nelayan dalam menjaga tradisi yang telah menjadi identitas Roban Timur selama bertahun-tahun.

Abdul Hakim berharap, rasa syukur yang diwujudkan melalui tradisi Sedekah Laut dapat membawa keberkahan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan di masa mendatang.

“Mudah-mudahan melalui ungkapan rasa syukur ini masyarakat Roban Timur semakin sejahtera. Namun kesejahteraan itu juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan instansi terkait agar kehidupan nelayan semakin baik,” harapnya.

Ia menjelaskan, nelayan Roban Timur setiap hari menggantungkan penghidupan dari hasil tangkapan ikan yang kemudian didistribusikan melalui Tempat Pelelangan Ikan (TPI) sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, sistem pelelangan tersebut memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas harga hasil tangkapan sekaligus menjamin kualitas produksi perikanan yang dipasarkan kepada masyarakat.

“Dari retribusi yang diperoleh melalui TPI, harapannya dapat dikelola dan dikembalikan lagi kepada masyarakat untuk mendukung kesejahteraan nelayan, menjaga kestabilan harga, serta meningkatkan kualitas hasil tangkapan. Selain prosesi larung sesaji, rangkaian Nyadran juga diisi dengan doa bersama serta pesta rakyat yang diikuti masyarakat setempat. Tradisi tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antarnelayan sekaligus menjaga nilai-nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun,” terangnya.

Pemkab Batang terus mendukung pelestarian tradisi budaya masyarakat pesisir sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah. Tradisi Sedekah Laut tidak hanya menjadi bentuk pelestarian adat istiadat, tetapi juga berpotensi menjadi daya tarik wisata budaya yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat pesisir.

Sementara itu, Camat Subah M. Yasin mengapresiasi kerukunan warga yang tetap swadaya menguri-uri budaya leluhur yang sudah dijalankan bertahun-tahun. Adanya tradisi ini dapat memberikan keberkahan bagi nelayan roban timur atas hasil tangkapan ikannya dari hasil laut.

“Melalui penyelenggaraan Nyadran setiap tahun, diharapkan semangat gotong royong, rasa syukur, serta kepedulian terhadap kelestarian sumber daya laut dapat terus terjaga, sehingga sektor perikanan di Kabupaten Batang semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat nelayan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Batang Night Carnival, Suguhkan Budaya Lokal Berbalut Gemerlap Cahaya Batang Night Carnival, Suguhkan Budaya Lokal Berbalut Gemerlap Cahaya
Batang Night Carnival, Suguhkan Budaya Lokal Berbalut Gemerlap Cahaya
Batang - Puncak peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Batang menyuguhkan tampilan spektakuler yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena bertabur cahaya. Untuk pertama kalinya Batang Night Carnival bertajuk "Shining Together" digelar, menciptakan suasana malam akhir pekan yang terasa lebih hidup dengan tampilan gemerlap cahaya dari 25 kontingen lewat keunikan masing-masing di sepanjang Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2282026) malam.
22 Ags 2026 Jumadi 86
Serikat Pekerja Yih Quan Gelar Festival Pertama, Tebar Hadiah Motor Hingga Libatkan UMKM Serikat Pekerja Yih Quan Gelar Festival Pertama, Tebar Hadiah Motor Hingga Libatkan UMKM
Serikat Pekerja Yih Quan Gelar Festival Pertama, Tebar Hadiah Motor Hingga Libatkan UMKM
Batang - Suasana peringatan HUT Ke-81 RI di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) mendadak riuh dan penuh warna. Ratusan buruh tampak antusias memadati area acara, melepaskan penat rutinitas pabrik demi merayakan hari kemerdekaan bersama sesama rekan kerja.
22 Ags 2026 Jumadi 75
Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi membuka Gerakan Pengumpulan Sumbangan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang Tahun 2026 pada Jumat 21 Agustus 2026. Penggalangan dana publik yang berlangsung hingga 21 November 2026 ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0736Batang, Letkol Inf. Didik Sudarmawan, selaku Ketua Umum Panitia.
22 Ags 2026 Jumadi 61
Ketika Budaya, Galangan Kapal, dan Generasi Muda Menyatu di Batang Night Carnival 2026 Ketika Budaya, Galangan Kapal, dan Generasi Muda Menyatu di Batang Night Carnival 2026
Ketika Budaya, Galangan Kapal, dan Generasi Muda Menyatu di Batang Night Carnival 2026
Batang - Gelap malam di Jalan Veteran, Kabupaten Batang, mendadak sirna berganti kerlip cahaya dan riuk parade. Gemerlap lampu, gaun-gaun karnaval megah, serta derap langkah 20 kontingen sukses mengubah jalanan kota menjadi panggung pertunjukan terbuka yang menyedot perhatian ribuan pasang mata.
22 Ags 2026 Jumadi 67
Ribuan Warga Saksikan Batang Night Carnival, Jadi Momentum Kemerdekaan Berbeda Ribuan Warga Saksikan Batang Night Carnival, Jadi Momentum Kemerdekaan Berbeda
Ribuan Warga Saksikan Batang Night Carnival, Jadi Momentum Kemerdekaan Berbeda
Batang - Ribuan warga memadati sepanjang Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang untuk menyaksikan Batang Night Carnival dalam rangka Memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Antusiasme masyarakat terlihat sejak sebelum acara dimulai. Warga memenuhi sepanjang jalur yang menjadi lokasi pelaksanaan karnaval untuk melihat beragam atraksi dari para peserta.
22 Ags 2026 Jumadi 82
Kembangkan Branding Desa Kecepak Peduli Sampah melalui Media Sosial Kembangkan Branding Desa Kecepak Peduli Sampah melalui Media Sosial
Kembangkan Branding Desa Kecepak Peduli Sampah melalui Media Sosial
Batang Pemanfaatan media sosial sebagai sarana penyebaran informasi menjadi salah satu upaya yang dilakukan Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Semarang Prodi Informasi dan Humas Rosita Mevia Putri untuk mendukung komunikasi dan publikasi di Desa Kecepak. Melalui program kerja multidisiplin, mahasiswa mengembangkan branding Desa Kecepak Peduli Sampah dengan mengoptimalkan media sosial Instagram dan media informasi sebagai sarana edukasi mengenai kepedulian terhadap sampah.
21 Ags 2026 Jumadi 100