Produksi Masker Massal untuk Lawan Covid-19

Jumat, 03 April 2020 Jumadi Dibaca 1.511 kali IKM UKM UMKM
Produksi Masker Massal untuk Lawan Covid-19
Batang - Melihat pandemi Covid-19 yang merajalela disertai minimnya Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker karena peningkatan kebututuhan dan harga jual yang makin melangit, menginisiasi para alumni pelatihan keterampilan menjahit untuk beramal melalui kompetensinya.

Batang - Melihat pandemi Covid-19 yang merajalela disertai minimnya Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker karena peningkatan kebututuhan dan harga jual yang makin melangit, menginisiasi para alumni pelatihan keterampilan menjahit untuk beramal melalui kompetensinya.

Salah satu alumni pelatihan menjahit Hendi Prayogi mengatakan, dirinya bersama sejumlah teman berinisiatif memproduksi masker secara massal, untuk dibagikan gratis kepada masyarakat Batang yang membutuhkan, di tengah pandemi Covid-19.

Proses menjahit masker dikerjakan selama tiga hari, per harinya bisa menghasilkan 40 lembar.

“Di musim sekarang ini orang merasa khawatir sama penyakit Covid-19, jadi kami menyumbangkan masker yang ikhlas muncul dari hati teman-teman semua, untuk mereka yang membutuhkan,” kata Hendi usai menjahit masker di Balai Latihan Kerja Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batang, Kamis (2/4/2020).

Dijelaskannya, saat ini harga masker cenderung lebih mahal dibandingkan masa-masa sebelum munculnya pandemi Covid-19.

“Sekarang bisa mencapai Rp10.000,00 bahkan lebih, sedangkan harga terendah antara Rp6.000,00-Rp7.000,00 per lembarnya,” tuturnya.

Ia berharap, di saat wabah Covid-19 yang melanda seluruh belahan dunia, masyarakat Kabupaten Batang harus meningkatkan imunitas, selalu menjaga kesehatan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Jangan lupa untuk memakai masker saat keluar rumah untuk melakukan aktivitas yang sangat penting, dengan tetap menjaga jarak aman atau Physical Distancing,” terangnya.

Sementara, instruktur keterampilan menjahit Nanik Ismiati mengatakan, semangat berbagi dari para alumni mendapat apresiasi dari semua pihak. Berawal dari ajakan beberapa alumni, akhirnya ada 12 orang yang bersedia untuk mendedikasikan dirinya menjahit masker secara gratis.

“Setiap harinya mereka ditarget harus bisa menghasilkan 200 lembar masker, tapi ada juga yang menyelesaikannya di rumah selama tiga hari, ada yang bawa 30 atau 40 lembar lalu disetorkan, sampai terkumpul 700 lembar,” paparnya.

Saat ini para alumni sedang mempersiapkan diri untuk memproduksi 400 lembar masker dan akan didistribusikan kepada petugas yang pekerjaannya rawan terpapar kuman, bakteri dan kuman.

“Rata-rata mereka sudah mempunyai pekerjaan sebagai penjahit rumahan atau konveksi. Tapi karena memiliki jiwa sosial yang tinggi dan didorong keinginan kuat untuk beramal, jadi di sela-sela kesibukannya tetap bersemangat membuatkan masker agar warga Batang terhindar dari pandemi Covid-19,” tandasnya.

Nanik mengharapkan,bersemangat belajar, untuk meningkatkan kompetensi dan memiliki kepekaan terhadap lingkungan ketika ada wabah atau bencana apapun.

“Kita sebagai sesama manusia harus peka, misalnya seperti sekarang ini ada wabah Covid-19 yang membutuhkan banyak masker. Bagi yang sudah mahir menjahit otomatis kan harus membuatkan masker untuk dibagikan kepada warga yang membutuhkan,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni
Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni
Batang - Kegiatan Wonotunggal Expo yang merupakan rintisan dari Pagelaran Seni Sanggar Merti Desa digelar dalam rangka gelar budaya yang secara rutin setiap tahunnya. Gelaran ini merupakan upaya untuk meningkatkan geliat UMKM Di Kabupaten Batang pada umumnya dan khususnya Kecamatan Wonotunggal.
26 Ags 2026 Jumadi 46
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Batang - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Batang menggelar upacara peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026). Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil, Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan."
26 Ags 2026 Jumadi 106
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono meminta anggota Pramuka untuk menjadi generasi yang cerdas, tangguh, dan kreatif agar mampu menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Pesan tersebut disampaikan Suyono saat menjadi pembina upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026).
26 Ags 2026 Jumadi 115
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Batang - Kardus bekas bertuliskan penggalangan donasi memutar pelan di tengah lingkaran ratusan anak. Jemari-jemari kecil bergantian memasukkan lembaran rupiah, bahkan ada yang merelakan celengan yang mereka rawat bertahun-tahun demi meringankan beban korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).
26 Ags 2026 Jumadi 60
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Batang - Musim kemarau di Kabupaten Batang tak hanya membawa hawa kering, tetapi juga ancaman nyata bagi para petani: pergerakan hama tikus yang mulai bergerilya di sejumlah sentra pertanian. Kendati demikian, Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan (Dispaperta) Kabupaten Batang memastikan bahwa hingga pertengahan Agustus 2026, kondisi di lapangan masih aman dan belum ada tanaman yang sampai mengalami puso atau gagal panen.
26 Ags 2026 Jumadi 182
Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS
Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS
Batang - Pemandangan barisan truk besar yang parkir berderet di sekitar Exit Tol Kandeman masih jadi pemandangan sehari-hari. Berhentinya armada bongkar muat ini tak sekadar membikin estetika gerbang masuk Kabupaten Batang tampak semrawut, tetapi juga mengancam ketertiban jalan. Rencana Pemkab Batang menyulap kawasan tersebut menjadi kantong parkir resmi pun harus jalan di tempat lantaran terganjal lahan.
26 Ags 2026 Jumadi 61