Warga Memburu Buah Lokal untuk Tangkal Covid-19

Minggu, 22 Maret 2020 Jumadi Dibaca 1.390 kali Kesehatan
Warga Memburu Buah Lokal untuk Tangkal Covid-19
Batang - Mewabahnya Covid-19 di Indonesia, tak membuat warga takut beraktivitas atau hanya sekedar keluar rumah. Mereka justru membentengi diri dengan banyak mengkonsumsi buah-buahan lokal, untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Batang - Mewabahnya Covid-19 di Indonesia, tak membuat warga takut beraktivitas atau hanya sekedar keluar rumah. Mereka justru membentengi diri dengan banyak mengkonsumsi buah-buahan lokal, untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Salah satu pembeli, Nia mengutarakan, hampir tiap pekan membeli buah-buahan untuk dikonsumsi dirinya sekeluarga. Merebaknya Covid-19 di dunia tidak perlu membuat takut, namun harus meningkatkan kewaspadaan. Salah satunya adalah memperbanyak konsumsi buah dan sayur, selain menjaga kebersihan diri dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun atau cairan antiseptik.

“Kalau masa-masa seperti sekarang, apalagi sedang ada wabah Covid-19 ditambah saja dengan porsi makan buah dan sayurnya. Untuk menangkal supaya tubuh tidak terpapar virus,  harus memperbanyak jumlah buah yang mengandung vitamin C dibanding konsumsi sehari-hari,” kata Nia saat membeli buah di kawasan kios buah Jalan Dr. Wahidin Kabupaten Batang, Sabtu (21/3/2020).

Menurutnya, karena tubuh membutuhkan asupan gizi dan vitamin yang cukup, meskipun harganya naik, tidak menjadi masalah. Yang terpenting adalah tubuh menjadi sehat dan terhindar dari Covid-19 dan virus lainnya.

“Perbanyak makan buah dan sayur, karena virusnya lagi di mana-mana. Kita ketemu banyak orang, jadi lindungi diri sendiri dengan makanan bergizi dan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat,” tambahnya.

Sementara, Anto pedagang buah mengatakan, wabah Covid-19 membuat buah-buahan impor kini makin terbatas jumlahnya, sehingga menyebabkan buah lokal mengalami kenaikan harga.

“Sejak dua minggu lalu saat Covid-19 mulai mewabah di Indonesia, buah impor seperti anggur dan apel agak susah didapat,” jelasnya.

Dijelakannya, saat ini buah lokal cenderung mengalami kenaikan di antaranya jeruk Brastagi Medan semula dengan harga Rp20.000,00 menjadi Rp28.000,00, melon dengan harga Rp12.000,00 menjadi Rp17.000,00 per kilogram.

“Untuk buah-buahan yang masih stabil yaitu buah naga dengan harga Rp10.000,00 dan jambu biji merah dengan harga Rp7.000,00 per kilogram,” terangnya.

Ia menambahkan, mewabahnya Covid-19 membuat pendapatannya berkurang. Omzet pun mengalami penurunan hingga 30%.

“Covid-19 sedang merajalela, jadi masyarakat Batang harus banyak makan buah terutama yang banyak mengandung vitamin C, untuk daya tahan tubuh bagus,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Tampil di Karnaval SCTV, Siti Badriah Terharu dengan Antusiasme Penonton Warga Batang Tampil di Karnaval SCTV, Siti Badriah Terharu dengan Antusiasme Penonton Warga Batang
Tampil di Karnaval SCTV, Siti Badriah Terharu dengan Antusiasme Penonton Warga Batang
Batang Penyanyi dangdut Siti Badriah mengaku terkesan dengan antusiasme masyarakat saat tampil dalam hari pertama Karnaval SCTV di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (10102026).
10 Okt 2026 Jumadi 184
Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya
Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya
Batang - Perkembangan perekonomian di Indonesia tidak dapat terlepas dari peran aktif koperasi. Maka Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Daerah Batang yang menjadi salah satu ujung tombak perkoperasian, senantiasa memberikan teladan terhadap kehadiran Koperasi Desa Merah Putih, agar memiliki prinsip senada yakni menyejahterakan anggotanya.
10 Okt 2026 Jumadi 163
Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah
Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah
Batang -  Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Sri Purwaningsih, secara resmi membuka Festival UMKM Kabupaten Batang yang dipusatkan di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (10102026).
10 Okt 2026 Jumadi 197
Suguhan Rasa dan Hiburan Bintang Lima, Jalan Veteran Batang Disulap Jadi Lautan Manusia Suguhan Rasa dan Hiburan Bintang Lima, Jalan Veteran Batang Disulap Jadi Lautan Manusia
Suguhan Rasa dan Hiburan Bintang Lima, Jalan Veteran Batang Disulap Jadi Lautan Manusia
Batang - Aroma rempah yang menggugah selera dan riuh alunan musik nasional menyatu di sepanjang Jalan Veteran, Sabtu 10 Oktober 2026. Akhir pekan warga Batang kali ini terasa jauh dari kata biasa. Berdampingan langsung dengan kemeriahan panggung hiburan Karnaval SCTV, hajatan Karnaval Kuliner dan Festival UMKM Batang 2026 resmi dibuka.
10 Okt 2026 Jumadi 170
Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya
Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya
Batang Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang, mengimbau peternak sapi perah untuk mewaspadai penyakit brucellosis yang dapat menyebabkan keguguran pada ternak dan berpotensi menular kepada manusia. Penyakit tersebut menjadi perhatian karena dapat berdampak pada produktivitas ternak, termasuk produksi susu. Brucellosis merupakan penyakit zoonosis, yakni penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.
09 Okt 2026 Jumadi 371
DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026 DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026
DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026
Batang DPRD Kabupaten Batang memberikan sejumlah catatan dan evaluasi terhadap Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026.  Catatan tersebut mencakup penataan kegiatan aspirasi DPRD, pemenuhan belanja wajib, pengelolaan aset kendaraan dinas, hingga klaim biaya penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
09 Okt 2026 Jumadi 294