Warga Memburu Buah Lokal untuk Tangkal Covid-19

Minggu, 22 Maret 2020 Jumadi Dibaca 1.387 kali Kesehatan
Warga Memburu Buah Lokal untuk Tangkal Covid-19
Batang - Mewabahnya Covid-19 di Indonesia, tak membuat warga takut beraktivitas atau hanya sekedar keluar rumah. Mereka justru membentengi diri dengan banyak mengkonsumsi buah-buahan lokal, untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Batang - Mewabahnya Covid-19 di Indonesia, tak membuat warga takut beraktivitas atau hanya sekedar keluar rumah. Mereka justru membentengi diri dengan banyak mengkonsumsi buah-buahan lokal, untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Salah satu pembeli, Nia mengutarakan, hampir tiap pekan membeli buah-buahan untuk dikonsumsi dirinya sekeluarga. Merebaknya Covid-19 di dunia tidak perlu membuat takut, namun harus meningkatkan kewaspadaan. Salah satunya adalah memperbanyak konsumsi buah dan sayur, selain menjaga kebersihan diri dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun atau cairan antiseptik.

“Kalau masa-masa seperti sekarang, apalagi sedang ada wabah Covid-19 ditambah saja dengan porsi makan buah dan sayurnya. Untuk menangkal supaya tubuh tidak terpapar virus,  harus memperbanyak jumlah buah yang mengandung vitamin C dibanding konsumsi sehari-hari,” kata Nia saat membeli buah di kawasan kios buah Jalan Dr. Wahidin Kabupaten Batang, Sabtu (21/3/2020).

Menurutnya, karena tubuh membutuhkan asupan gizi dan vitamin yang cukup, meskipun harganya naik, tidak menjadi masalah. Yang terpenting adalah tubuh menjadi sehat dan terhindar dari Covid-19 dan virus lainnya.

“Perbanyak makan buah dan sayur, karena virusnya lagi di mana-mana. Kita ketemu banyak orang, jadi lindungi diri sendiri dengan makanan bergizi dan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat,” tambahnya.

Sementara, Anto pedagang buah mengatakan, wabah Covid-19 membuat buah-buahan impor kini makin terbatas jumlahnya, sehingga menyebabkan buah lokal mengalami kenaikan harga.

“Sejak dua minggu lalu saat Covid-19 mulai mewabah di Indonesia, buah impor seperti anggur dan apel agak susah didapat,” jelasnya.

Dijelakannya, saat ini buah lokal cenderung mengalami kenaikan di antaranya jeruk Brastagi Medan semula dengan harga Rp20.000,00 menjadi Rp28.000,00, melon dengan harga Rp12.000,00 menjadi Rp17.000,00 per kilogram.

“Untuk buah-buahan yang masih stabil yaitu buah naga dengan harga Rp10.000,00 dan jambu biji merah dengan harga Rp7.000,00 per kilogram,” terangnya.

Ia menambahkan, mewabahnya Covid-19 membuat pendapatannya berkurang. Omzet pun mengalami penurunan hingga 30%.

“Covid-19 sedang merajalela, jadi masyarakat Batang harus banyak makan buah terutama yang banyak mengandung vitamin C, untuk daya tahan tubuh bagus,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

1.926 Warga Batang Terima BLT DBHCHT, Dinsos Pastikan Bantuan Tepat Sasaran 1.926 Warga Batang Terima BLT DBHCHT, Dinsos Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
1.926 Warga Batang Terima BLT DBHCHT, Dinsos Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Sosial (Dinsos) kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) Tahun 2026 kepada para pekerja dan pelaku usaha sektor tembakau.
24 Jun 2026 Jumadi 65
Sempat Terdampak Pemadaman Listrik, Panitia SPMB Pastikan Data Aman Sempat Terdampak Pemadaman Listrik, Panitia SPMB Pastikan Data Aman
Sempat Terdampak Pemadaman Listrik, Panitia SPMB Pastikan Data Aman
Batang - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Batang tetap berjalan lancar, meski sempat terdampak pemadaman listrik, Selasa 23 Juni 2026, selama satu jam. Hal ini menjadi perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat, untuk memastikan keamanan data calon siswa, saat terjadi pemadaman listrik, sawaktu-waktu.
24 Jun 2026 Jumadi 116
BPJPH Gelar Sosialisasi WHO, Edukasikan Kewajiban Sertifikasi Halal secara Nasional BPJPH Gelar Sosialisasi WHO, Edukasikan Kewajiban Sertifikasi Halal secara Nasional
BPJPH Gelar Sosialisasi WHO, Edukasikan Kewajiban Sertifikasi Halal secara Nasional
Batang - Sosialisasi pembentukan ekosistem halal adalah upaya pemerintah daerah dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk menciptakan rantai pasok halal terintegrasi. Hal ini mencakup sertifikasi UMKM, wisata ramah muslim, hingga kantinrumah potong hewan halal guna meningkatkan daya saing ekonomi daerah.
24 Jun 2026 Jumadi 48
Libur Sekolah, Wabup Batang Evaluasi Perizinan dan Sanitasi Program MBG Libur Sekolah, Wabup Batang Evaluasi Perizinan dan Sanitasi Program MBG
Libur Sekolah, Wabup Batang Evaluasi Perizinan dan Sanitasi Program MBG
Batang Masa libur sekolah menjadi momentum krusial bagi Pemerintah Kabupaten Batang untuk membenahi karut-marut pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Satgas MBG Kabupaten Batang membidik evaluasi total terhadap operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mulai dari masalah perizinan, standar sanitasi, hingga penghentian operasional belasan unit SPPG.
23 Jun 2026 Jumadi 165
Siswa Talasemia di Batang Mulai Diakomodasi Lewat Jalur Afirmasi Disabilitas Siswa Talasemia di Batang Mulai Diakomodasi Lewat Jalur Afirmasi Disabilitas
Siswa Talasemia di Batang Mulai Diakomodasi Lewat Jalur Afirmasi Disabilitas
Batang Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Kabupaten Batang mengapresiasi kebijakan baru dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang mulai mengakomodasi siswa penderita talasemia melalui jalur afirmasi disabilitas fisik tak tampak.
23 Jun 2026 Jumadi 102
Maksimalkan Layanan SIM Keliling, Satlantas Batang Manfaatkan Ruang Publik Maksimalkan Layanan SIM Keliling, Satlantas Batang Manfaatkan Ruang Publik
Maksimalkan Layanan SIM Keliling, Satlantas Batang Manfaatkan Ruang Publik
Batang - Satlantas Polres Batang memaksimalkan layanan perpanjangan SIM Keliling dengan menyasar sejumlah titik ruang publik, untuk mendekatkan dan mempercepat proses pelayanan. Bagi masyarakat yang telah habis masa berlaku SIM-nya, dapat memanfaatkan layanan perpanjangan secara jemput bola, yang terkoneksi dalam satu tempat.
23 Jun 2026 Jumadi 86