Batang - Bupati Batang Wihaji mengatakan, berdasarkan prakiraan cuaca, hujan dengan itensitas tinggi akan berlangsung hingga 2 Maret 2020 mendatang. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan untuk tetap waspada dan berhati-hati, karena bencana tidak bisa kita prediksi," Kata Bupati Batang Wihaji saat ditemui, Rabu (26/2/2020) di Kabupaten Batang.
Batang - Bupati Batang Wihaji mengatakan,
berdasarkan prakiraan cuaca, hujan dengan itensitas tinggi akan berlangsung
hingga 2 Maret 2020 mendatang. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan untuk
tetap waspada dan berhati-hati, karena bencana tidak bisa kita prediksi,"
Kata Bupati Batang Wihaji saat ditemui, Rabu (26/2/2020) di Kabupaten Batang.
Bencana banjir yang terjadi pada Senin (24/2/2020)
kemarin, pihak Pemerintah Kabupaten Batang sudah mulai melakukan fase
pembersihan lokasi-lokasi yang mengalami banjir, di samping melanjutkan
penyediaan pelayanan kesehatan, fogging dan pemberian pasokan logistik, serta
menyediakan makan pagi sebanyak 2100 nasi bungkus.
"Untuk warga terdampak banjir kemarin, Pemkab
Batang bersama TNI, Polri dan masyarakat membantu mengirimkan logistik berupa
bahan mentah sebanyak 2 kali pengiriman dan mendirikan dapur umum di titik
lokasi banjir," jelasnya.
Sementara, Kepala Pelaksnana BPBPD Kabupaten Batang
Ulul Azmi menjelaskan, dari data yang tercatat oleh BPBD ada 10 desa dan
keluarahan yang terdampak banjir, dengan jumlah total rumah 959 dari Kepala
Keluarga 1.706, total jiwa terdampak 3.905.
“Dengan data rincian untuk Kelurahan Watesalit
jumlah rumah terdampak 140, Kepala Keluarga 150 dengan total jiwa terdampak 500
orang.†terangnya.
Kelurahan Proyonanggan Tengah jumlah rumah terdampak
124, Kepala Keluarga 145 dengan total jiwa terdampak 500 orang. Kelurahan
Proyonanggan Utara jumlah rumah terdampak 60, Kepala Keluarga 70 dengan total jiwa
terdampak 275 orang.
"BPBD Kabupaten Batang pun telah membuka
Posko Siaga Bencana, yang siap menerima aduan masyarakat selama 24 jam,"
pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)