Pelatihan Penanganan Kegawatdaruratan untuk Petugas UKS

Selasa, 11 Februari 2020 Jumadi Dibaca 1.377 kali Kesehatan
Pelatihan Penanganan Kegawatdaruratan untuk Petugas UKS
Batang - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang menggelar Pelatihan Kegawatdaruratan bagi para petugas dan guru Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) tingkat Taman Kanak-kanak, dengan pembekalan pengetahuan kesehatan di aula Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Selasa (11/2/2020).

Batang - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang menggelar Pelatihan Kegawatdaruratan bagi para petugas dan guru Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) tingkat Taman Kanak-kanak, dengan pembekalan pengetahuan kesehatan di aula Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Selasa (11/2/2020).

Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Batang, Muthmainah mengatakan, para guru dan petugas UKS juga dibekali materi tentang jenis-jenis penyakit yang sering terjadi di sekolah serta pencegahannya.

“Kami mengundang dokter untuk menyampaikan cara penanganannya jika ada anak yang jatuh atau mengalami kecelakaan saat berada di lingkungan sekolah,” jelasnya.

Dijelaskannya, anak-anak merupakan agen perubahan perilaku yang luar biasa. Para guru dibekali materi tentang dunia kesehatan dan pembiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), agar peran UKS dapat bermanfaat bagi warga sekolah.

“Tujuan awal kami adalah perubahan perilaku anak-anak menjadi lebih baik. Ketika mereka jadi lebih sehat, sekolahnya juga sehat, sumber daya manusia (SDM) Kabupaten Batang menjadi lebih unggul,” terangnya.

Sementara, Kepala Instalasi Gawat Darurat RSUD Batang, dr. Alfian Wirawan dalam paparannya menyampaikan, kemampuan awal SDM, sangat penting dalam penanganan kegawatdaruratan yang sering terjadi di lingkungan sekolah, karena dapat meringankan penanganan lanjutan oleh pihak medis.

“Untuk menunjang penanganan awal yang tepat, pihak UKS harus selalu mempersiapkan beberapa peralatan kesehatan dasar seperti kain kasa dan peralatan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). Tujuannya untuk mencegah timbulnya kondisi yang memburuk saat perpindahan penanganan ke pihak medis,” pungkasnya.

Selain kemampuan penanganan terhadap anak yang mengalami kecelakaan, pihak UKS juga diberikan materi dan praktik tentang penanganan kegawatdaruratan jika terjadi pada orang dewasa.

“Misalnya pada orang pingsan bahkan digigit ular, sehingga penanganannya tepat dan tidak panik, karena sudah tahu tata caranya,” tuturnya.

Untuk penanganan gigitan ular, lanjutnya, dinilai sangat penting, karena banyak orang salah kaprah dalam menanganinya dan jika terjadi kesalahan, justru akan memperparah kondisi korban. “Kita akan berikan penanganan yang tepat, supaya racun tidak semakin menyebar,” tambahnya.

Ia menghimbau, kepada guru maupun petugas UKS, jika terjadi kecelakaan atau kegawatdaruratan hindari kepanikan, tindakan cepat tepat dan akurat akan mempermudah petugas kesehatan untuk melakukan tindakan medis selanjutnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

1.926 Warga Batang Terima BLT DBHCHT, Dinsos Pastikan Bantuan Tepat Sasaran 1.926 Warga Batang Terima BLT DBHCHT, Dinsos Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
1.926 Warga Batang Terima BLT DBHCHT, Dinsos Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Sosial (Dinsos) kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) Tahun 2026 kepada para pekerja dan pelaku usaha sektor tembakau.
24 Jun 2026 Jumadi 90
Sempat Terdampak Pemadaman Listrik, Panitia SPMB Pastikan Data Aman Sempat Terdampak Pemadaman Listrik, Panitia SPMB Pastikan Data Aman
Sempat Terdampak Pemadaman Listrik, Panitia SPMB Pastikan Data Aman
Batang - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Batang tetap berjalan lancar, meski sempat terdampak pemadaman listrik, Selasa 23 Juni 2026, selama satu jam. Hal ini menjadi perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat, untuk memastikan keamanan data calon siswa, saat terjadi pemadaman listrik, sawaktu-waktu.
24 Jun 2026 Jumadi 138
BPJPH Gelar Sosialisasi WHO, Edukasikan Kewajiban Sertifikasi Halal secara Nasional BPJPH Gelar Sosialisasi WHO, Edukasikan Kewajiban Sertifikasi Halal secara Nasional
BPJPH Gelar Sosialisasi WHO, Edukasikan Kewajiban Sertifikasi Halal secara Nasional
Batang - Sosialisasi pembentukan ekosistem halal adalah upaya pemerintah daerah dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk menciptakan rantai pasok halal terintegrasi. Hal ini mencakup sertifikasi UMKM, wisata ramah muslim, hingga kantinrumah potong hewan halal guna meningkatkan daya saing ekonomi daerah.
24 Jun 2026 Jumadi 69
Libur Sekolah, Wabup Batang Evaluasi Perizinan dan Sanitasi Program MBG Libur Sekolah, Wabup Batang Evaluasi Perizinan dan Sanitasi Program MBG
Libur Sekolah, Wabup Batang Evaluasi Perizinan dan Sanitasi Program MBG
Batang Masa libur sekolah menjadi momentum krusial bagi Pemerintah Kabupaten Batang untuk membenahi karut-marut pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Satgas MBG Kabupaten Batang membidik evaluasi total terhadap operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mulai dari masalah perizinan, standar sanitasi, hingga penghentian operasional belasan unit SPPG.
23 Jun 2026 Jumadi 189
Siswa Talasemia di Batang Mulai Diakomodasi Lewat Jalur Afirmasi Disabilitas Siswa Talasemia di Batang Mulai Diakomodasi Lewat Jalur Afirmasi Disabilitas
Siswa Talasemia di Batang Mulai Diakomodasi Lewat Jalur Afirmasi Disabilitas
Batang Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Kabupaten Batang mengapresiasi kebijakan baru dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang mulai mengakomodasi siswa penderita talasemia melalui jalur afirmasi disabilitas fisik tak tampak.
23 Jun 2026 Jumadi 114
Maksimalkan Layanan SIM Keliling, Satlantas Batang Manfaatkan Ruang Publik Maksimalkan Layanan SIM Keliling, Satlantas Batang Manfaatkan Ruang Publik
Maksimalkan Layanan SIM Keliling, Satlantas Batang Manfaatkan Ruang Publik
Batang - Satlantas Polres Batang memaksimalkan layanan perpanjangan SIM Keliling dengan menyasar sejumlah titik ruang publik, untuk mendekatkan dan mempercepat proses pelayanan. Bagi masyarakat yang telah habis masa berlaku SIM-nya, dapat memanfaatkan layanan perpanjangan secara jemput bola, yang terkoneksi dalam satu tempat.
23 Jun 2026 Jumadi 101