Workshop Kaidah Penulisan Cagar Budaya

Kamis, 30 Januari 2020 Jumadi Dibaca 928 kali Seni dan Budaya
Workshop Kaidah Penulisan Cagar Budaya
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang mengelar Workshop Penulisan Karya Ilmiah Tentang Cagar Budaya, dengan menghadirkan pemateri yang kompeten, supaya dapat membimbing para guru menemukan formula tepat, dalam meramu sebuah karya tulis yang edukatif kepada peserta didiknya di Hotel Dewi Ratih, Kabupaten Batang, Kamis (30/1/2020).

Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang mengelar Workshop Penulisan Karya Ilmiah Tentang Cagar Budaya, dengan menghadirkan pemateri yang kompeten, supaya dapat membimbing para guru menemukan formula tepat, dalam meramu sebuah karya tulis yang edukatif kepada peserta didiknya di Hotel Dewi Ratih, Kabupaten Batang, Kamis (30/1/2020).

Workshop itu merupakan langkah awal yang harus ditempuh para pendamping, agar menghasilkan sesuai kaidah-kaidah penulisan karya tulis ilmiah tentang benda cagar budaya yang tersebar di seluruh Kabupaten Batang.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Batang Kustantinah mengatakan, setelah tata cara penulisan diberikan oleh para pemateri, guru pendamping akan menyampaikan kepada anak didik, untuk diikutkan dalam lomba karya tulis ilmiah. Dari 56 SMA/SMK/MA akan diseleksi dan yang memenuhi syarat diikutkan dalam perlombaan tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Kustantinah mengharapkan, para guru pendamping mampu mengarahkan anak didiknya betapa Kabupaten Batang merupakan cagar budaya terbesar, yang perlu digali potensinya, melalui hasil karya tulis ilmiah.

“Selama ini tidak semua guru mengetahui secara detail tentang kekayaan cagar budaya yang beragam, maka workhop ini bisa membangkitkan semangat mereka untuk membimbing anak didiknya menggali potensi Kabupaten Batang, dengan data dan fakta yang akurat,” terangnya.

Sementara itu, pemateri dari Universitas Negeri Semarang (Unnes), Sabit Azinar Ahmad mengatakan, dalam penulisan karya tulis ilmiah tentang benda cagar budaya, para guru pendamping harus mengetahui dulu azas yang benar serta menaatinya sesuai kaidah yang ditentukan.

“Membuat karya ilmiah harus dilakukan secara terperinci, mulai dari mengumpulkan informasi awal, membuat kerangka sampai menulis hingga menjadi karya tulis yang benar,” tuturnya.

Intinya, lanjut dia, mereka harus mampu meramu sumber informasi supaya menjadi karya tulis yang menarik banyak orang.

“Kalaupun dari internet sebetulnya boleh, asalkan sumbernya dari jurnal ilmiah. Banyak artikel ilmiah di internet, boleh diambil dari situ, artinya untuk memudahkan referensi tapi dari sumber terpercaya, seperti Google Scholar, Cambridge Journal, Oxford Journal dan lain-lain,” tambahnya.

Menurutnya, Kabupaten Batang memiliki banyak peninggalan, tapi dari sisi pengemasan informasi benda cagar budaya masih kurang maksimal.

Ia berharap, pengemasan yang baik bertujuan agar keterbacaannya menjadi lebih tinggi. Hasil akhir dari lomba karya tulis ilmiah ini bagaimana para pelajar mengemas cagar budaya yang ada di Kabupaten Batang secara populer agar masyarakat tertarik untuk membacanya.

Untuk mempopulerkan hasil karya tulis ilmiah harus diintegerasikan dengan teknologi informasi, agar pengemasannya lebih inovatif, sehingga benda cagar budaya di Kabupaten Batang terdokumentasi hingga masa depan.

Turut hadir Ufi Saraswati dari Unnes, yang juga ikut mengambil bagian sebagai pemateri, agar para guru mampu menghasilkan anak-anak didik berkualitas ketika berkecimpung dalam dunia karya tulis ilmiah.

Perempuan yang berhasil membukukan keanekaragaman benda cagar budaya di Kabupaten Batang itu menyarankan, penulisan pendahuluan hendaknya tidak terlalu melebar, agar tidak mengurangi inti pembahasan materi pada bagian isi karya tulis. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 126
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 150
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 160
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 104
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 66
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 87