Workshop Kaidah Penulisan Cagar Budaya

Kamis, 30 Januari 2020 Jumadi Dibaca 967 kali Seni dan Budaya
Workshop Kaidah Penulisan Cagar Budaya
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang mengelar Workshop Penulisan Karya Ilmiah Tentang Cagar Budaya, dengan menghadirkan pemateri yang kompeten, supaya dapat membimbing para guru menemukan formula tepat, dalam meramu sebuah karya tulis yang edukatif kepada peserta didiknya di Hotel Dewi Ratih, Kabupaten Batang, Kamis (30/1/2020).

Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang mengelar Workshop Penulisan Karya Ilmiah Tentang Cagar Budaya, dengan menghadirkan pemateri yang kompeten, supaya dapat membimbing para guru menemukan formula tepat, dalam meramu sebuah karya tulis yang edukatif kepada peserta didiknya di Hotel Dewi Ratih, Kabupaten Batang, Kamis (30/1/2020).

Workshop itu merupakan langkah awal yang harus ditempuh para pendamping, agar menghasilkan sesuai kaidah-kaidah penulisan karya tulis ilmiah tentang benda cagar budaya yang tersebar di seluruh Kabupaten Batang.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Batang Kustantinah mengatakan, setelah tata cara penulisan diberikan oleh para pemateri, guru pendamping akan menyampaikan kepada anak didik, untuk diikutkan dalam lomba karya tulis ilmiah. Dari 56 SMA/SMK/MA akan diseleksi dan yang memenuhi syarat diikutkan dalam perlombaan tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Kustantinah mengharapkan, para guru pendamping mampu mengarahkan anak didiknya betapa Kabupaten Batang merupakan cagar budaya terbesar, yang perlu digali potensinya, melalui hasil karya tulis ilmiah.

“Selama ini tidak semua guru mengetahui secara detail tentang kekayaan cagar budaya yang beragam, maka workhop ini bisa membangkitkan semangat mereka untuk membimbing anak didiknya menggali potensi Kabupaten Batang, dengan data dan fakta yang akurat,” terangnya.

Sementara itu, pemateri dari Universitas Negeri Semarang (Unnes), Sabit Azinar Ahmad mengatakan, dalam penulisan karya tulis ilmiah tentang benda cagar budaya, para guru pendamping harus mengetahui dulu azas yang benar serta menaatinya sesuai kaidah yang ditentukan.

“Membuat karya ilmiah harus dilakukan secara terperinci, mulai dari mengumpulkan informasi awal, membuat kerangka sampai menulis hingga menjadi karya tulis yang benar,” tuturnya.

Intinya, lanjut dia, mereka harus mampu meramu sumber informasi supaya menjadi karya tulis yang menarik banyak orang.

“Kalaupun dari internet sebetulnya boleh, asalkan sumbernya dari jurnal ilmiah. Banyak artikel ilmiah di internet, boleh diambil dari situ, artinya untuk memudahkan referensi tapi dari sumber terpercaya, seperti Google Scholar, Cambridge Journal, Oxford Journal dan lain-lain,” tambahnya.

Menurutnya, Kabupaten Batang memiliki banyak peninggalan, tapi dari sisi pengemasan informasi benda cagar budaya masih kurang maksimal.

Ia berharap, pengemasan yang baik bertujuan agar keterbacaannya menjadi lebih tinggi. Hasil akhir dari lomba karya tulis ilmiah ini bagaimana para pelajar mengemas cagar budaya yang ada di Kabupaten Batang secara populer agar masyarakat tertarik untuk membacanya.

Untuk mempopulerkan hasil karya tulis ilmiah harus diintegerasikan dengan teknologi informasi, agar pengemasannya lebih inovatif, sehingga benda cagar budaya di Kabupaten Batang terdokumentasi hingga masa depan.

Turut hadir Ufi Saraswati dari Unnes, yang juga ikut mengambil bagian sebagai pemateri, agar para guru mampu menghasilkan anak-anak didik berkualitas ketika berkecimpung dalam dunia karya tulis ilmiah.

Perempuan yang berhasil membukukan keanekaragaman benda cagar budaya di Kabupaten Batang itu menyarankan, penulisan pendahuluan hendaknya tidak terlalu melebar, agar tidak mengurangi inti pembahasan materi pada bagian isi karya tulis. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi
Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak para bupati dan wali kota menjadi mitra promosi investasi untuk menarik investor ke kawasan industri di Jawa Tengah dengan menjamin keamanan, kepastian hukum, kemudahan perizinan, serta infrastruktur yang memadai. Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mendorong agar 70 persen tenaga kerja di KEK Industropolis berasal dari warga Batang, disertai transfer teknologi dan keterlibatan UMKM lokal. Pangdam IVDiponegoro juga memastikan keamanan wilayah demi menciptakan iklim investasi yang kondusif.
23 Okt 2026 Jumadi 163
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Batang Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang mengembangkan gerakan penghijauan melalui penanaman pohon aren di kawasan Reservoir Timur Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 255
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih penghargaan Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan. Penghargaan tersebut diserahkan di Ballroom Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 184
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Batang - Ancaman abrasi dan terjangan banjir rob bukan lagi cerita baru bagi masyarakat di kawasan pesisir Jawa Tengah. Di Kabupaten Batang saja, tamparan gelombang air laut kini telah merambah dan merendam lebih dari 400 hektare lahan pesisir. Menghadapi tantangan alam yang kian mengkhawatirkan ini, penanganan tidak lagi bisa mengandalkan satu pihak semata.
23 Okt 2026 Jumadi 209
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Batang - Memperingati Hari Santri Nasional, Pemerintah Kabupaten Batang menggelar kegiatan Ngaji Bandongan yang menghadirkan ratusan pelajar dari jenjang SMP dan SMASMK sederajat, di Serambi Masjid Agung Darul Muttaqin, Kabupaten Batang, Jumat (23102026). Kegiatan tersebut menjadi upaya Pemda untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta keilmuan melalui kajian kitab Adabul Alimul Wal Muta'alim karangan KH Hasyim Asy'ari.
23 Okt 2026 Jumadi 123
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan dari detikjateng-jogja. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pemkab Batang mendorong realisasi investasi hingga Rp8,5 triliun, melampaui target RPJMD, melalui kemudahan perizinan dan pemberian insentif bagi investor. Pemkab Batang juga berupaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal melalui program Dapat Kerja (Daker), yang turut mendukung penurunan pengangguran dan pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 8,29 pada kuartal II 2026.
23 Okt 2026 Jumadi 154