Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
Batang – Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
Wakil Bupati Batang Suyono menegaskan, bahwa target ini merupakan komitmen bersama demi mengangkat harga diri daerah di bidang olahraga. Target dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), juga Bupati, di Porprov 17 2026 ini 10 besar untuk Batang. Nah, mohon doanya dan tadi saya sampaikan KONI harus semangat memberikan motivasi pada para atlet sehingga pada saat dipertandingkan nanti, dia sudah termotivasi.
“Untuk merealisasikan mimpi besar tersebut, sejumlah langkah strategis telah disiapkan, termasuk program Training Center (TC) atau pemusatan latihan guna menggenjot kesiapan fisik para atlet,” katanya usai Repat Kerja KONI di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (13/6/2026).
Suyono bahkan merespons positif usulan Dewan untuk menggandeng TNI dalam membina mental dan fisik atlet, berkaca pada kedisiplinan negara kuat seperti China. Oh, itu menurut saya asal ada anggaran lebih bagus. Karena seperti di negara lain, China itu kan fisik itu benar-benar diutamakan, karena yang namanya olahraga itu kan olahraga fisik murni. Di samping itu ada strategi itu nomor dua, tapi pertama itu fisik.
Tak hanya mengandalkan APBD, Suyono juga membuka pintu lebar bagi keterlibatan pihak swasta melalui skema pembiayaan kreatif (creative financing). Menariknya, saat ditanya mengenai buah bibir yang paling ditunggu para atlet yaitu bonus. Suyono memberikan sinyal hijau, meski sambil berseloroh.
“Nanti saya sampaikan dari Ketua KONI, pelatih dan atlet akan diberikan bonus. Uangnya saja belum disetujui semua. Masih dalam usulan,” ungkapnya.
Target masuk 10 besar jelas menjadi tantangan mahaberat bagi KONI Batang. Pasalnya, pada Porprov sebelumnya, Kabupaten Batang harus puas bertengger di peringkat ke-19 dengan raihan 13 medali emas. Pindah ke posisi 10 besar artinya Batang harus melipatgandakan perolehan prestasi mereka.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Batang Teguh Supriyanto mengakui, bahwa target ini menuntut kerja ekstra keras dari seluruh elemen. Tujuannya kita maksimalkan untuk Porprov khususnya. Karena target kita dari beliaunya kan 10 besar. Yang kemarin hanya urutan 19 dengan 13 medali emas. Ini harus naiknya 100%, tapi insyaallah.
“Saat ini, tercatat ada 156 atlet Batang yang sudah dinyatakan lolos Babak Kualifikasi (BK). Teguh menjelaskan, manajemen KONI kini tengah memetakan potensi medali secara presisi. Program TC mandiri selama satu bulan akan segera disusul dengan pemusatan latihan intensif selama dua bulan berikutnya,” jelasnya.
Kita petakan yang memang betul-betul nanti meraih, bisa meraih emas. Kita pertahankan, dan yang saat kemarin itu masih perak dan perunggu, kalau bisa kita tingkatkan. Kita kerja sama dengan cabor. Dan termasuk bonus tadi, itu beliau, Pak Wakil, itu yang tahun kemarin pada Porprov kan dari pelatih tidak belum ada. Ini kita upaya untuk menjadikan semangat nantinya.
“Guna memastikan persiapan berjalan profesional dan modern, KONI Batang tidak hanya fokus pada latihan fisik konvensional,” tegasnya.
Sekretaris Umum KONI Batang Rizky Bayu Adjie mengungkapkan, bahwa aspek mental dan sains olahraga kini turut dilibatkan demi mendongkrak performa atlet di arena nanti.
“Kita juga memang menyiapkan Porprov sesuai arahan Bupati, Wakil Bupati, Pak Ketua Umum juga kita kolaborasi. Kita menghadirkan psikolog untuk mendampingi atlet, sama sport science juga kita hadirkan. Jadi memang biar sesuai target lah,” ujar dia.
Dengan perpaduan strategi fisik yang matang, pendampingan psikologis, pendekatan ilmiah, serta iming-iming bonus yang menjanjikan, Kabupaten Batang tampaknya benar-benar serius menata jalan menuju panggung 10 besar Semarang Raya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)