Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat

Senin, 15 Juni 2026 Jumadi Dibaca 2.695 kali Ekonomi
Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat
Sejumlah warga mengisi BBM pertalite di salah satu SPBU Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)  jenis Pertamax dari Rp12.300,00 menjadi Rp16.250,00 ternyata berdampak pada peningkatan konsumsi Pertalite, karena pengendara memilih harga yang ekonomis. Peningkatan tersebut terjadi sejak pekan lalu, yakni ditandai dengan bertambahnya jumlah pembeli BBM jenis Pertalite.

Batang - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)  jenis Pertamax dari Rp12.300,00 menjadi Rp16.250,00 ternyata berdampak pada peningkatan konsumsi Pertalite, karena pengendara memilih harga yang ekonomis. Peningkatan tersebut terjadi sejak pekan lalu, yakni ditandai dengan bertambahnya jumlah pembeli BBM jenis Pertalite.

Berdasarkan data yang dihimpun dari pengelola salah satu SPBU di Kota Batang, terjadi peningkatan pembelian BBM jenis Pertalite dari semula 6 ribu liter, kini menjadi 7 ribu liter per hari. Sedangkan jenis Pertamax masih dalam kategori normal yakni berkisar 1.500 liter per harinya.

Salah satu pengendara, Budi dari Kampung Seturi, sengaja mengganti bahan bakar sepeda motornya, dari semula Pertamax berganti ke Pertalite sejak beberapa hari lalu. Disamping harga yang lebih ekonomis, masyarakat kini beralih ke Pertalite dikarenakan akses pembelian yang lebih mudah.

“Ya sebelumnya pakai Pertamax karena untuk menjaga daya tahan mesin jauh lebih baik. Tapi karena Pertamax itu di kampung nggak ada yang ngecer, terus harganya lagi naik, ya ganti ke Pertalite,” katanya, usai mengisi BBM, di salah satu SPBU Batang, Kabupaten Batang, Senin (15/6/2026).

Sebagai konsumen, mengharapkan agar harga BBM kembali normal, sehingga mengurangi dampak khususnya masyarakat ekonomi menengah ke bawah.

“Ya mohon harganya dituruninlah biar kami kerjanya nggak terlalu berat, sekarang apa-apa sulit,” ungkapnya.

Senada salah satu pengemudi ojek online, Toha meski bukan pengguna, tetap mengharapkan agar harga BBM khususnya Pertamax kembali normal. Pasalnya, dampak dari kenaikan tersebut dirasakan dari sisi pemenuhan kebutuhan pokok, yakni dengan naiknya harga kebutuhan pokok.

“Karena pakainya Pertalite,  jadi sejak Pertamax naik sih, nggak terlalu terasa. Kecuali harga Pertalite naik, tapi pendapatan jelas naik turunnya lumayan, omzetnya bisa antara Rp100 ribu sampai Rp150 ribu, untuk tarifnya paling dekat Rp8 ribu,” ujar dia.

Ia pun mengharapkan agar harga BBM maupun kebutuhan pokok segera normal kembali, karena sebagai masyarakat kecil tentu menginginkan segalanya mudah dipenuhi. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 53
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 95
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 150
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 73
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 125
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 124