Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat

Senin, 15 Juni 2026 Jumadi Dibaca 48 kali Ekonomi
Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat
Sejumlah warga mengisi BBM pertalite di salah satu SPBU Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)  jenis Pertamax dari Rp12.300,00 menjadi Rp16.250,00 ternyata berdampak pada peningkatan konsumsi Pertalite, karena pengendara memilih harga yang ekonomis. Peningkatan tersebut terjadi sejak pekan lalu, yakni ditandai dengan bertambahnya jumlah pembeli BBM jenis Pertalite.

Batang - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)  jenis Pertamax dari Rp12.300,00 menjadi Rp16.250,00 ternyata berdampak pada peningkatan konsumsi Pertalite, karena pengendara memilih harga yang ekonomis. Peningkatan tersebut terjadi sejak pekan lalu, yakni ditandai dengan bertambahnya jumlah pembeli BBM jenis Pertalite.

Berdasarkan data yang dihimpun dari pengelola salah satu SPBU di Kota Batang, terjadi peningkatan pembelian BBM jenis Pertalite dari semula 6 ribu liter, kini menjadi 7 ribu liter per hari. Sedangkan jenis Pertamax masih dalam kategori normal yakni berkisar 1.500 liter per harinya.

Salah satu pengendara, Budi dari Kampung Seturi, sengaja mengganti bahan bakar sepeda motornya, dari semula Pertamax berganti ke Pertalite sejak beberapa hari lalu. Disamping harga yang lebih ekonomis, masyarakat kini beralih ke Pertalite dikarenakan akses pembelian yang lebih mudah.

“Ya sebelumnya pakai Pertamax karena untuk menjaga daya tahan mesin jauh lebih baik. Tapi karena Pertamax itu di kampung nggak ada yang ngecer, terus harganya lagi naik, ya ganti ke Pertalite,” katanya, usai mengisi BBM, di salah satu SPBU Batang, Kabupaten Batang, Senin (15/6/2026).

Sebagai konsumen, mengharapkan agar harga BBM kembali normal, sehingga mengurangi dampak khususnya masyarakat ekonomi menengah ke bawah.

“Ya mohon harganya dituruninlah biar kami kerjanya nggak terlalu berat, sekarang apa-apa sulit,” ungkapnya.

Senada salah satu pengemudi ojek online, Toha meski bukan pengguna, tetap mengharapkan agar harga BBM khususnya Pertamax kembali normal. Pasalnya, dampak dari kenaikan tersebut dirasakan dari sisi pemenuhan kebutuhan pokok, yakni dengan naiknya harga kebutuhan pokok.

“Karena pakainya Pertalite,  jadi sejak Pertamax naik sih, nggak terlalu terasa. Kecuali harga Pertalite naik, tapi pendapatan jelas naik turunnya lumayan, omzetnya bisa antara Rp100 ribu sampai Rp150 ribu, untuk tarifnya paling dekat Rp8 ribu,” ujar dia.

Ia pun mengharapkan agar harga BBM maupun kebutuhan pokok segera normal kembali, karena sebagai masyarakat kecil tentu menginginkan segalanya mudah dipenuhi. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang - Komunitas Batang Coffee menggelar Manual Brew Competition di kafe Hingga, Limpung, Kabupaten Batang, Minggu (1462026). Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi kopi sekaligus membangkitkan kembali minat terhadap metode seduh manual (manual brew) di kalangan penggiat kopi.
14 Jun 2026 Jumadi 75
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).
13 Jun 2026 Jumadi 113
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 76
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 92
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
13 Jun 2026 Jumadi 110
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Batang - Bagi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, sekadar tumbuh saja tidak pernah cukup. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah di Jawa Tengah, ia menyadari bahwa Kabupaten Batang harus berani mengambil langkah ekstrem.
12 Jun 2026 Jumadi 139