DPRD Batang Soroti SILPA dan Anggaran Tak Terserap dalam Pembahasan Pertanggungjawaban APBD 2025

Senin, 15 Juni 2026 Jumadi Dibaca 222 kali Acara Pimpinan Daerah
DPRD Batang Soroti SILPA dan Anggaran Tak Terserap dalam Pembahasan Pertanggungjawaban APBD 2025
Fraksi PKB DPRD Batang Kukuh F. Rhomadhon (kiri), memaparkan materi saat Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang.
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (1562026).

Batang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (15/6/2026).

Dalam rapat tersebut, DPRD memberikan apresiasi atas capaian pendapatan daerah yang berhasil melampaui target. Berdasarkan laporan realisasi APBD 2025, pendapatan daerah terealisasi sebesar Rp2,035 triliun atau mencapai 103,96 persen dari target perubahan APBD sebesar Rp1,957 triliun.

Ketua DPRD Batang Suudi menyampaikan, bahwa capaian tersebut menunjukkan kinerja positif pemerintah daerah dalam mengoptimalkan sektor pendapatan. Realisasi pendapatan daerah berhasil melampaui target dengan surplus sekitar Rp77,43 miliar atau lebih tinggi 3,96 persen dari target yang ditetapkan.

“Namun demikian, sejumlah fraksi DPRD juga memberikan catatan kritis terhadap realisasi belanja daerah yang dinilai belum optimal. Dari total anggaran belanja dan transfer sebesar Rp2,097 triliun, realisasi tercatat mencapai Rp1,981 triliun atau sekitar 94,47 persen, sehingga masih terdapat anggaran yang tidak terserap sebesar Rp115,90 miliar atau 5,53 persen,” jelasnya.

Besarnya sisa anggaran tersebut menjadi sorotan sejumlah fraksi, termasuk Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB).

Dalam pemandangan umum fraksi PKB DPRD yang dibacakan oleh Kukuh F. Rhomadhon, menyoroti besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun 2025 yang mencapai Rp196,33 miliar, serta anggaran belanja yang tidak terserap sebesar Rp115,9 miliar.

“F-PKB menilai besarnya sisa anggaran tersebut perlu menjadi perhatian serius jajaran eksekutif, terutama terkait efektivitas perencanaan dan koordinasi antar perangkat daerah,” tuturnya.

Fraksi tersebut juga menilai masih terdapat sejumlah kebutuhan mendesak masyarakat yang memerlukan perhatian, seperti perbaikan jalan desa, saluran irigasi, bantuan sosial, hingga dukungan permodalan bagi pelaku UMKM.

Menanggapi masukan fraksi-fraksi DPRD, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyatakan, bahwa berbagai catatan tersebut menjadi bagian penting dalam proses evaluasi pemerintah daerah.

“Bagus, itu bagian dari masukan kita. Memang tugas antara eksekutif dan legislatif adalah saling memberikan masukan. Apa yang disampaikan fraksi merupakan bagian dari aspirasi masyarakat dan akan menjadi evaluasi untuk penganggaran berikutnya,” terangnya.

Terkait sorotan terhadap SILPA dan anggaran yang belum terserap, Bupati menyebut kondisi tersebut merupakan bagian dari langkah antisipasi pemerintah daerah terhadap dinamika fiskal yang berkembang.

“Salah satu pertimbangan pemerintah daerah adalah adanya kepastian pengurangan anggaran pada tahun 2026 yang mencapai hampir Rp240 miliar, sehingga diperlukan langkah persiapan dalam pengelolaan keuangan daerah. Sebagian itu merupakan proses antisipasi. Nanti akan kami jelaskan lebih rinci pada jawaban resmi pemerintah terhadap pemandangan umum fraksi,” ungkapnya.

Faiz juga menanggapi pertanyaan terkait pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SD dan SMP di Kabupaten Batang. Bahwa proses penerimaan siswa baru harus berjalan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari intervensi pihak mana pun.

“Saya minta seluruh jajaran melaksanakan proses rekrutmen dengan transparan, sebaik-baiknya, tidak ada intervensi maupun titipan apa pun. Orang tua tinggal mengikuti proses yang telah disiapkan,” tegasnya.

Bupati juga meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyiapkan layanan bantuan guna mendampingi masyarakat yang mengalami kesulitan dalam proses pendaftaran berbasis daring.

“Kami minta ada desk bantuan yang disiapkan oleh dinas untuk membantu orang tua yang belum memahami sistem pendaftaran online,” tandasnya.

Selanjutnya, pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2025 akan ditindaklanjuti melalui jawaban resmi pemerintah daerah sebelum memasuki tahapan pembahasan lebih lanjut di DPRD Kabupaten Batang. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 53
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 95
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 150
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 73
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 125
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 125