DPRD Batang Soroti SILPA dan Anggaran Tak Terserap dalam Pembahasan Pertanggungjawaban APBD 2025

Senin, 15 Juni 2026 Jumadi Dibaca 285 kali Acara Pimpinan Daerah
DPRD Batang Soroti SILPA dan Anggaran Tak Terserap dalam Pembahasan Pertanggungjawaban APBD 2025
Fraksi PKB DPRD Batang Kukuh F. Rhomadhon (kiri), memaparkan materi saat Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang.
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (1562026).

Batang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (15/6/2026).

Dalam rapat tersebut, DPRD memberikan apresiasi atas capaian pendapatan daerah yang berhasil melampaui target. Berdasarkan laporan realisasi APBD 2025, pendapatan daerah terealisasi sebesar Rp2,035 triliun atau mencapai 103,96 persen dari target perubahan APBD sebesar Rp1,957 triliun.

Ketua DPRD Batang Suudi menyampaikan, bahwa capaian tersebut menunjukkan kinerja positif pemerintah daerah dalam mengoptimalkan sektor pendapatan. Realisasi pendapatan daerah berhasil melampaui target dengan surplus sekitar Rp77,43 miliar atau lebih tinggi 3,96 persen dari target yang ditetapkan.

“Namun demikian, sejumlah fraksi DPRD juga memberikan catatan kritis terhadap realisasi belanja daerah yang dinilai belum optimal. Dari total anggaran belanja dan transfer sebesar Rp2,097 triliun, realisasi tercatat mencapai Rp1,981 triliun atau sekitar 94,47 persen, sehingga masih terdapat anggaran yang tidak terserap sebesar Rp115,90 miliar atau 5,53 persen,” jelasnya.

Besarnya sisa anggaran tersebut menjadi sorotan sejumlah fraksi, termasuk Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB).

Dalam pemandangan umum fraksi PKB DPRD yang dibacakan oleh Kukuh F. Rhomadhon, menyoroti besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun 2025 yang mencapai Rp196,33 miliar, serta anggaran belanja yang tidak terserap sebesar Rp115,9 miliar.

“F-PKB menilai besarnya sisa anggaran tersebut perlu menjadi perhatian serius jajaran eksekutif, terutama terkait efektivitas perencanaan dan koordinasi antar perangkat daerah,” tuturnya.

Fraksi tersebut juga menilai masih terdapat sejumlah kebutuhan mendesak masyarakat yang memerlukan perhatian, seperti perbaikan jalan desa, saluran irigasi, bantuan sosial, hingga dukungan permodalan bagi pelaku UMKM.

Menanggapi masukan fraksi-fraksi DPRD, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyatakan, bahwa berbagai catatan tersebut menjadi bagian penting dalam proses evaluasi pemerintah daerah.

“Bagus, itu bagian dari masukan kita. Memang tugas antara eksekutif dan legislatif adalah saling memberikan masukan. Apa yang disampaikan fraksi merupakan bagian dari aspirasi masyarakat dan akan menjadi evaluasi untuk penganggaran berikutnya,” terangnya.

Terkait sorotan terhadap SILPA dan anggaran yang belum terserap, Bupati menyebut kondisi tersebut merupakan bagian dari langkah antisipasi pemerintah daerah terhadap dinamika fiskal yang berkembang.

“Salah satu pertimbangan pemerintah daerah adalah adanya kepastian pengurangan anggaran pada tahun 2026 yang mencapai hampir Rp240 miliar, sehingga diperlukan langkah persiapan dalam pengelolaan keuangan daerah. Sebagian itu merupakan proses antisipasi. Nanti akan kami jelaskan lebih rinci pada jawaban resmi pemerintah terhadap pemandangan umum fraksi,” ungkapnya.

Faiz juga menanggapi pertanyaan terkait pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SD dan SMP di Kabupaten Batang. Bahwa proses penerimaan siswa baru harus berjalan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari intervensi pihak mana pun.

“Saya minta seluruh jajaran melaksanakan proses rekrutmen dengan transparan, sebaik-baiknya, tidak ada intervensi maupun titipan apa pun. Orang tua tinggal mengikuti proses yang telah disiapkan,” tegasnya.

Bupati juga meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyiapkan layanan bantuan guna mendampingi masyarakat yang mengalami kesulitan dalam proses pendaftaran berbasis daring.

“Kami minta ada desk bantuan yang disiapkan oleh dinas untuk membantu orang tua yang belum memahami sistem pendaftaran online,” tandasnya.

Selanjutnya, pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2025 akan ditindaklanjuti melalui jawaban resmi pemerintah daerah sebelum memasuki tahapan pembahasan lebih lanjut di DPRD Kabupaten Batang. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi
Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak para bupati dan wali kota menjadi mitra promosi investasi untuk menarik investor ke kawasan industri di Jawa Tengah dengan menjamin keamanan, kepastian hukum, kemudahan perizinan, serta infrastruktur yang memadai. Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mendorong agar 70 persen tenaga kerja di KEK Industropolis berasal dari warga Batang, disertai transfer teknologi dan keterlibatan UMKM lokal. Pangdam IVDiponegoro juga memastikan keamanan wilayah demi menciptakan iklim investasi yang kondusif.
23 Okt 2026 Jumadi 128
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Batang Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang mengembangkan gerakan penghijauan melalui penanaman pohon aren di kawasan Reservoir Timur Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 158
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih penghargaan Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan. Penghargaan tersebut diserahkan di Ballroom Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 142
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Batang - Ancaman abrasi dan terjangan banjir rob bukan lagi cerita baru bagi masyarakat di kawasan pesisir Jawa Tengah. Di Kabupaten Batang saja, tamparan gelombang air laut kini telah merambah dan merendam lebih dari 400 hektare lahan pesisir. Menghadapi tantangan alam yang kian mengkhawatirkan ini, penanganan tidak lagi bisa mengandalkan satu pihak semata.
23 Okt 2026 Jumadi 135
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Batang - Memperingati Hari Santri Nasional, Pemerintah Kabupaten Batang menggelar kegiatan Ngaji Bandongan yang menghadirkan ratusan pelajar dari jenjang SMP dan SMASMK sederajat, di Serambi Masjid Agung Darul Muttaqin, Kabupaten Batang, Jumat (23102026). Kegiatan tersebut menjadi upaya Pemda untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta keilmuan melalui kajian kitab Adabul Alimul Wal Muta'alim karangan KH Hasyim Asy'ari.
23 Okt 2026 Jumadi 94
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan dari detikjateng-jogja. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pemkab Batang mendorong realisasi investasi hingga Rp8,5 triliun, melampaui target RPJMD, melalui kemudahan perizinan dan pemberian insentif bagi investor. Pemkab Batang juga berupaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal melalui program Dapat Kerja (Daker), yang turut mendukung penurunan pengangguran dan pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 8,29 pada kuartal II 2026.
23 Okt 2026 Jumadi 112