Bupati Batang Pastikan Sekolah Rakyat di Clapar Mulai Dibangun Juli 2026

Senin, 15 Juni 2026 Jumadi Dibaca 616 kali Acara Pimpinan Daerah
Bupati Batang Pastikan Sekolah Rakyat di Clapar Mulai Dibangun Juli 2026
Bupati Batang M Faiz Kurniawan (kiri), memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Clapar, Kecamatan Subah, segera dibangun.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Clapar, Kecamatan Subah, segera memasuki tahap pelaksanaan. Proyek yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem tersebut ditargetkan mulai dibangun pada pertengahan Juli 2026.

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Clapar, Kecamatan Subah, segera memasuki tahap pelaksanaan. Proyek yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem tersebut ditargetkan mulai dibangun pada pertengahan Juli 2026.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengatakan, proses groundbreaking pembangunan Sekolah Rakyat dijadwalkan berlangsung pada 15 Juli 2026, dengan target penyelesaian pembangunan pada akhir tahun.

“Tanggal 15 Juli sudah akan groundbreaking. Jadi Desember ditargetkan selesai. Tahun depan kita sudah bisa merekrut anak-anak SD, SMP, dan SMA dari kelompok yang tidak mampu,” katanya usai menghadiri rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (15/6/2026).

Menurut Bupati, keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjadi salah satu upaya percepatan peningkatan kualitas pendidikan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pendidikan.

“Pada tahap awal operasional tahun ajaran mendatang, jumlah peserta didik yang direncanakan direkrut mencapai sekitar 300 siswa. Untuk tahun depan, rekrutmen siswa kemungkinan hampir sekitar 300-an,” jelasnya.

Faiz juga menjelaskan, sasaran utama Sekolah Rakyat adalah anak-anak yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang telah terdata dalam sistem data sosial pemerintah. Selain itu, program tersebut juga menyasar anak-anak yang berpotensi putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.

“Harapannya sekolah ini dapat membantu anak-anak yang terkendala biaya agar tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak,” harapnya.

Terkait tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, Bupati menyampaikan proses rekrutmen diperkirakan mulai dilakukan sejak tahun ini hingga menjelang tahun ajaran baru. Namun, kewenangan rekrutmen tersebut berada di pemerintah pusat.

“Harusnya dari sekarang sampai menjelang tahun ajaran baru dilakukan rekrutmen. Tetapi yang melakukan rekrutmen bukan kita. Sekolah Rakyat di Desa Clapar nantinya dirancang sebagai sekolah berasrama yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang pendidikan, mulai dari ruang kelas, sarana olahraga, hingga fasilitas pendukung lainnya untuk menunjang kenyamanan belajar siswa,” tandasnya.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Batang berharap anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 56
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 96
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 150
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 75
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 126
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 131