Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Clapar, Kecamatan Subah, segera memasuki tahap pelaksanaan. Proyek yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem tersebut ditargetkan mulai dibangun pada pertengahan Juli 2026.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Clapar, Kecamatan Subah, segera memasuki tahap pelaksanaan. Proyek yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem tersebut ditargetkan mulai dibangun pada pertengahan Juli 2026.
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengatakan, proses groundbreaking pembangunan Sekolah Rakyat dijadwalkan berlangsung pada 15 Juli 2026, dengan target penyelesaian pembangunan pada akhir tahun.
“Tanggal 15 Juli sudah akan groundbreaking. Jadi Desember ditargetkan selesai. Tahun depan kita sudah bisa merekrut anak-anak SD, SMP, dan SMA dari kelompok yang tidak mampu,” katanya usai menghadiri rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (14/6/2026).
Menurut Bupati, keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjadi salah satu upaya percepatan peningkatan kualitas pendidikan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pendidikan.
“Pada tahap awal operasional tahun ajaran mendatang, jumlah peserta didik yang direncanakan direkrut mencapai sekitar 300 siswa. Untuk tahun depan, rekrutmen siswa kemungkinan hampir sekitar 300-an,” jelasnya.
Faiz juga menjelaskan, sasaran utama Sekolah Rakyat adalah anak-anak yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang telah terdata dalam sistem data sosial pemerintah. Selain itu, program tersebut juga menyasar anak-anak yang berpotensi putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.
“Harapannya sekolah ini dapat membantu anak-anak yang terkendala biaya agar tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak,” harapnya.
Terkait tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, Bupati menyampaikan proses rekrutmen diperkirakan mulai dilakukan sejak tahun ini hingga menjelang tahun ajaran baru. Namun, kewenangan rekrutmen tersebut berada di pemerintah pusat.
“Harusnya dari sekarang sampai menjelang tahun ajaran baru dilakukan rekrutmen. Tetapi yang melakukan rekrutmen bukan kita. Sekolah Rakyat di Desa Clapar nantinya dirancang sebagai sekolah berasrama yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang pendidikan, mulai dari ruang kelas, sarana olahraga, hingga fasilitas pendukung lainnya untuk menunjang kenyamanan belajar siswa,” tandasnya.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Batang berharap anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)