Bupati Batang, Lepas Puluhan Transmigran Asal Batang Ke Kalteng

Senin, 16 Desember 2019 Jumadi Dibaca 572 kali Sosial
Bupati Batang, Lepas Puluhan Transmigran Asal Batang Ke Kalteng
Batang Bupati Batang Wihaji secara resmi melepas puluhan peserta transmigrasi asal Kabupaten Batang ke Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) Kahingai, Kecamatan Belantikan Raya, Kabupaten Lamandau, Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2019 di Kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Batang, Senin (16/12/2019).

Batang Bupati Batang Wihaji secara resmi melepas puluhan peserta transmigrasi asal Kabupaten Batang ke Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) Kahingai, Kecamatan Belantikan Raya, Kabupaten Lamandau, Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2019 di Kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Batang, Senin (16/12/2019).

“Luruskan niat serta bekerjalah dengan penuh semangat agar mendapatkan berkah, sehingga dapat memperbaiki taraf hidup keluarga,” pesan Bupati Batang Wihaji dalam sambutannya.

Jadi orang sukses itu tidak ada yang tahu, lanjutnya, bisa saja para transmigran yang berangkat sekarang menjadi petani sukses di sana.

Sementara, Kepala Disnaker Kabupaten Batang Tulyono mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan bagi transmigran dan keluarganya, serta memeratakan penduduk di wilayah Indonesia.

“Peserta transmigrasi di Kabupaten Batang sebanyak lima keluarga, terdiri dari 18 jiwa, untuk Kabupaten Lamandau peserta transmigran sebanyak 100 keluarga yang merupakan campuran dari beberapa Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah,” jelasnya.

Ia menerangkan untuk pemberangkatan ke Kalteng akan dilaksanakan pada 18 Desember 2019 dari Pelabuhan Tanjung Mas Semarang menggunakan kapal laut dengan perjalanan sekitar 4-5 hari, sebelumnya pada 17 Desember 2019 dilakukan pelepasan di provinsi oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

“Fasilitas yang diberikan kepada transmigran yaitu rumah siap huni, MCK, listrik menggunakan tenaga surya, tanah seluas 2 hektar terdiri dari 1 hektar siap pakai dan 1 hektar lahan kotor, biaya hidup selama 1 tahun untuk keluarga, bantuan alat-alat pertanian, bantuan alat-alat rumah tangga, bantuan uang tunai Rp5 juta per KK, bantuan bibit sayur, serta bantuan kepengurusan perpindahan penduduk,” imbuhnya.

Peserta transmigran, lanjutnya, juga sebelumnya diberikan pembekalan pelatihan keterampilan bagi kepala keluarga tentang pertanian dan kegiatan usaha lainnya di Balai Besar Latihan Masyarakat Yogyakarta selama seminggu.

“Syukuri apa yang diberikan oleh pemerintah baik pusat, provinsi, dan kabupaten, berusaha semaksimal mungkin untuk mencukupi nafkah keluarga, jaga kerukunan dan kekompakan antar sesama transmigran, dan semoga sukses,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Ardhy/Jumadi)

Berita Lainnya

Wabup Batang Evaluasi Pelaksanaan SPPG, Soroti Penghentian Operasional Sejumlah Satuan Wabup Batang Evaluasi Pelaksanaan SPPG, Soroti Penghentian Operasional Sejumlah Satuan
Wabup Batang Evaluasi Pelaksanaan SPPG, Soroti Penghentian Operasional Sejumlah Satuan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program SPPG selama masa libur sekolah menyusul adanya berbagai masukan dari masyarakat terkait distribusi layanan yang terhenti selama peserta didik tidak menjalani kegiatan belajar mengajar. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Batang Suyono saat ditemui usai kegiatan rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2262026).
22 Jun 2026 Jumadi 16
Dishub Genjot PAD dari Sektor Parkir di Kabupaten Batang Dishub Genjot PAD dari Sektor Parkir di Kabupaten Batang
Dishub Genjot PAD dari Sektor Parkir di Kabupaten Batang
Batang - Upaya Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Batang untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir harus membentur tembok tebal. Bagaimana tidak, hingga pertengahan tahun 2026, setoran retribusi parkir tepi jalan umum baru menyentuh angka 26 persen. Salah satu pemicu utamanya, masih ada empat kecamatan yang sama sekali belum tersentuh potensi parkir.
22 Jun 2026 Jumadi 41
Harga Daging Merangkak, Pengusaha Bakso Terpaksa Kurangi Takaran Harga Daging Merangkak, Pengusaha Bakso Terpaksa Kurangi Takaran
Harga Daging Merangkak, Pengusaha Bakso Terpaksa Kurangi Takaran
Batang - Harga daging sapi di pasar tradisional Kabupaten Batang mengalami kenaikan sebesar Rp3 ribu, sejak 15 Juni 2026. Hal tersebut dikarenakan harga sapi hidup yang terus merangkak naik, sehingga mengakibatkan konsumen terutama pengusaha olahan daging, terdampak langsung dari kenaikan tersebut.
22 Jun 2026 Jumadi 34
Disnaker Batang Bekali Peserta Pelatihan Kelistrikan, Siapkan SDM Siap Kerja dan Berwirausaha Disnaker Batang Bekali Peserta Pelatihan Kelistrikan, Siapkan SDM Siap Kerja dan Berwirausaha
Disnaker Batang Bekali Peserta Pelatihan Kelistrikan, Siapkan SDM Siap Kerja dan Berwirausaha
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan berbasis kompetensi. Salah satunya dengan menggelar Pelatihan Keterampilan Berdasarkan Unit Kompetensi bidang Teknik Kelistrikan yang didanai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026.
22 Jun 2026 Jumadi 78
Wabup Batang Jelaskan SILPA Rp196,33 Miliar dan Dampak Positif Investasi di Kabupaten Batang Wabup Batang Jelaskan SILPA Rp196,33 Miliar dan Dampak Positif Investasi di Kabupaten Batang
Wabup Batang Jelaskan SILPA Rp196,33 Miliar dan Dampak Positif Investasi di Kabupaten Batang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan penjelasan terkait sejumlah catatan dan pertanyaan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD dalam rapat paripurna penyampaian jawaban Bupati atas pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
22 Jun 2026 Jumadi 12
Dishub Batang Ambil Alih Pengelolaan Parkir Alun-Alun Bandar Dishub Batang Ambil Alih Pengelolaan Parkir Alun-Alun Bandar
Dishub Batang Ambil Alih Pengelolaan Parkir Alun-Alun Bandar
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) resmi mengambil alih pengelolaan parkir di kawasan Alun-Alun Bandar. Langkah ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi ruang publik agar lebih tertata, nyaman, dan bebas dari praktik jual beli lapak parkir yang tidak sesuai ketentuan.
22 Jun 2026 Jumadi 14