Wabup Batang Minta Guru PAUD Juga Ajari Siswa Disabilitas

Sabtu, 16 November 2019 Jumadi Dibaca 1.053 kali Pemerintahan
Wabup Batang Minta Guru PAUD Juga Ajari Siswa Disabilitas
Batang Tenaga Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bertugas melakukan bimbingan, pembinaan, dan pengasuhan terhadap anak usia dini yang diwujudkan melalui proses pembelajaran yang telah direncanakan.

"Anak disabilitas usia dini juga memiliki hak mendapatkan pendidikan, maka guru PAUD jangan bedakan dalam memberikan pendidikan, layani dengan penuh kasih sayang, guru menjadi pengganti orang tua di sekolahan. Berikan edukasi diluar kurikulum hasil referensi dari luar sesuai dengan porsi anak usia dini yang sifatnya baru, menyenangkan dan membahagiakan," kata Wakil Bupati Batang Suyono saat membuka Bimbingan Teknis Guru PAUD di Hotel Dewi Ratih Kabupaten Batang, Sabtu (16/11/2019). 

Anak usia dini disabilitas memiliki hak mendapat ilmu dan pendidikan, lanjutnya, karena juga punya imajinasi yang perlu dibimbing dari guru, maka harus dilayani dan diberikan ilmu seperti anak pada umumnya untuk menambah kecerdasan anak diluar kebiasaan dan mampu melompat dan tidak stagnan. 

"Ajarkan anak - anak kita untuk bisa melompat, jangan sampai menjadi anak yang hanya bisa menerima apa adanya, tapi memiliki jiwa pejuang untuk maraih sukses dengan bekal kecerdasan karena dipacu mendapatkan hal yang baru," jelasnya.

Wabup juga menyampaikan rasa terimakasih kepada guru PAUD yang telah ikhlas mendidik siswanya, walau dengan gaji atau honor yang belum sesuai harapan, karena keterbatasan anggaran tapi Pemkab berusaha memberikan yang terbaik. 

"Saat ini jangan dipikir honor sedikit yang tidak bisa menjadi kaya, tapi ada doa dari orang tua siswa yan menjadi berkah tersendiri dan  rezeki yang tidak terduga  dari Allah," ujarnya.

Sementara, Kepala Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Taman Kanak - Kanak dan Pendidikan Luar Biasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Abu Khaer mengatakan bimbingan teknis ini memberikan pemahaman persepsi bersma dalam konsep penyelangaraan pendidikan  inkusi mulai dari sedini mungkin di taman kanak - kanak.

"Keberadaan anak yang istimewa dilayanai bersama - sama seperti pada umumnya dan harus disikapi secara utuh. Karena konsep kita adalah pendidikan untuk semua," jelasnya.

Ia juga berharap kepada 30 peserta yang mengikuti bimbingan teknis agar bisa ditularkan ke teman - teman yang lain. Karena ada hak - hak dasar disabilitas yang harus dipenuhi. 

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Batang Achmad Taufiq mengatakan bahwa di Kabupaten Batang baru memiliki satu pendidilan inklusif atau (Sekolah Luar Biasa) yang letaknya di Batang Kota. Karena hanya memiliki satu SLB, sehingga  tidak bisa mengcover anak disabilitas di Kabupaten Batang.

"Sesungguhnya masyarakat Kabupaten Batang membutuhkan sekali sekolah inklusif atau SLB untuk dua sektor timur dan selatan untuk mengcover anak disabilitas Kecamatan Tersono, Gringsing, Banyuputih, Limpung, Bawang dan Reban," pungkasnya. (Humas Batang, Jateng/Edo)


Berita Lainnya

DPRD Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Pemkab Batang Siap Tindaklanjuti Perkuat Kerjasama Internasional DPRD Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Pemkab Batang Siap Tindaklanjuti Perkuat Kerjasama Internasional
DPRD Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Pemkab Batang Siap Tindaklanjuti Perkuat Kerjasama Internasional
Batang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batang menyampaikan rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Batang Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna di Ruang DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2842026).
28 Apr 2026 Jumadi 23
Pemkab Batang Gelar Lomba Krenova 2026, Dorong Inovasi Ketahanan Pangan Pemkab Batang Gelar Lomba Krenova 2026, Dorong Inovasi Ketahanan Pangan
Pemkab Batang Gelar Lomba Krenova 2026, Dorong Inovasi Ketahanan Pangan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2842026).
28 Apr 2026 Jumadi 94
Faelasufa Apresiasi Krenova 2026 Batang, Dorong Inovasi Lokal Siap Dipasarkan Faelasufa Apresiasi Krenova 2026 Batang, Dorong Inovasi Lokal Siap Dipasarkan
Faelasufa Apresiasi Krenova 2026 Batang, Dorong Inovasi Lokal Siap Dipasarkan
Batang - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang sekaligus praktisi Faelasufa Faiz mengapresiasi pelaksanaan Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2842026).
28 Apr 2026 Jumadi 41
Inovasi Lumiseed Curi Perhatian, Ubah Limbah Pertanian Jadi Kemasan Ramah Lingkungan Inovasi Lumiseed Curi Perhatian, Ubah Limbah Pertanian Jadi Kemasan Ramah Lingkungan
Inovasi Lumiseed Curi Perhatian, Ubah Limbah Pertanian Jadi Kemasan Ramah Lingkungan
Batang - Inovasi kemasan ramah lingkungan bertajuk Lumiseed karya Anisa Fitriani dan Febriana Arsi Az-Zahra menjadi salah satu yang mencuri perhatian dalam ajang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2842026).
28 Apr 2026 Jumadi 46
DPRD Batang Restui Sister City BatangZhijiang, Investasi Triliunan Mulai Mengalir DPRD Batang Restui Sister City BatangZhijiang, Investasi Triliunan Mulai Mengalir
DPRD Batang Restui Sister City BatangZhijiang, Investasi Triliunan Mulai Mengalir
Batang - Langkah baru ditempuh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Kabupaten Batang dengan menyepakati kerja sama Sister City bersama Kota Zhijiang, Provinsi Hubei, China. Kesepakatan itu disahkan dalam rapat paripurna, sebagai upaya membuka kran investasi sekaligus memperluas jejaring internasional daerah.
28 Apr 2026 Jumadi 21
Lawan Angka DO, Guru di Batang Lakukan 'Home Visit' Demi Jemput Siswa yang Mogok Sekolah Lawan Angka DO, Guru di Batang Lakukan 'Home Visit' Demi Jemput Siswa yang Mogok Sekolah
Lawan Angka DO, Guru di Batang Lakukan 'Home Visit' Demi Jemput Siswa yang Mogok Sekolah
Batang -  Di balik riuhnya suasana kelas di Kabupaten Batang, terselip sebuah realita yang cukup menyentil. Ribuan bangku sekolah perlahan kosong, meninggalkan catatan merah pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Hingga 27 April 2026, fenomena anak putus sekolah atau Drop Out (DO) masih menjadi tantangan besar yang harus dihadapi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang.
28 Apr 2026 Jumadi 45