Faelasufa Apresiasi Krenova 2026 Batang, Dorong Inovasi Lokal Siap Dipasarkan

Selasa, 28 April 2026 Jumadi Dibaca 22 kali Teknologi
Faelasufa Apresiasi Krenova 2026 Batang, Dorong Inovasi Lokal Siap Dipasarkan
Ketua TP PKK Batang Faelasufa Faiz (kanan), mengecek salah satu produk peserta lomba Krenova di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang sekaligus praktisi Faelasufa Faiz mengapresiasi pelaksanaan Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2842026).

Batang - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang sekaligus praktisi Faelasufa Faiz mengapresiasi pelaksanaan Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (28/4/2026).

Dalam ajang tersebut, tercatat sebanyak 37 peserta ambil bagian, terdiri dari 21 peserta kategori pelajar dan 16 peserta kategori umum. Beragam inovasi ditampilkan, mulai dari sektor pangan hingga teknologi terapan.

Faelasufa menilai, Krenova menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk menyalurkan ide dan kreativitas yang berpotensi memberikan solusi nyata di tengah masyarakat.

“Banyak inovasi baru yang muncul dan ini sangat bagus. Tinggal bagaimana pemerintah daerah menindaklanjuti inovasi yang memang memiliki potensi, agar produknya bisa digunakan dan dipasarkan secara luas,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, secara umum kualitas inovasi yang dipresentasikan peserta sudah cukup baik, namun masih memerlukan pengembangan lebih lanjut agar memiliki daya saing di pasar.

Salah satu inovasi yang menarik perhatiannya adalah Lumiseed, karya pelajar dari SMA Negeri 1 Subah. Produk tersebut berupa seed paper yang memanfaatkan limbah pertanian seperti batang pisang dan kulit jagung menjadi kemasan ramah lingkungan yang dapat ditanam kembali.

“Produknya sudah bagus, memanfaatkan bahan lokal seperti limbah batang pisang dan kulit jagung. Ini inovasi yang menarik karena selain ramah lingkungan juga memiliki nilai ekonomi,” ungkapnya.

Menurut dia, Lumiseed memiliki potensi aplikasi yang luas, mulai dari undangan pernikahan, suvenir, paper bag, label harga (price tag), hingga name tag.

Meski demikian, Faelasufa menyoroti tantangan yang dihadapi tim pengembang Lumiseed yang saat ini masih berjumlah dua orang. Ia menilai, kapasitas produksi dan strategi pemasaran perlu diperkuat agar inovasi tersebut dapat berkembang lebih besar.

“Kendalanya ada pada jumlah tim yang masih terbatas. Kalau permintaan meningkat, tentu akan menjadi tantangan. Selain itu, mereka juga perlu memperkuat branding produknya,” tegasnya.

Ia berharap, melalui Krenova, semakin banyak inovasi masyarakat yang tidak hanya berhenti pada tahap kompetisi, tetapi dapat dikembangkan hingga tahap komersialisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Krenova ini menjadi ruang bagi inovator untuk muncul dan berkembang. Harapannya, inovasi yang lahir bisa terus didorong agar memberi dampak ekonomi dan sosial,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Inovasi Lumiseed Curi Perhatian, Ubah Limbah Pertanian Jadi Kemasan Ramah Lingkungan Inovasi Lumiseed Curi Perhatian, Ubah Limbah Pertanian Jadi Kemasan Ramah Lingkungan
Inovasi Lumiseed Curi Perhatian, Ubah Limbah Pertanian Jadi Kemasan Ramah Lingkungan
Batang - Inovasi kemasan ramah lingkungan bertajuk Lumiseed karya Anisa Fitriani dan Febriana Arsi Az-Zahra menjadi salah satu yang mencuri perhatian dalam ajang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2842026).
28 Apr 2026 Jumadi 18
Pemkab Batang Gelar Lomba Krenova 2026, Dorong Inovasi Ketahanan Pangan Pemkab Batang Gelar Lomba Krenova 2026, Dorong Inovasi Ketahanan Pangan
Pemkab Batang Gelar Lomba Krenova 2026, Dorong Inovasi Ketahanan Pangan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2842026).
28 Apr 2026 Jumadi 58
Lewat Goes to School, Faelasufa Tekankan Mental Tangguh dan Kerja Keras Lewat Goes to School, Faelasufa Tekankan Mental Tangguh dan Kerja Keras
Lewat Goes to School, Faelasufa Tekankan Mental Tangguh dan Kerja Keras
Batang - Sebanyak 600 pelajar SMAN 1 Batang mengikuti kegiatan Goes to School Infobatang dengan penuh antusias. Kegiatan ini menghadirkan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang sekaligus inspirator wirausaha, Faelasufa Faiz sebagai pemateri utama.
27 Apr 2026 Jumadi 95
Peringati Hari Otonomi Daerah Ke-30, Bupati Batang Tekankan Sinkronisasi Pusat-Daerah dan Efisiensi Anggaran Peringati Hari Otonomi Daerah Ke-30, Bupati Batang Tekankan Sinkronisasi Pusat-Daerah dan Efisiensi Anggaran
Peringati Hari Otonomi Daerah Ke-30, Bupati Batang Tekankan Sinkronisasi Pusat-Daerah dan Efisiensi Anggaran
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bertindak sebagai inspektur upacara dalam Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) Ke-XXX tahun 2026 yang digelar di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2742026).
27 Apr 2026 Jumadi 112
Perkuat Pendidikan Agama, Pemuda Pancasila Serahkan 16 Ribu Mushaf Al-Quran ke Pemkab Batang Perkuat Pendidikan Agama, Pemuda Pancasila Serahkan 16 Ribu Mushaf Al-Quran ke Pemkab Batang
Perkuat Pendidikan Agama, Pemuda Pancasila Serahkan 16 Ribu Mushaf Al-Quran ke Pemkab Batang
Batang Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Jawa Tengah Bambang Eko Purnomo menyerahkan bantuan sebanyak 16.000 mushaf Al-Quran kepada Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, di Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Senin (2742026).
27 Apr 2026 Jumadi 125
KA Joglosemarkerto Berhenti di Batang, Akses Warga ke Yogya-Solo Kian Mudah KA Joglosemarkerto Berhenti di Batang, Akses Warga ke Yogya-Solo Kian Mudah
KA Joglosemarkerto Berhenti di Batang, Akses Warga ke Yogya-Solo Kian Mudah
Batang - Masyarakat Kabupaten Batang kini memiliki akses transportasi yang lebih mudah setelah Kereta Api Joglosemarkerto resmi berhenti di Stasiun Batang mulai Senin. Kebijakan ini disambut positif oleh warga. Selama ini, penumpang kereta api dari Batang harus menuju Stasiun Pekalongan yang berjarak sekitar 12 kilometer untuk bisa mengakses layanan perjalanan.
27 Apr 2026 Jumadi 131