Faelasufa Apresiasi Krenova 2026 Batang, Dorong Inovasi Lokal Siap Dipasarkan

Selasa, 28 April 2026 Jumadi Dibaca 287 kali Teknologi
Faelasufa Apresiasi Krenova 2026 Batang, Dorong Inovasi Lokal Siap Dipasarkan
Ketua TP PKK Batang Faelasufa Faiz (kanan), mengecek salah satu produk peserta lomba Krenova di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang sekaligus praktisi Faelasufa Faiz mengapresiasi pelaksanaan Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2842026).

Batang - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang sekaligus praktisi Faelasufa Faiz mengapresiasi pelaksanaan Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (28/4/2026).

Dalam ajang tersebut, tercatat sebanyak 37 peserta ambil bagian, terdiri dari 21 peserta kategori pelajar dan 16 peserta kategori umum. Beragam inovasi ditampilkan, mulai dari sektor pangan hingga teknologi terapan.

Faelasufa menilai, Krenova menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk menyalurkan ide dan kreativitas yang berpotensi memberikan solusi nyata di tengah masyarakat.

“Banyak inovasi baru yang muncul dan ini sangat bagus. Tinggal bagaimana pemerintah daerah menindaklanjuti inovasi yang memang memiliki potensi, agar produknya bisa digunakan dan dipasarkan secara luas,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, secara umum kualitas inovasi yang dipresentasikan peserta sudah cukup baik, namun masih memerlukan pengembangan lebih lanjut agar memiliki daya saing di pasar.

Salah satu inovasi yang menarik perhatiannya adalah Lumiseed, karya pelajar dari SMA Negeri 1 Subah. Produk tersebut berupa seed paper yang memanfaatkan limbah pertanian seperti batang pisang dan kulit jagung menjadi kemasan ramah lingkungan yang dapat ditanam kembali.

“Produknya sudah bagus, memanfaatkan bahan lokal seperti limbah batang pisang dan kulit jagung. Ini inovasi yang menarik karena selain ramah lingkungan juga memiliki nilai ekonomi,” ungkapnya.

Menurut dia, Lumiseed memiliki potensi aplikasi yang luas, mulai dari undangan pernikahan, suvenir, paper bag, label harga (price tag), hingga name tag.

Meski demikian, Faelasufa menyoroti tantangan yang dihadapi tim pengembang Lumiseed yang saat ini masih berjumlah dua orang. Ia menilai, kapasitas produksi dan strategi pemasaran perlu diperkuat agar inovasi tersebut dapat berkembang lebih besar.

“Kendalanya ada pada jumlah tim yang masih terbatas. Kalau permintaan meningkat, tentu akan menjadi tantangan. Selain itu, mereka juga perlu memperkuat branding produknya,” tegasnya.

Ia berharap, melalui Krenova, semakin banyak inovasi masyarakat yang tidak hanya berhenti pada tahap kompetisi, tetapi dapat dikembangkan hingga tahap komersialisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Krenova ini menjadi ruang bagi inovator untuk muncul dan berkembang. Harapannya, inovasi yang lahir bisa terus didorong agar memberi dampak ekonomi dan sosial,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Batang - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan yang baru diujicobakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro, ternyata mendapat sambutan hangat dari pelajar SMP Negeri 2 Kandeman. Meski pola tersebut baru diterapkan dalam lingkup kecil yakni dua kelas, namun berkat sajian menu yang segar dan hangat, menjadikan siswa lebih menikmati di tiap suapannya.
07 Okt 2026 Jumadi 329
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Batang Kemarau panjang mulai memengaruhi ketersediaan bahan pakan ternak di Kabupaten Batang. Kondisi tersebut terjadi karena sebagian bahan pakan berasal dari limbah hasil pertanian, seperti tebon jagung, hijauan tanaman, hingga bekatul. Ketika produksi pertanian menurun akibat keterbatasan air, pasokan bahan pakan ternak ikut terdampak.
07 Okt 2026 Jumadi 287
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan strategi untuk meningkatkan populasi dan produksi susu sapi perah di daerah tersebut. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemetaan lokasi kandang komunal yang nantinya dapat digunakan sebagai kandang rearing atau pembesaran pedet sebelum sapi masuk ke kandang laktasi milik peternak.
07 Okt 2026 Jumadi 268
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat menuntaskan kekosongan 330 posisi perangkat desa. Tak tanggung-tanggung, proses pengujian kompetensi manajerial para calon perangkat desa kali ini melibatkan langsung tim Sumber Daya Manusia (SDM) Mabes Polri guna menjamin transparansi serta kualitas hasil seleksi.
07 Okt 2026 Jumadi 354
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 400
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 371