DPRD Batang Restui Sister City BatangZhijiang, Investasi Triliunan Mulai Mengalir

Selasa, 28 April 2026 Jumadi Dibaca 240 kali Acara Pimpinan Daerah
DPRD Batang Restui Sister City BatangZhijiang, Investasi Triliunan Mulai Mengalir
Wakil Bupati Batang Suyono, tandatangani kerjasama Internasional saat Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Langkah baru ditempuh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Kabupaten Batang dengan menyepakati kerja sama Sister City bersama Kota Zhijiang, Provinsi Hubei, China. Kesepakatan itu disahkan dalam rapat paripurna, sebagai upaya membuka kran investasi sekaligus memperluas jejaring internasional daerah.

Batang - Langkah baru ditempuh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Kabupaten Batang dengan menyepakati kerja sama Sister City bersama Kota Zhijiang, Provinsi Hubei, China. Kesepakatan itu disahkan dalam rapat paripurna, sebagai upaya membuka kran investasi sekaligus memperluas jejaring internasional daerah.

Kerja sama ini tidak sekadar simbolik. Pemkab Batang membidik dampak langsung, mulai dari pertumbuhan industri, penciptaan lapangan kerja, hingga pertukaran budaya dan pendidikan.

Persetujuan tersebut mengacu pada hasil pembahasan Komisi I DPRD Batang yang sebelumnya mengkaji rencana kerja sama lintas negara ini secara mendalam.

Ketua Komisi I Kukuh Fajar Rhomadhon, memimpin pembahasan yang menitikberatkan pada pengembangan industri ramah lingkungan, termasuk proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL).

“DPRD menilai kerja sama ini selaras dengan penguatan hubungan bilateral Indonesia–China yang kian erat, sekaligus didorong program Two Countries Twin Parks (TCTP) yang memperkuat rantai pasok industri kedua negara,” katanya saat ditemui di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (28/4/2026).

Sejumlah dampak investasi bahkan mulai terlihat. Salah satunya masuknya perusahaan Allmed Medical melalui PT Ace Medical Products Indonesia dengan nilai investasi mencapai Rp1,6 triliun hingga Rp1,7 triliun, yang diproyeksikan menyerap sekitar 3.500 tenaga kerja lokal mulai April 2026.

“Ke depan, kerja sama dengan Kota Zhijiang akan difokuskan pada sejumlah sektor strategis, seperti industri ramah lingkungan, riset dan pertukaran pelajar, pengembangan UMKM, hingga promosi pariwisata dan budaya,” jelasnya.

Dari sisi regulasi, DPRD memastikan seluruh tahapan telah memenuhi ketentuan hukum, termasuk sesuai Pasal 1320 KUH Perdata dan Permendagri Nomor 25 Tahun 2020. Saat ini proses telah memasuki tahap penandatanganan Letter of Intent (LoI) pada Januari 2026, dengan target implementasi penuh mulai Januari 2027.

“Meski demikian, DPRD tetap memberi sejumlah catatan penting. Penyerapan tenaga kerja lokal ditargetkan mencapai 70 hingga 90 persen, sementara tenaga kerja asing dibatasi hanya untuk posisi tertentu dengan kewajiban transfer keahlian,” terangnya.

Di sektor lingkungan, pemerintah juga menyiapkan pembangunan tiga unit TPS 3R pada 2026 dan pengembangan di 15 kecamatan pada 2027 sebagai bagian dari komitmen pengelolaan berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Bupati Batang Suyono menilai kerja sama Sister City ini sebagai peluang strategis yang dapat menggabungkan kekuatan ekonomi dan budaya kedua daerah.

“Ya, Sister City ini kan akan membawa dampak baik dari sisi budaya dan ekonomi di Indonesia. Karena budaya yang dua negara yang berbeda, tapi nanti akan disatukan menjadi kekuatan ekonomi,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan, konsep kota kembar ini diarahkan pada kolaborasi yang konkret dan saling menguntungkan. Artinya Sister City ini kan kota kembar antara Batang dan Zhejiang ini nanti kolaborasinya adalah kolaborasi yang menghasilkan ekonomi untuk kemajuan masing-masing daerah.

“Terkait tenaga kerja, pemerintah memastikan tetap mengacu pada aturan daerah yang berlaku. Yang terpenting nanti porsi itu diukur sesuai Perda yang ada,” tegasnya.

Suyono pun optimistis target keterlibatan tenaga kerja lokal bisa tercapai. Menurut saya sangat mencukupi, karena itu angka 70 persen itu kan untuk warga Batang. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
13 Jun 2026 Jumadi 34
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 33
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 38
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).
13 Jun 2026 Jumadi 48
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Batang - Bagi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, sekadar tumbuh saja tidak pernah cukup. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah di Jawa Tengah, ia menyadari bahwa Kabupaten Batang harus berani mengambil langkah ekstrem.
12 Jun 2026 Jumadi 111
Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh
Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Batang mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui Apel Siaga di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (1262026). Kegiatan tersebut ditandai dengan penyematan rompi dan tanda pengenal petugas sensus oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan.
12 Jun 2026 Jumadi 137