DPRD Batang Restui Sister City BatangZhijiang, Investasi Triliunan Mulai Mengalir

Selasa, 28 April 2026 Jumadi Dibaca 462 kali Acara Pimpinan Daerah
DPRD Batang Restui Sister City BatangZhijiang, Investasi Triliunan Mulai Mengalir
Wakil Bupati Batang Suyono, tandatangani kerjasama Internasional saat Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Langkah baru ditempuh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Kabupaten Batang dengan menyepakati kerja sama Sister City bersama Kota Zhijiang, Provinsi Hubei, China. Kesepakatan itu disahkan dalam rapat paripurna, sebagai upaya membuka kran investasi sekaligus memperluas jejaring internasional daerah.

Batang - Langkah baru ditempuh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Kabupaten Batang dengan menyepakati kerja sama Sister City bersama Kota Zhijiang, Provinsi Hubei, China. Kesepakatan itu disahkan dalam rapat paripurna, sebagai upaya membuka kran investasi sekaligus memperluas jejaring internasional daerah.

Kerja sama ini tidak sekadar simbolik. Pemkab Batang membidik dampak langsung, mulai dari pertumbuhan industri, penciptaan lapangan kerja, hingga pertukaran budaya dan pendidikan.

Persetujuan tersebut mengacu pada hasil pembahasan Komisi I DPRD Batang yang sebelumnya mengkaji rencana kerja sama lintas negara ini secara mendalam.

Ketua Komisi I Kukuh Fajar Rhomadhon, memimpin pembahasan yang menitikberatkan pada pengembangan industri ramah lingkungan, termasuk proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL).

“DPRD menilai kerja sama ini selaras dengan penguatan hubungan bilateral Indonesia–China yang kian erat, sekaligus didorong program Two Countries Twin Parks (TCTP) yang memperkuat rantai pasok industri kedua negara,” katanya saat ditemui di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (28/4/2026).

Sejumlah dampak investasi bahkan mulai terlihat. Salah satunya masuknya perusahaan Allmed Medical melalui PT Ace Medical Products Indonesia dengan nilai investasi mencapai Rp1,6 triliun hingga Rp1,7 triliun, yang diproyeksikan menyerap sekitar 3.500 tenaga kerja lokal mulai April 2026.

“Ke depan, kerja sama dengan Kota Zhijiang akan difokuskan pada sejumlah sektor strategis, seperti industri ramah lingkungan, riset dan pertukaran pelajar, pengembangan UMKM, hingga promosi pariwisata dan budaya,” jelasnya.

Dari sisi regulasi, DPRD memastikan seluruh tahapan telah memenuhi ketentuan hukum, termasuk sesuai Pasal 1320 KUH Perdata dan Permendagri Nomor 25 Tahun 2020. Saat ini proses telah memasuki tahap penandatanganan Letter of Intent (LoI) pada Januari 2026, dengan target implementasi penuh mulai Januari 2027.

“Meski demikian, DPRD tetap memberi sejumlah catatan penting. Penyerapan tenaga kerja lokal ditargetkan mencapai 70 hingga 90 persen, sementara tenaga kerja asing dibatasi hanya untuk posisi tertentu dengan kewajiban transfer keahlian,” terangnya.

Di sektor lingkungan, pemerintah juga menyiapkan pembangunan tiga unit TPS 3R pada 2026 dan pengembangan di 15 kecamatan pada 2027 sebagai bagian dari komitmen pengelolaan berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Bupati Batang Suyono menilai kerja sama Sister City ini sebagai peluang strategis yang dapat menggabungkan kekuatan ekonomi dan budaya kedua daerah.

“Ya, Sister City ini kan akan membawa dampak baik dari sisi budaya dan ekonomi di Indonesia. Karena budaya yang dua negara yang berbeda, tapi nanti akan disatukan menjadi kekuatan ekonomi,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan, konsep kota kembar ini diarahkan pada kolaborasi yang konkret dan saling menguntungkan. Artinya Sister City ini kan kota kembar antara Batang dan Zhejiang ini nanti kolaborasinya adalah kolaborasi yang menghasilkan ekonomi untuk kemajuan masing-masing daerah.

“Terkait tenaga kerja, pemerintah memastikan tetap mengacu pada aturan daerah yang berlaku. Yang terpenting nanti porsi itu diukur sesuai Perda yang ada,” tegasnya.

Suyono pun optimistis target keterlibatan tenaga kerja lokal bisa tercapai. Menurut saya sangat mencukupi, karena itu angka 70 persen itu kan untuk warga Batang. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi
Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak para bupati dan wali kota menjadi mitra promosi investasi untuk menarik investor ke kawasan industri di Jawa Tengah dengan menjamin keamanan, kepastian hukum, kemudahan perizinan, serta infrastruktur yang memadai. Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mendorong agar 70 persen tenaga kerja di KEK Industropolis berasal dari warga Batang, disertai transfer teknologi dan keterlibatan UMKM lokal. Pangdam IVDiponegoro juga memastikan keamanan wilayah demi menciptakan iklim investasi yang kondusif.
23 Okt 2026 Jumadi 190
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Batang Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang mengembangkan gerakan penghijauan melalui penanaman pohon aren di kawasan Reservoir Timur Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 327
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih penghargaan Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan. Penghargaan tersebut diserahkan di Ballroom Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 212
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Batang - Ancaman abrasi dan terjangan banjir rob bukan lagi cerita baru bagi masyarakat di kawasan pesisir Jawa Tengah. Di Kabupaten Batang saja, tamparan gelombang air laut kini telah merambah dan merendam lebih dari 400 hektare lahan pesisir. Menghadapi tantangan alam yang kian mengkhawatirkan ini, penanganan tidak lagi bisa mengandalkan satu pihak semata.
23 Okt 2026 Jumadi 249
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Batang - Memperingati Hari Santri Nasional, Pemerintah Kabupaten Batang menggelar kegiatan Ngaji Bandongan yang menghadirkan ratusan pelajar dari jenjang SMP dan SMASMK sederajat, di Serambi Masjid Agung Darul Muttaqin, Kabupaten Batang, Jumat (23102026). Kegiatan tersebut menjadi upaya Pemda untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta keilmuan melalui kajian kitab Adabul Alimul Wal Muta'alim karangan KH Hasyim Asy'ari.
23 Okt 2026 Jumadi 147
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan dari detikjateng-jogja. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pemkab Batang mendorong realisasi investasi hingga Rp8,5 triliun, melampaui target RPJMD, melalui kemudahan perizinan dan pemberian insentif bagi investor. Pemkab Batang juga berupaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal melalui program Dapat Kerja (Daker), yang turut mendukung penurunan pengangguran dan pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 8,29 pada kuartal II 2026.
23 Okt 2026 Jumadi 185