Lawan Angka DO, Guru di Batang Lakukan 'Home Visit' Demi Jemput Siswa yang Mogok Sekolah

Selasa, 28 April 2026 Jumadi Dibaca 368 kali Pendidikan dan Latihan
Lawan Angka DO, Guru di Batang Lakukan 'Home Visit' Demi Jemput Siswa yang Mogok Sekolah
Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro Sudibyo menyampaikan, Guru di Batang Lakukan 'Home Visit' Demi Jemput Siswa yang Mogok Sekolah.
Batang -  Di balik riuhnya suasana kelas di Kabupaten Batang, terselip sebuah realita yang cukup menyentil. Ribuan bangku sekolah perlahan kosong, meninggalkan catatan merah pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Hingga 27 April 2026, fenomena anak putus sekolah atau Drop Out (DO) masih menjadi tantangan besar yang harus dihadapi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang.

Batang -  Di balik riuhnya suasana kelas di Kabupaten Batang, terselip sebuah realita yang cukup menyentil. Ribuan bangku sekolah perlahan kosong, meninggalkan catatan merah pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Hingga 27 April 2026, fenomena anak putus sekolah atau Drop Out (DO) masih menjadi tantangan besar yang harus dihadapi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang.

Kepala Disdikbud Kabupaten Batang Bambang Suryantoro Sudibyo, membeberkan angka yang cukup mencengangkan meski statusnya masih data sementara. Tercatat ada 551 siswa SD, sekitar 1.400-an siswa SMP, dan 1.145 siswa SMA/SMK yang terdata tidak lagi melanjutkan pendidikan.

“Angka-angka di atas bukanlah sekadar statistik mati. Di balik tiap angka, ada upaya guru yang berjuang menjemput paksa masa depan muridnya,” katanya saat ditemui di Kantornya, Selasa (28/4/2026).

Bambang menceritakan bagaimana pihak sekolah kerap melakukan aksi "jemput bola" melalui home visit untuk membujuk siswa kembali ke kelas. Salah satu potret nyata terjadi di pelosok Batang, di mana seorang siswa kelas 6 SD hampir saja kehilangan mimpinya karena lama tidak masuk sekolah. Beruntung, guru yang peduli segera mendatangi kediamannya.

“Kadang siswa sudah tidak masuk tanpa keterangan, sekolah sudah menghubungi. Setelah ada imbauan dari guru dan dilakukan home visit, ada yang akhirnya mau kembali sekolah,” jelasnya.

Selama ini, kemiskinan selalu dituding sebagai terdakwa utama. Namun, Bambang meluruskan bahwa faktor ekonomi hanyalah satu dari sekian banyak benang kusut yang menyebabkan anak berhenti sekolah. Ada masalah yang lebih dalam: keretakan rumah tangga dan pola asuh.

Bambang menemukan fakta di lapangan bahwa ada anak dari keluarga mampu yang justru putus sekolah karena kurangnya kasih sayang.

“Sebetulnya bukan semata-mata miskin. Ada juga keluarga yang mampu, tapi karena rumah tangganya tidak harmonis, anak akhirnya kurang mendapat perhatian,” ungkapnya.

Baginya, pendidikan adalah sebuah bangunan yang ditopang oleh empat pilar: sekolah, orang tua, masyarakat, dan lingkungan. Jika salah satu goyah, maka masa depan anak taruhannya.

Jika sekolah sudah berusaha dan orang tua telah membiayai, tantangan terakhir yang paling sulit ditaklukkan adalah lingkungan pergaulan. Bambang menyoroti bagaimana kebiasaan nongkrong hingga larut malam secara perlahan membunuh motivasi belajar anak.

“Ada anak yang tiap malam begadang dengan teman-temannya, akhirnya bangunnya siang dan malas sekolah. Itu pengaruh lingkungan. Pada akhirnya, kunci pencegahan putus sekolah kembali ke meja makan di rumah masing-masing, yakni melalui parenting atau pola pengasuhan yang kuat,” ujar dia.

Tanpa sinergi antara semangat guru dan dukungan orang tua, perjuangan menyelamatkan pendidikan anak akan terasa sangat berat.

“Sekolah sudah menghimbau, guru sampai datang ke rumah. Tapi kalau orang tuanya tidak memberi dukungan yang baik, ya susah,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Hadirkan Satlantas, Kokam Batang Dilatih Kecakapan Berlalulintas Hadirkan Satlantas, Kokam Batang Dilatih Kecakapan Berlalulintas
Hadirkan Satlantas, Kokam Batang Dilatih Kecakapan Berlalulintas
Batang -  Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Batang bersama Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) berupaya memperkuat kapasitas anggota dengan menggelar Pelatihan Kokam Berlalulintas. Menghadirkan nara sumber Sofwan Sumadi anggota DPRD Jateng dan Satlantas Polresta Batang, untuk menyiapkan jajaran Kokam yang berkompeten dalam membantu kalancaran lalu lintas.
23 Ags 2026 Jumadi 32
Serikat Pekerja Yih Quan Gelar Festival Pertama, Tebar Hadiah Motor Hingga Libatkan UMKM Serikat Pekerja Yih Quan Gelar Festival Pertama, Tebar Hadiah Motor Hingga Libatkan UMKM
Serikat Pekerja Yih Quan Gelar Festival Pertama, Tebar Hadiah Motor Hingga Libatkan UMKM
Batang - Suasana peringatan HUT Ke-81 RI di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) mendadak riuh dan penuh warna. Ratusan buruh tampak antusias memadati area acara, melepaskan penat rutinitas pabrik demi merayakan hari kemerdekaan bersama sesama rekan kerja.
22 Ags 2026 Jumadi 126
Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi membuka Gerakan Pengumpulan Sumbangan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang Tahun 2026 pada Jumat 21 Agustus 2026. Penggalangan dana publik yang berlangsung hingga 21 November 2026 ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0736Batang, Letkol Inf. Didik Sudarmawan, selaku Ketua Umum Panitia.
22 Ags 2026 Jumadi 115
Ribuan Warga Saksikan Batang Night Carnival, Jadi Momentum Kemerdekaan Berbeda Ribuan Warga Saksikan Batang Night Carnival, Jadi Momentum Kemerdekaan Berbeda
Ribuan Warga Saksikan Batang Night Carnival, Jadi Momentum Kemerdekaan Berbeda
Batang - Ribuan warga memadati sepanjang Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang untuk menyaksikan Batang Night Carnival dalam rangka Memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Antusiasme masyarakat terlihat sejak sebelum acara dimulai. Warga memenuhi sepanjang jalur yang menjadi lokasi pelaksanaan karnaval untuk melihat beragam atraksi dari para peserta.
22 Ags 2026 Jumadi 162
Batang Night Carnival, Suguhkan Budaya Lokal Berbalut Gemerlap Cahaya Batang Night Carnival, Suguhkan Budaya Lokal Berbalut Gemerlap Cahaya
Batang Night Carnival, Suguhkan Budaya Lokal Berbalut Gemerlap Cahaya
Batang - Puncak peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Batang menyuguhkan tampilan spektakuler yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena bertabur cahaya. Untuk pertama kalinya Batang Night Carnival bertajuk "Shining Together" digelar, menciptakan suasana malam akhir pekan yang terasa lebih hidup dengan tampilan gemerlap cahaya dari 25 kontingen lewat keunikan masing-masing di sepanjang Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2282026) malam.
22 Ags 2026 Jumadi 460
Ketika Budaya, Galangan Kapal, dan Generasi Muda Menyatu di Batang Night Carnival 2026 Ketika Budaya, Galangan Kapal, dan Generasi Muda Menyatu di Batang Night Carnival 2026
Ketika Budaya, Galangan Kapal, dan Generasi Muda Menyatu di Batang Night Carnival 2026
Batang - Gelap malam di Jalan Veteran, Kabupaten Batang, mendadak sirna berganti kerlip cahaya dan riuk parade. Gemerlap lampu, gaun-gaun karnaval megah, serta derap langkah 20 kontingen sukses mengubah jalanan kota menjadi panggung pertunjukan terbuka yang menyedot perhatian ribuan pasang mata.
22 Ags 2026 Jumadi 181